Eksploitasi Masif, Populasi Ikan Kritis

Pencurian dan penangkapan sumber daya yang tidak bertanggung jawab menjadi penyebab menipisnya ketersediaan ikan di perairan nasional.
Image title
Oleh Widyanita
19 Oktober 2016, 11:48

Eksploitasi ikan di Indonesia sudah berada di tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Penangkapan dengan kapasitas penuh bahkan berlebih terjadi di hampir semua wilayah pengelolaan perikanan. Populasi beberapa biota laut itu terancam kritis. Hanya sejumlah jenis ikan di kawasan tertentu yang masih dalam status tereksploitasi sedang.

(Baca: Jokowi: Indonesia Rugi Rp 260 Triliun Akibat Pencurian Ikan)

Kondisi tersebut membuat Kementerian Kelautan dan Perikanan gencar memberantas penangkapan ikan tidak sah, tidak dilaporkan, dan tidak tertib aturan (IUU Fishing). Pencurian dan penangkapan sumber daya yang tidak bertanggung jawab menjadi penyebab menipisnya ketersediaan ikan di perairan nasional.

(Baca: Menteri Susi Jadikan 63 Kapal Ilegal Sebagai Sarang Ikan)

Kementerian pun menerapkan moratorim dan reformasi perikanan untuk mengembalikan eksploitasi ikan ke tingkat wajar. Dalam jangka pendek, moratorium dapat berdampak pada menurunnya produksi. Namun, langkah itu merupakan upaya untuk menjaga populasi ikan agar terus tersedia bagi generasi mendatang dan mendukung produksi yang berkesinambungan.

(Ekonografik: Laut Indonesia Lumbung Pangan Rakyat)

Editor: Heri Susanto