Cara Belajar Bahasa Korea: Memahami Vokal dan Konsonan

Cara belajar bahasa Korea memiliki tantangan tersendiri. Pasalnya, membaca hangul berbeda dengan huruf romawi. Namun, penting untuk memahami materi dasar terlebih dahulu sebelum ke tahap selanjutnya.
Image title
20 Desember 2021, 22:25
Ilustrasi cara belajar bahasa Korea.
Startup/ordinaryreviews.com
Ilustrasi cara belajar bahasa Korea.

Cara belajar bahasa Korea merupakan kata kunci yang cukup banyak dicari di Google, terutama oleh para pecinta budaya Korea maupun penggemar idol-idol Korea atau Kpopers.

Budaya Negeri Ginseng ini memang sudah menjamur dan dicintai oleh banyak Kpopers di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Tak sedikit dari mereka yang pada akhirnya tergoda untuk mempelajari bahasa Korea.

Cara Belajar Bahasa Korea untuk Pemula

Cara belajar bahasa Korea untuk pemula dapat dimulai dengan memahami materi dasarnya terlebih dahulu. Huruf Korea atau yang dikenal dengan Hangul/Hangeul merupakan materi dasar yang mesti dimengerti ketika hendak mempelajari bahasa Korea. Mengutip Korean From Zero, hangul adalah sistem penulisan utama di Korea.

Cara membaca hangul berbeda dengan cara membaca huruf romawi dalam bahasa Indonesia yang mempunyai satu bunyi untuk satu huruf. Dalam hangul, ada beberapa huruf yang memiliki dua atau lebih bunyi tergantung pada posisinya.

Karakter hangul dibangun menggunakan bagian konsonan dan vokal. Dengan bagian-bagian individu ini lebih dari 12.000 karakter dapat dibangun.

Mengutip soulina.com, adapun contohnya, huruf kiyok [ㄱ] yang terkadang dibaca 'K' atau 'G' tergantung posisinya dalam suku kata. Misalnya untuk kata 가격 [kagyôk] ada tiga huruf kiyok yang terkandung di dalamnya yang masing-masing berada di awal, tengah, dan akhir. Pada posisi awal dan akhir dibaca 'K', sementara pada posisi tengah dibaca 'G'.

Huruf Vokal

Hangul mempunyai 21 huruf vokal dan 19 huruf konsonan. Keduanya berkaitan dan membantuk sebuah kata. Huruf vokal terdiri dari vokal tunggal dan ganda.

Huruf vokal tunggal bisa berdiri sendiri atau dibaca tanpa konsonan. Jumlah huruf vokal tunggal ada 10. Berikut huruf vokal tunggal:

- a = 아 .

- ya = 야.

- o = 어.

- yo = 여.

- o = 오.

- yo = 요.

- u = 우.

- yu = 유.

- e = 으.

- i = 이.

Jika dilihat pada huruf di atas, huruf tersebut disertai dengan lingkaran. Hal tersebut membuat huruf vokal bisa dibaca menjadi sebuah huruf. Berikut contoh kata menggunakan huruf vokal.

우유 = “uyu” artinya adalah susu.

여우 = “you” artinya rubah.

이유 = “iyu” artinya alasan.

Sementara itu, untuk huruf vokal ganda, berikut huruf-hurufnya:

- e = 애.

- ye = 얘.

- e = 에.

- ye = 예.

- wa = 와.

- we = 왜.

- we = 외.

- wo = 워.

- we = 웨.

- wi = 위.

- ei = 의.

Adapun contoh penggunaan huruf vokal ganda, sebagai berikut:

에어 = “eo” dari kata inggris “air” yang artinya udara.

위에 = “wie” artinya di atas

Huruf Konsonan

Dalam bahasa Korea, huruf konsonan juga dibagi menjadi dua, yakni konsonan tunggal dan ganda.  Konsonan tunggal berjumlah 14, sedangkan konsonan ganda berjumlah 5. Berikut konsonan tunggal:

ㄱ adalah huruf g

ㄴ adalah huruf n

ㄷ adalah huruf d

ㄹ adalah huruf r

ㅁ adalah huruf m

ㅂ adalah huruf b

ㅅ adalah huruf y

ㅇ adalah huruf ng

ㅈ adalah huruf j

ㅊ adalah huruf ch

ㅋ adalah huruf kh

ㅌ adalah huruf th

ㅍ adalah huruf ph

ㅎ adalah huruf h

Seluruh huruf di atas dapat berbunyi apabila dipasangkan dengan huruf vokal. Berikut contohnya:

ㄴ + 에 = 네 dibaca ne

ㄷ + 오 = 도 dibaca do

Adapun contoh kosa kata dalam penggunaan huruf konsonan beserta vokal, sebagai berikut:

우리 dibaca “uri” artinya “kita”.

도로 dibaca “doro” artinya “jalan”.

주소 dibaca “juso” artinya “alamat”.

나무 dibaca “namu” artinya adalah “pohon”.

Untuk konsonan ganda, berikut hurufnya:

ㄲ huruf g ganda dibaca k

ㄸ huruf d ganda dibaca t

ㅃ huruf b ganda dibaca p

ㅆ huruf s ganda tetap dibaca s

ㅉ huruf j ganda dibaca c

Adapun contoh penggunaannya dalam bahasa Korea, sebagai berikut:

바빠요 dibaca “bapayo” artinya “sibuk”.

가짜 dibaca “gaca” artinya “palsu”.

Dalam menulis hangul, akan selalu dimulai dengan konsonan yang kemudian diikuti dengan vokal. Berikut beberapa kombinasi konsonan + vokal sederhana:

ㄱ + ㅏ = 가

g + a = ga

ㄴ + ㅏ = 나

n + a + na

ㄷ + ㅏ = 다

d + a = da

ㄹ + ㅏ = 라

r + a = ra

Urutan dan Orientasi Penulisan

Dalam hangul, terdapat vokal vertikal (berdiri) dan vokal horizontal. Vokal berdiri selalu berdiri di sebelah kanan konsonan. Sementara, vokal horizontal terletak di bawah konsonan.

C I V dan C/V

C: konsonan

V: vokal

Berikut contoh kombinasinya:

  • kombinasi kiri kanan.

가 (ga), 나 (na), 다 (da), 라 (ra), 마 (ma)

  • kombinasi atas bawah

고 (go), 누 (nu), 도 (do), 모 (mo)

Perbedaan Suara ㄱ dan

ㄱ dapat dilafalkan seperti “G” atau “K”. Biasanya di awal kata atau kalimat karakter ini akan terdengar seperti “K”. Namun, jika berada di tengah kata atau kalimat akan terdengar seperti “G”.

Contoh:

고구마 = Koguma (sweet potato)

ㄹ dapat diucapkan seperti “R” atau “L”. Biasanya di awal kalimat atau akata akan terdengar seperti “R”, dan di tengah lebih seperti “L”.

Contoh:

레벨 = rebel (level)

Perbedaan Suara ㅓ dan

Suara untuk ㅓ (ah) sering kali menjadi suara yang dibenarkan oleh orang Korea apabila seseorang mengucapnya dengan suara ㅗ (oh).

Contoh Hangul

Berikut beberapa contoh hangul:

개 = anjing

다 = semua

가구 = furnitur

나라 = negara

노래 = lagu

누구 = siapa

도마 = talenan

모래 = pasir

매너 = tata krama

모두 = semua orang

누나 = kakak perempuan

고구마 = ubi

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait