Panti Taruna Jaya 1, Program Pemberdayaan Remaja Jakarta

Pemprov DKI Jakarta merehabilitasi Panti Sosial Bina Remaja yang memfasilitasi kelahiran generasi muda dari kelompok rentan yang siap kerja.
Image title
28 Oktober 2025, 16:32
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) didampingi Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbarudin (kedua kanan) meninjau ruang pelatihan komputer saat peresmian Remodeling Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 (PSBR TJ 1) di Tebet, Jakarta, Kamis (25/
ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/agr
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) didampingi Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal Akbarudin (kedua kanan) meninjau ruang pelatihan komputer saat peresmian Remodeling Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 (PSBR TJ 1) di Tebet, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berkomitmen menjadikan Jakarta ramah untuk semua, termasuk bagi kelompok rentan yang perlu mendapat perhatian khusus dalam pembangunan kota. Salah satunya dengan mendukung program pembinaan generasi muda seperti Panti Sosial Bina Remaja (PSBR).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum lama ini meresmikan wajah baru PSBR Taruna Jaya 1, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Ia mengaku terkejut dengan wajah baru panti. Ia berharap tempat ini menjadi wadah lahirnya generasi muda siap kerja.

"Saya melihat sendiri, hasilnya luar biasa. Mulai dari pelatihan masak-memasak, salon, refleksi kaki, memperbaiki handphone, hingga membuat mebel. Bahkan, salah satu alumni panti ini menjadi juara satu di Guangzhou kemarin," ujar Gubernur Pramono pada 25 September 2025

Menurutnya, keberhasilan Taruna Jaya 1 menjadi tantangan bagi panti lain untuk melakukan pembaruan serupa. Pramono mendorong Dinas Sosial DKI Jakarta dapat melakukan remodeling sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan warga binaan.

"Dengan adanya pendampingan, tentunya dapat membangkitkan rasa percaya diri. Saya lihat, setelah memiliki keterampilan, rasa percaya diri mereka tumbuh," terang Gubernur Pramono.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan program ini agar para alumni dapat terserap di dunia kerja dan tidak kembali ke kehidupan jalanan. Untuk itu, panti ini bersinergi dengan berbagai lembaga, mulai dari Kementerian Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, hingga Dinas Pendidikan, serta bermitra dengan perguruan tinggi dan industri melalui bursa kerja pascapelatihan.

“Dengan dukungan sarana modern dan modul pelatihan rehabilitasi sosial yang memadai, kami berharap para remaja binaan bisa kembali hidup normatif dan mandiri, serta berperan aktif di masyarakat,” kata Gubernur Pramono.

Program PSBR memberikan perhatian kepada para remaja rentan, seperti remaja terlantar, putus sekolah, ataupun anak jalanan agar dapat menjalankan peran dan fungsi sosial di tengah masyarakat. Pembinaan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 57 Tahun 2022.

Saat ini, PSBR Taruna Jaya 1 bukan lagi sekadar panti penampungan. Setelah melalui program remodeling pada 2025, fasilitas ini bertransformasi menjadi pusat pembinaan dan pelatihan vokasi berkelanjutan.

Fasilitas ini mengusung konsep pelatihan kemandirian berbasis pelayanan masyarakat (community service based youth self support training). Itu berarti, kegiatan pembinaan di sini tidak berorientasi pada keuntungan, tetapi berfokus pada pemberdayaan komunitas dan kemandirian sosial.

Kompleks panti berdiri di atas lahan seluas 5.300 meter persegi, terdiri atas dua gedung utama, kantor, dan rumah dinas. Setiap ruang dirancang dengan pendekatan modern dan fungsional—cerminan upaya pemerintah untuk menghadirkan ruang belajar yang layak bagi mereka yang kerap terlupakan.

Panti ini memiliki kapasitas hingga 120 warga binaan dengan sembilan kelas keterampilan, yaitu furniture, tata boga, menjahit, komputer, servis HP, servis AC, las, salon, dan otomotif. Tak hanya itu, PSBR Taruna Jaya 1 mendukung aktivitas keseharian para remaja binaan, seperti penyediaan makanan, sandang, asrama, klinik kesehatan, lapangan serbaguna indoor, ruang fitness, sarana ibadah, perpustakaan, ruang multimedia, ruang konseling, ruang praktik untuk bimbingan karir dan kewirausahaan, serta ruang musik untuk kegiatan klub.

Semua fasilitas tersebut dirancang bukan hanya untuk melatih keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan rasa kebersamaan.

PSBR Taruna Jaya 1 merupakan salah satu dari 22 panti yang berada di bawah pengelolaan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Adapun proyek remodeling panti ini merupakan hasil kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Sosial RI, dan pemerintah Korea Selatan melalui KOICA (Korea International Cooperation Agency), bersama tiga konsorsium: Korea Institute for Development Strategy (KDS), World Vision Korea, dan Rebach International.

Adapun sasaran layanan/persyaratan program pembinaan PSBR antara lain:

- Warga DKI Jakarta berusia 16-22 tahun
- Belum pernah menikah
- Laki-laki/Perempuan
- Ijazah terakhir
- Bersedia tinggal di panti selama 1 tahun
- Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu

PSBR Taruna Jaya 1 diharapkan menjadi tempat pembinaan remaja agar dapat unggul dan berdaya saing tinggi. Hal ini sejalan dengan upaya Jakarta bertransformasi sebagai kota global.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Arif Hulwan

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...