1.000 KTP Elektronik Ditemukan Tercecer di Pariaman

Kepolisian bersama Disdukcapil akan mengecek para pegawai untuk mengusut kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran atas tercecernya e-KTP ini.
Image title
12 Desember 2018, 09:25
korupsi e-KTP
ANTARA FOTO/Darwin Fatir
Penggiat anti korupsi melihat spanduk berisikan replika Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik di jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan.

Seribu keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ditemukan tercecer di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Sumatra Barat. KTP yang tercecer tersebut diduga merupakan bekas penggantian dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman.

"Sekitar pukul 17.00 WIB masyarakat menemukan kurang lebih 1.000 keping e-KTP di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah dan melaporkannya ke pihak Kepolisian," kata Kapolres Kota Pariaman AKBP Andry Kurniawan, di Pariaman, Selasa (11/12) malam.

Setelah menerima informasi tersebut, Kepolisian langsung mengamankan dan mengecek data e-KTP tersebut bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Padang Pariaman. Setelah dilakukan pengecekan data, diketahui bahwa seluruh e-KTP tersebut sudah ditarik oleh dinas terkait dari pemiliknya serta telah diganti dengan yang baru.

Hingga saat ini, Kepolisian belum menemukan pelaku yang diduga meletakkan sekitar 1.000 keping e-KTP tersebut di dekat permukiman masyarakat. Kepolisian bersama Disdukcapil akan mengecek para pegawai untuk mengusut kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran atas tercecernya e-KTP ini.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman Fadhly mengatakan, sekitar 1.000 e-KTP tersebut merupakan bekas penggantian dari masyarakat di daerah itu. Penggantian tersebut meliputi alamat, pekerjaan, elemen data termasuk perubahan data pascapemekaran nagari di Kabupaten Padang Pariaman beberapa waktu lalu.

Disdukcapil sedang menelusuri kemungkinan kelalaian atau keteledoran yang menyebabkan e-KTP tersebut tercecer di sekitar permukiman warga yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari kantor dinas terkait. "Kami akan koreksi di tingkat internal atas persoalan ini," katanya. Selanjutnya, e-KTP yang ditemukan akan dimusnahkan di kantor dinas terkait dengan cara digunting untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

(Baca: Mendagri: Ada Motif Politik di Balik Tercecernya Ribuan E-KTP)

Sebelumnya juga ditemukan ribuan e-KTP yang tercecer di Pondok Kopi, Jakarta Timur.  Berdasarkan perhitungan Mapolsek Duren Sawit, jumlah e-KTP yang tercecer disebutkan sebanyak 1.706 keping, bukan 2.158 keping seperti yang dilaporkan sebelumnya.

"Ada 1.706 lembar, sudah kita hitung. Dari Kelurahan Pondok Kelapa seluruhnya," ujar Kepala Polsek Duren Sawit Komisaris Polisi Parlindungan Sutasuhut, Sabtu (8/12).

Saat ini, polisi sudah mengamankan ribuan e-KTP yang tercecer di Pondok Kopi tersebut. Polisi pun tengah melakukan investigasi terkait pelaku yang diduga membuang ribuan e-KTP tersebut.

(Baca: Mendagri Siap Dipecat Jika E-KTP yang Tercecer Ganggu Pemilu 2019)

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait