Menyambut Era Baru Mobil Listrik Indonesia

Pengembangan kendaraan listrik juga perlu diiringi dengan pembangunan industri dalam negeri.
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Publikasi Katadata
8 Juli 2021, 18:55

Penjualan mobil listrik Indonesia diprediksi meningkat di masa depan. Harga baterai yang semakin murah menjadi salah satu faktor penentu.

Berdasarkan proyeksi Perusahaan Listrik Negara (PLN), penjualan mobil listik akan mencapai 16 ribu unit pada 2025 dan 65 ribu unit pada 2030. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding realisasi penjualan 2020 yang mencatatkan angka 127 unit.

Salah satu pendukung melesatnya penjualan mobil listrik beberapa tahun mendatang adalah harga baterai yang semakin murah. Berdasarkan data Tim Percepatan Pengembangan Proyek Baterai Kendaraan Listrik Indonesia, sebesar 35 persen biaya produksi kendaraan listrik dipengaruhi biaya baterai. Sehingga dengan turunnya harga baterai, harga mobil listrik juga semakin terjangkau.

Melihat kondisi pasar otomotif dalam negeri, harga kerap menjadi keluhan calon konsumen. Saat ini model mobil listrik yang masuk ke Indonesia memang kebanyakan masuk kategori kelas atas. Sehingga banderolnya, termurah pun masih di kisaran Rp 600 juta.

Selain memastikan harga kendaraan listrik terjangkau, pengembangan kendaraan listrik perlu diiringi dengan pembangunan industri dalam negeri. Selain itu, infrastruktur pengisian daya juga penting disiapkan untuk mendukung pengembangan jenis kendaraan ramah lingkungan ini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.