6 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan dan Wajah

Biasa dibuat menjadi jamu dan pewarna alami, berikut daftar manfaat kunyit untuk kesehatan.
Image title
12 Januari 2023, 15:26
Manfaat kunyit untuk kesehatan.
pexels
Ilustrasi, kunyit.

Kunyit merupakan salah satu rempah yang banyak tersebar di Indonesia. Diketahui bahwa kunyit memiliki nama asli Curcuma longa Linn. Kunyit juga dikenal dengan sebutan kunir.

Memiliki aroma dan rasa yang kuat, kunyit biasa digunakan sebagai salah satu unsur ketika membuat makanan dan minuman. Kunyit juga dipakai sebagai pewarna kuning alami.

MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN
MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN (pexels)

 

Melansir dari situs Health Line, kunyit biasa dicampurkan ke dalam obat medis tertentu. Hal tersebut mengacu pada kandungan yang ada di dalamnya.

Selain itu, kunyit juga biasa digunakan menjadi obat tradisional seperti jamu bubuk yang akan dihidangkan sebagai minuman. Dirangkum dari rilis Kementerian Kesehatan, kunyit mengandung kurkumin, karbohidrat, protein, selulosa, vitamin C, antioksidan, dan lain-lain yang bermanfaat untuk kesehatan.

Kali ini, Katadata.co.id juga ingin membahas lebih lanjut tentang manfaat kunyit untuk kesehatan yang patut diketahui. Lantaran kunyit bisa jadi alternatif untuk Anda yang enggan mengonsumsi obat medis. Berikut pembahasannya.

1. Menaikan Antioksidan pada Tubuh

Diketahui bahwa kunyit mengandung antioksidan yang dipercaya ampuh menangkal radikal bebas yang bisa menimbulkan penyakit pada tubuh. Kandungan kurkumin di dalamnya diyakini mampu menunda penuaan dan mencegah terjangkit penyakit berbahasa.

Radikal bebas rentan bereaksi ketika bersatu dengan zat organik seperti asam lemak, protein, maupun DNA. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health, selain menangkal radikal bebas, kurkumin juga dianggap mampu merangsang antioksidan lainnya.

2. Meningkatkan Faktor Neurotropik dari Otak

Manfaat kunyit untuk kesehatan berikutnya adalah meningkatkan faktor neurotropik dari otak. Diketahui bahwa neurotropik atau neurotropik adalah faktor pertumbuhan dari otak yang berfungsi melindungi sel saraf dari kerusakan. Melansir dari Unair News, neurotropic juga mampu meningkatkan fungsi saraf batang sel. Diketahui bahwa faktor ini juga mempengaruhi pasokan protein yang bertanggung jawab atas kelangsungan neuron pada otak.

Protein tersebut dikenal dengan sebutan Protein BDNF dan penting dalam hal daya ingat dan proses belajar. Protein tersebut juga bertanggung jawab ketika kita makan, minum, hingga urusan berat badan. National Institutes of Health menyebutkan bahwa banyak terdapat gangguan otak yang dipengaruhi oleh penurunan kadar protein BDNF. Maka dari itu, Anda bisa mengkonsumsi kunyit untuk menjaga kesehatan otak.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN
MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN (pexels)

 

Manfaat kunyit untuk kesehatan selanjutnya adalah mengurangi risiko penyakit jantung. Mengutip dari temuan WHO, penyakit jantung merupakan faktor kematian nomor satu di dunia. Maka dari itu, penting untuk menghindari penyebabnya sedini mungkin. Kurkumin pada kunyit dipercaya ampuh meningkatkan fungsi endotelium, yakni lapisan pembuluh darah. Kurkumin juga diyakini mampu memulihkan tahapan penyakit jantung.

Dilansir dari situs MDPI, kurkumin dapat meningkatkan kesehatan jantung. Health Line juga menjelaskan, mengonsumsi kunyit memiliki efek sama bagusnya dengan olahraga yang dilakukan wanita pasca-menopause. Kunyit juga dapat membantu mengurangi peradangan yang akan berpengaruh terhadap kesehatan jantung.

4. Melawan Depresi

MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN
MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN (pexels)

 

Salah satu cara untuk mengatasi depresi adalah mengonsumsi kunyit sesuai dengan anjuran medis. National Institutes of Health melalui Pubmed Central sempat melakukan studi pada 60 orang depresi yang dibagi menjadi tiga kelompok. Masing-masing kelompok dibagi berdasarkan apa yang akan dikonsumsi, yaitu kurkumin, Prozac, dan kurkumin sekaligus Prozac. Selama enam minggu konsumsi, kelompok yang mengkonsumsi Prozac dan kurkumin mendapatkan hasil yang paling efektif dalam melawan depresi.

Seperti yang sempat dibahas pada poin-poin sebelumnya, kurkumin dapat membantu meningkatkan protein BDNF. Hal tersebut berkaitan dengan depresi yang disinyalir dipengaruhi oleh penurunan kadar protein BDNF dan hippocampus. Sementara itu, Frontiersin juga menyebutkan bahwa kurkumin dapat meningkatkan neurotransmitter otak serta serotonin dan dopamin.

5. Obati Penyakit Alzheimer

MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN
MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN (pexels)

 

Manfaat kunyit berikutnya adalah mampu mengobati penyakit Alzheimer. Dilansir dari Alodokter, Alzheimer merupakan penyakit otak yang menyebabkan penurunan daya ingat hingga kemampuan berpikir dan berbicara. Penyakit ini rentan dialami oleh lansia. Diketahui juga bahwa Alzheimer merupakan salah satu bentuk dari demensia yang paling sering terjadi. Namun perlu diingat bahwa mengkonsumsi kunyit tidak semata-mata menyembuhkan Alzheimer, tetapi mampu mengurangi atau mencegah.

Alzheimer terjadi karena faktor peradangan dan kerusakan oksidatif pada otak. National Institutes of Health menyebutkan bahwa kurkumin memiliki efek meredakan kedua faktor tersebut. Dijelaskan bahwa kurkumin dapat melintasi penghalang darah yang akan mengalir di otak sehingga mampu memperbaiki proses patologis dalam timbulnya penyakit Alzheimer.

6. Mengatasi Masalah Kulit

MANFAAT AIR CUCIAN BERAS UNTUK WAJAH
MANFAAT KUNYIT UNTUK KESEHATAN (pexels)

 

Manfaat kunyit untuk kesehatan lainnya adalah mengatasi peradangan pada kulit. Diketahui bahwa kunyit bersifat anti inflamasi, antimikroba, dan antioksidan. Alodokter menyebutkan bahwa kunyit mampu mengatasi permasalahan kulit seperti eksim, psoriasis, jerawat, dan lain-lain.

Beberapa produk kosmetik juga mengandung kunyit untuk mengatasi masalah tertentu. Halodoc menyebutkan bahwa kunyit bisa menyamarkan kantung mata yang menghitam.

Demikian beberapa pembahasan mengenai manfaat kunyit untuk kesehatan yang patut untuk diketahui. Selain dikonsumsi secara langsung, kunyit juga bisa diaplikasikan pada wajah namun sebaiknya diperhatikan komposisinya agar tidak terjadi sesuatu, khususnya pada wajah sensitif.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait