9 Jenis Kopi Populer di Indonesia

Jenis kopi yang banyak dibudidaya di Indonesia adalah kopi arabika, robusta, dan liberika. Selain itu, ada jenis kopi populer yang dijual di kafe dan restoran, berikut daftarnya.
Dwi Latifatul Fajri
9 Februari 2022, 19:54
Jenis kopi
Pexels/Chevanon Photography
Jenis kopi di Indonesia

Sekarang ini kopi menjadi minuman kekinian yang banyak dijual di kafe, resto, hingga outlet makanan. Kopi menjadi minuman yang digemari dari segala usia.

Minum kopi menjadi sarana interaksi anak muda ketika nongkrong di kafe. Selain itu kopi juga biasa diminum ketika mengerjakan tugas atau saat bekerja.

Jenis kopi yang banyak dibudidaya di Indonesia adalah kopi arabika, robusta, liberika atau exelsa. Tak hanya di Indonesia, ketiga jenis kopi tersebut termasuk populer di dunia.

Ketika berkunjung di kafe, nama kopi biasanya tertera dalam Bahasa Inggris. Menu kopi di kafe seperti americano, cappuccino, latte, cold brew, espresso, dan masih banyak lagi. Berikut penjelasan jenis kopi yang populer di kafe mengutip dari Tasteatlas.com.

Advertisement

Jenis Kopi Indonesia

Ada beragam kopi populer yang tersedia di kafe dan restoran di Indonesia. Beberapa kopi masuk dalam jenis kopi populer di dunia, berikut daftarnya:

1. Arabika (Coffea Arabica)

JEMUR BIJI KOPI ARABIKA MALINO
JEMUR BIJI KOPI ARABIKA MALINO (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/rwa.)

 

Kopi arabika termasuk jenis kopi yang banyak dibudidaya di Indonesia. Mengutip dari buku Kopi Indonesia, awalnya kopi arabika berasal dari dataran tinggi Ethiopia, Afrika.

Selanjutnya, kopi jenis ini dikembangkan oleh bangsa Arab di Yaman. Bangsa Eropa membawa kopi Arabika ke Jawa dan Brasil pada abad ke-17, untuk dikembangkan.

Kopi Arabika memiliki biji picak, daun berombak, dan warnanya hijau tua. Kopi ini tumbuh subur di pegunungan dengan ketinggian antara 1.000 hingga 2.100 meter di atas permukaan laut.

2. Kopi Robusta

Salah satu kopi populer di Indonesia adalah robusta (canephora). Kopi ini memiliki warna yang kuat dan lebih kental ketika dibuat kopi.

Kopi robusta bisa tumbuh hingga 12 meter, daunnya lebih lebar, dan pangkalnya berbentuk tumpul. Biji robusta berbentuk agak bulat, melengkung, dan lebih tebal jika dibandingkan kopi arabika.

3. Kopi Liberika atau Exelsa

Jenis kopi yang dibudidayakan di Indonesia adalah kopi liberika. Kopi ini berasal dari Afrika dan mulai masuk ke Indonesia pada 1965. Biji kopi liberika berbentuk seperti biji buah kurma, agak lonjong dan berukuran lebih besar.

4. Kopi Luwak

Kopi luwak dari Indonesia termasuk kopi termahal di dunia. Proses hadirnya biji kopi luwak berasal dari, hewan musang (luwak) yang memakan biji kopi. Setelah dimakan, luwak biasanya mengeluarkan biji kopi bersama kotoran.

Biji kopi tersebut kemudian dicuci, dibersihkan, digiling, lalu dipanggang. Proses pembuatan kopi luwak ini membutuhkan waktu cukup panjang.

Alasan biji kopi dimakan luwak, karena di saluran pencernaan kopi kehilangan astringen. Astringent ini membuat kopi lebih lembut, halus, dan tidak terlalu pahit.

5. Kopi Tubruk

Kopi tubruk merupakan kopi berwarna hitam, kental, dan rasanya pahit. Kopi ini biasanya disajikan selagi hangat bersama cemilan. Di Indonesia, kopi tubruk berasal dari kopi bubuk yang sudah dihaluskan.

Ketika diminum, di bagian bawah akan menyisakan bubuk kopi yang mengendap di bawah cangkir. Untuk menyeruput secangkir kopi tubruk, Anda bisa menambahkannya dengan sedikit gula atau tidak sama sekali, tergantung selera.

6. Kopi Latte

Ilustrasi kopi
Ilustrasi kopi (Pexels/Chevanon Photography)

 

Kopi latte atau caffe latte termasuk minuman kopi populer di Indonesia. Kopi dari Italia tersebut memiliki penyajian yang cukup unik, di mana pada bagian bawah terdapat kopi, sementara atasnya terdapat krim susu.

Kopi latte diperkenalkan pertama kali pada 1867. Menurut sejarah, kopi gaya Eropa ini menggabungkan susu dan kopi untuk membuat rasa semakin enak.

Barista kopi biasanya membentuk gambar menarik untuk memperindah tampilan kopi. Adapun perbandingan komposisi secangkir kopi latte cenderung bervariasi, umumnya 1:3 antara kopi dengan susu.

7. Macchiato

Kopi asal Italia ini termasuk jenis kopi yang dibuat dengan menyeduh kopi espresso, kemudian ditaburkan 1 - 2 sendok teh susu. Macchiato memiliki rasa kopi yang lebih kuat daripada latte, karena susu hanya untuk meningkatkan rasa kopi.

8. Cuban Espresso

Espresso dari negara Kuba ini populer di Amerika Latin dan Florida. Kopi espresso diseduh terlebih dahulu, hingga warnanya gelap, kemudian ditambahkan gula sehingga menghasilkan warna coklat muda di atas kopi.

9. Cold Brew

Kopi Cold Brew
Kopi Cold Brew (pixabay.com/4137dutchcafe)

 

Kopi cold brew termasuk minuman kopi berwarna hitam yang bisa disajikan dingin atau panas. Sebelum membuat minuman, kopi dan air biasanya direndam terlebih dahulu selama 8-12 jam. Proses perendaman ini akan menghasilkan cita rasa unik, manis, dan tingkat keasaman yang berbeda.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait