5 Hewan Terpintar di Dunia versi Discover Magazine

Simpanse merupakan hewan terpintar di dunia. Hewan ini memiliki hampir 99 persen DNA manusia, sehingga menjadikan simpanse sebagai kerabat terdekat manusia.
Image title
17 Oktober 2022, 06:28
Ilustrasi, simpanse, hewan terpintar di dunia
Flickr/Tambako The Jaguar
Ilustrasi, simpanse, hewan terpintar di dunia

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan hewan dapat diukur. Tetapi, hasilnya tidak sepenuhnya akurat karena pengukuran kecerdasan hewan berpengaruh pada lingkungan tempat mereka tinggal. Menempatkan mereka sebagai subjek eksperimen dalam laboratorium dapat berdampak pada hasil akhir.

Menurut Scientific American, banyak hewan memiliki kemampuan kognitif khusus yang memungkinkan mereka untuk unggul di habitat. Namun, mereka umumnya tidak dapat memecahkan seperti layaknya manusia. Beberapa hewan dapat melakukannya, sehingga termasuk hewan terpintar.

Merangkum penjelasan dari The Atlantic, saat mempelajari kecerdasan hewan, para ilmuwan biasanya menganalisis kontrol diri, kesadaran diri, dan memori. Kemampuan ini merupakan bagian integral untuk memproses informasi dan membuat pilihan rasional.

Sayangnya, ketika mengukur aspek-aspek tersebut pada hewan, ilmuwan seringkali sulit mencapai akurasi ilmiah. Inilah sebabnya mengapa predikat hewan terpintar di dunia tidak sepenuhnya faktual.

Advertisement

Ada berbagai sumber berbeda yang mengkompilasi hewan-hewan terpintar di dunia. Berikut pembahasan hewan terpintar di dunia versi majalah sains Discover Magazine.

1. Simpanse

Simpanse merupakan hewan terpintar di dunia. Hewan ini memiliki hampir 99 persen DNA manusia, sehingga menjadikan simpanse sebagai kerabat terdekat manusia. Simpanse memiliki jumlah jari tangan dan kaki yang sama serta memiliki sistem saraf, otot, dan tulang yang serupa.

Meskipun manusia memiliki otak yang lebih besar, simpanse dan otak manusia memiliki struktur dan fungsi yang serupa. Simpanse dapat melakukan pemikiran abstrak dan beralasan. Simpanse juga dapat menggunakan sejumlah alat, seperti tongkat dan rumput untuk menggali rayap.

Selain itu, simpanse juga bisa melempar batu dan ranting ketika terancam, melipat daun untuk digunakan sebagai tempat air minum, dan menggunakan batu untuk membuka cangkang keras kacang.

Dalam segi kecerdasan emosi, simpanse memiliki beberapa emosi yang sama seperti manusia. Contohnya, kebahagiaan, kasih sayang, empati, kesedihan dan kecemasan. Hewan terpintar di dunia ini juga memiliki kemampuan memecahkan masalah kompleks, seperti menyeberang jalan dengan aman, menghindari jerat kawat, dan merampok tanaman dari pertanian.

2. Burung Gagak

Burung gagak menjadi hewan terpintar di dunia urutan kedua. Otak burung ini berukuran kecil, tetapi sangat kuat. Otak burung gagak memiliki banyak neuron padat yang berfungsi secara efektif.

Aktivitas penilaian dan pemrosesan masalah biasanya terjadi di bagian korteks serebral yang tidak dimiliki burung gagak. Namun, hewan terpintar kedua ini memiliki pallium, yaitu lapisan tebal berisi materi abu-abu yang menutupi permukaan atas otak besar.

Burung gagak menunjukkan kemampuan menggunakan tongkat sebagai tombak dan alat berkait untuk menggali serangga. Kecerdasan mereka mencakup pemikiran yang lebih tinggi, seperti perencanaan.

Ketika menangkap makanan, burung gagak akan berpura-pura menyembunyikannya dari hewan lain menggunakan bulu mereka. Di daerah tertentu, burung gagak diketahui menjatuhkan kacang kulit ke jalan, sehingga mobil yang lewat melindasnya dan isi kacang dapat dikeluarkan. Kemudian burung pintar ini akan menunggu saat sepi untuk memakan isi kacang.

3. Lumba-lumba

Seperti manusia, lumba-lumba memiliki kemampuan untuk mengubah lingkungan mereka, memecahkan masalah, dan membentuk kelompok sosial yang kompleks. Hewan terpintar di dunia urutan ketiga ini memiliki sonar alami untuk ekolokasi dan berkomunikasi satu sama lain.

Fungsi lain dari ekolokasi yakni untuk bernavigasi dan berburu, bahkan di perairan yang gelap. Kemampuan ekolokasi lumba-lumba ini digunakan Angkatan Laut AS untuk mencari ranjau dan memasang alat peledak atau penyadap ke kapal musuh.

Tak hanya itu, kecerdasan lumba-lumba tampak pada penggunaan berbagai alat, teknik berburu kooperatif, kesadaran diri, dan keterlibatan mereka dalam jaringan sosial yang kompleks. Penelitian menunjukkan lumba-lumba memiliki kapasitas memori untuk mengingat dan mengenali satu sama lain selama 20 tahun, dan mungkin seumur hidup.

4. Gajah

Gajah adalah makhluk yang sangat cerdas. Hewan terpintar di dunia urutan keempat ini memiliki otak terbesar dari semua hewan darat. Jumlah neuronnya tiga kali lebih banyak dari manusia. Gajah juga menunjukkan kemampuan mental yang mengesankan.

Gajah mampu menggunakan belalainya dan mengambil ranting untuk berbagai tujuan, termasuk menggaruk punggung, menggunakannya sebagai senjata saat terancam, dan mengusir serangga.

Tak hanya itu, hewan ini merupakan komunikator yang efektif dan menggunakan semua panca indera untuk berinteraksi satu sama lain. Dikenal karena ingatannya yang luar biasa, gajah mampu mengingat keluarga, teman, dan musuh selama bertahun-tahun.

Dalam hidupnya, gajah dapat mengingat sumber air dan makanan untuk waktu yang lama. Sebuah eksperimen menemukan bahwa gajah menunjukkan pemikiran yang maju dalam hal memahami bahasa manusia. Hewan ini bisa membedakan bahasa yang berbeda, memahami apakah itu suara pria atau wanita, dan menentukan apakah itu ancaman.

5. Tikus

Hewan terpintar di dunia urutan terakhir yaitu tikur. Binatang pengerat ini mampu membuat keputusan berdasarkan informasi dan pengetahuan tentang situasi tertentu. Mereka juga menyadari proses mental mereka, sebuah konsep lanjutan yang dikenal sebagai metakognisi.

Para peneliti menunjukkan bahwa tikus sering menolak mengikuti tes ketika mereka tidak tahu jawabannya. Hewan tersebut juga dapat dilatih untuk merespons nama mereka, berlomba melewati labirin, berbaring, berguling, dan aktivitas lainnya.

Tikus termasuk hewan yang sangat sosial dan merespon kebaikan dari pemiliknya. Tetapi, binatang ini juga membutuhkan tikus lain untuk berkomunikasi menggunakan suara berfrekuensi tinggi. Suara itu tidak terdengar oleh manusia, tetapi tikus lain akan merespons.

Selain itu, tikus mampu menunjukkan empati. Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa tikus akan menolak hadiah jika menekan tuas untuk mengambil hadiah menyebabkan kejutan listrik pada tikus lain. Salah satu cara tikur mengekspresikannya adalah melalui gerakan menggertakkan gigi yang disebut bruxing.

Demikian pembahasan tentang hewan terpintar di dunia versi Discover Magazine.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait