8 Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan dan Tips Mengonsumsinya

Buah plum mengandung serat, antioksidan, dan vitamin yang baik untuk tubuh. Buah ini memiliki kulit halus di bagian luar dan daging yang lembut. Berikut manfaat buah plum untuk kesehatan dan diet.
Dwi Latifatul Fajri
30 Oktober 2021, 23:55
Manfaat Buah Plum
pixabay.com/ponce_photography

Buah plum merupakan buah berukuran kecil, dengan kulit luar halus dan bagian dalamnya bertekstur lembut. Plum masih satu keluarga rosaceae, termasuk persik, nektarin, dan aprikot.

Buah ini pertama kali ditemukan di Cina ribuan tahun lalu. Kemudian, buah plum diperkenalkan di Jepang, sampai dibudidayakan di Eropa, dan Amerika. Saat ini terdapat 2.000 varietas buah plum yang tumbuh di seluruh dunia.

Ukuran buah plum bisa bervariasi dari besar hingga kecil. Buah ini memiliki warna beragam seperti merah, ungu, hijau, kuning, atau oranye, dan dagingnya berwarna merah muda, kuning, atau oranye. Rasa buah plum cenderung manis dan kerap dijadikan makanan penutup atau tambahan buah pada salad.

Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan

Manfaat buah plum untuk kesehatan, yaitu mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas. Buah berkulit halus ini juga mengandung mineral, serat, zat besi, fosfor, dan seng. Jenis vitamin yang ada di dalam buah plum antara lain vitamin A, C, B1, B2, B3, B6, B9, B12, K.

Advertisement

Buah plum bisa dimakan ketika segar atau dikeringkan. Buah yang sudah dikeringkan ini baik untuk mencegah sembelit dan osteoporosi. Berikut manfaat kesehatan dari buah plum:

1. Mengurangi Sembelit

Sembelit atau susah buang air besar menjadi masalah beberapa orang. Buah plum bisa mengurangi sembelit karena mengandung 1 gram serat. Serat dalam buah berperan mencegah sembelit dan mempercepat laju kotoran melalui saluran pencernaan.

Plum efektif mengobati sembelit layaknya obat pencahar psyllium. Obat ini mengandung serat yang dipakai untuk mengurangi sembelit. Buah plum mengandung gula alkohol yang bisa menjadi obat pencahar alami.

Mengutip Healthline.com, dilakukan penelitian terhadap orang yang mengonsumsi 50 gram buah plum setiap hari, selama tiga minggu. Hasilnya, buah plum dapat mengurangi sembelit dan buang air besar menjadi lebih lancar. Namun perlu diingat, mengonsumsi buah plum berlebihan bisa menimbulkan diare. Sebaiknya, konsumsi buah plum sebanyak 1/2  cangkir atau sekitar 44-87 gram setiap hari.

2. Kaya Antioksidan

Buah plum bisa mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel dari paparan radikal bebas. Kandungan antioksidan ini bermanfaat untuk kesehatan tulang, mengurangi risiko penyakit jantung, dan diabetes.

Beberapa penelitian dilakukan pada buah plum untuk uji antioksidan. Hasilnya, buah plum mengandung antioksidan polifenol lebih tinggi daripada buah persik.

Beberapa penelitian menguji hewan untuk melihat anti-inflamasi pada buah plum. Kandungan ini memiliki kemampuan mencegah kerusakan sel yang sering menyebabkan penyakit.

Polifenol bisa mengurangi penanda inflamasi pada sendi dan paru-paru. Ada juga jenis polifenol anthocyanin yang mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker. Tetapi penelitian ini perlu diuji pada manusia untuk mengetahui manfaatnya lebih lanjut.

3. Mengurangi Tekanan Darah

Buah plum bisa mengontrol gula darah. Serat pada buah plum efektif melancarkan gula darah dengan cara memperlambat penyerapan karbohidrat tubuh ketika sedang makan. Karbohidrat tersebut bisa menyebabkan gula darah meningkat secara bertahap.

Konsumsi buah plum bisa mengurangi risiko diabetes tipe dua. Tetapi, pastikan buah plum dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh, di mana asupan buah plum dalam sehari sekitar 44-87 gram setiap hari.

4. Menyehatkan Jantung

Buah plum bisa mengurangi tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan plum bisa memberikan perlindungan untuk kesehatan jantung.

Sebuah penelitian dilakukan pada beberapa orang. Subjek penelitian, rutin memakan 3-6 buah plum selama 8 minggu. Sementara orang lain minum segelas air ketika perut kosong.

Hasilnya, orang yang mengonsumsi buah plum, memiliki tekanan darah normal dan mampu mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh. Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan pada pria yang menderita kolesterol menunjukkan kalau buah plum bisa mengurangi kadar kolesterol jahat rendah. Itu terjadi setelah mengonsumsi 12 buah plum selama 8 minggu.

Penelitian lain dilakukan dengan objek tikus yang memakan bubuk plum kering dan jus plum. Hasilnya, kandungan plum bisa meningkatkan kolesterol baik, sehingga uabh plum bisa mengurangi risiko penyakit jantung karena kaya serat, potassium, dan antioksidan tinggi.

Meskipun begitu, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan, khususnya terhadap manusia terkait manfaat buah plum untuk mengurangi penyakit jantung.

5. Mengurangi Kecemasan

Jika Anda mengalami gejala kecemasan, cobalah secara rutin memakan buah plum dalam satu hari. Di mana, antioksidan pada buah plum diyakini mampu mengatasi kecemasan.

Manfaat lain antioksidan yaitu melindungi sel dari kerusakan jaringan, mencegah penyakit Alzheimer dan Parkinson yang menyerang otak. Penyakit Alzheimer berdampak pada penurunan daya ingat dan kemampuan bicara.

Sedangkan penyakit Parkinson menyerang saraf dan mempengaruhi otak. Parkinson bisa berdampak pada koordinasi gerakan tubuh, sehingga penderita kesulitan mengatur gerakan pada tubuhnya.

6. Mengatur Berat Badan

Kandungan lemak rendah pada buah plum akan berguna bagi mereka yang tengah diet. Beberapa orang bisa memakan buah plum sebagai camilan untuk menurunkan berat badan.

Beberapa penelitian juga menemukan buah plum dapat memberikan rasa kenyang dan mencegah makan berlebih. Plum juga baik untuk pencernaan, pertumbuhan bakteri baik di usus, dan pembuangan racun.

7. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Beberapa penelitian mencoba mencari tahu khasiat buah plum dalam menekan risiko penyakit tulang. Buah plum bisa mencegah keropos tulang, melemahkan osteoporosis, dan osteopenia. Penyakit tersebut ditandai dengan kepadatan tulang yang rendah bagi penderita.

Sementara itu, penelitian lain menemukan buah plum bisa meningkatkan kadar hormon untuk pembentukan tulang. Kandungan fosfor magnesium, kalium, dan vitamin K ini bisa membantu kesehatan tulang.

8. Manfaat Buah Plum untuk Diet

Kandungan serat pada buah plum bisa menjadi pilihan santapan saat diet. Seseorang bisa mengonsumsi buah plum langsung atau memasaknya. Plum bisa dikeringkan atau dibuat selai tanpa gula tambahan.

Selai ini bisa dioleskan pada roti atau kue. Tetapi Anda harus memerhatikan gula tambahan jika memakan buah yang sudah dikeringkan. Buah plum kering mengandung gula lebih tinggi. 

Ada beberapa cara mengonsumsi buah plum seperti menjadikannya salad, jus, dan smoothie. Anda bisa menambahkan beberapa bahan untuk penambah rasa. Misalnya, saat membuat salad Anda bisa menambahkan bayam, kemangi, dan potongan buah plum. Anda juga bisa menikmati jus plum dengan campuran kayu manis atau madu.

Cara Mengonsumsi Buah Plum

Di beberapa negara, buah plum hanya tersedia di musim panas. Untuk mengonsumsinya, pilihlah buah plum yang masih segar dan matang. Caranya, memilih buah plum dengan tekstur agak keras. Plum yang belum terlalu matang bisa disimpan di kulkas hingga teksturnya lembut.

Anda juga bisa menyimpannya pada suhu kamar dan diamkan selama 3 hari. Buah plum bisa dimakan mentah, direbus, atau dipanggang. Buah plum matang bisa dijadikan salad buah dengan tambahan potongan buah dan yogurt.

Cara memakan buah plum yaitu pilihlah pisau tajam, kemudian potong menjadi dua buah plum. Pegang ujung daging, lalu pisahkan kulit luar dengan dagingnya. Anda bisa mengiris buah plum menjadi beberapa bagian.

Selain itu Anda juga bisa memakan buah plum bersama kulitnya. Tetapi, pastikan buah sudah bersih dan bebas dari kuman. Cara membersihkan buah plum yaitu dengan merendamnya selama 15 detik ke dalam air dingin. Anda juga bisa memasak buah plum dalam air hangat agar mudah dikupas.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait