3.500 Ton Daging Sapi Impor Brasil Masuk Indonesia Bulan Ini

Image title
6 Desember 2019, 11:55
impor daging sapi brasil
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Pedagang daging sapi merapikan dagangannya di pasar Senen blok III, Jakarta, Jumat (18/10/209). Lebih dari 3.000 ton daging sapi impor asal Brasil akan masuk ke Indonesia hingga pekan ketiga Desember 2019 dari PT Berdikari

PT Berdikari telah mengimpor 300 ton daging sapi beku dari Brasil pada 4 Desember dari total 3.500 ton yang direncanakan. Direktur Utama Berdikari Eko Taufik Wibowo mengatakan, keseluruhan impor daging tersebut diperkirakan masuk pada pekan ketiga bulan ini.

"Sudah masuk 11 kontainer atau sekitar 300 ton dari rencana 3.500 ton sampai pekan ketiga Desember 2019," kata Eko kepada katadata.co.id, Jumat (6/12). Adapun jumlah keseluruhan impor tersebut naik 500 ton dari rencana awal sebesar 3.000 ton untuk Berdikari.

Daging sapi Brasil yang diimpor berbentuk daging beku halal tanpa tulang. Artinya, daging tersebut siap diolah dalam waktu yang tidak lama. Eko mengungkapkan, daging sapi tersebut akan dijual dengan harga Rp 70-75.000 per kilogram (kg). Harga itu lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) daging beku sebesar Rp 80.000 per kg.

Berdikari memastikan, impor daging sapi tersebut telah dilakukan sesuai dengan kebutuhan pasar. Impor tersebut merupakan penugasan dari pemerintah untuk stabilisasi harga sapi pada Natal dan tahun baru.

(Baca: Berdikari Impor 3.000 Ton Daging Sapi Brasil, Mulai Masuk Desember)

Selain Berdikari, pemerintah menugaskan perusahaan pelat merah lainnya yakni Perum Bulog dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk mengimpor daging sapi Brasil tahun ini dengan total kuota 50.000 ton, yakni 30.000 ton untuk Bulog dam masing-masing 10.000 ton untuk Berdikari dan PPI.

Kendati demikian Bulog batal mengambil kuota impor tersebut. Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan stok daging di dalam negeri sudah mencukupi. "Lagipula, tenggat waktu impor tidak memungkinkan dilakukan," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Buwas ini menuturkan, kebutuhan daging sapi di dalam negeri cukup besar, namun dia khawatir impor bisa berdampak negatif bagi masyarakat khususnya peternak dan pelaku usaha. Oleh karena itu, ia mengaku belum mengimpor daging sapi asal Brasil sama sekali.

“Penugasannya sudah ada, tapi memang belum bisa dilakukan karena waktunya mepet," kata dia. (Baca: Bulog Batal Impor Daging Sapi Brasil Tahun Ini, Buwas: Mubazir!)

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait