Unilever Bagikan Deviden Interim 2021 Rp 2,5 Triliun, Simak Jadwalnya

Harga saham Unilever tercatat ada di posisi Rp 7.350 pada penutupan 2020. Angkanya merosot 34,43% menjadi Rp 4.820 pada perdagangan hari ini.
Image title
22 November 2021, 16:15
Unilever
Arief Kamaludin|KATADATA
Unilever

PT Unilever Indonesia Tbk akan membagikan dividen interim 2021 sebesar Rp 2,5 triliun pada 16 Desember 2021 untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2021. Keputusan itu muncul berdasarkan hasil rapat direksi per 19 November 2021.

Berdasarkan pengumuman Unilever, dividen per saham yang akan diberikan kepada pemilik 38,1 miliar saham dengan nilai Rp 66 per saham.

"(Dividen) berasal dari laba bersih perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2021," seperti dilansir dalam keterangan resmi, Senin (22/11).

Tanggal Cum Dividen untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah 29 November 2021, sedangkan tanggal Ex Dividennya adalah 30 November 2021. Sementara itu Tanggal Cum Dividen di pasar tunai adalah 1 Desember 2021dan Ex Dividen pada 2 Desember.

Seperti diketahui, Cum Dividen merupakan tanggal pembelian saham terakhir agar berhak mendapatkan dividen. Adapun, Ex Dividen adalah hari pertama pemegang saham tidak berhak lagi mendapatkan dividen.

Perseroan akan mencantumkan daftar pemegang saham hingga 1 Desember 2021 dan mulai melaksanakan pembayaran dividen pada 16 Desember 2021.

Harga saham emiten kebutuhan rumah tangga berkode UNVR ini tercatat mengalami tren pelemahan sejak awal tahun hingga hari ini, Senin (22/11). Harga UNVR tercatat ada di posisi Rp 7.350 pada penutupan 2020, namun hari ini angka itu turun 34,43% menjadi Rp 4.820.

Selama sebulan terakhir, saham UNVR melemah 0,61% dari Rp 4.850 ke Rp 4.820. UNVR mulai menghijau jika dihitung sejak sepekan lalu atau tumbuh 6,87%, sedangkan UNVR menyentuh titik tertingginya pada level Rp 4.830 pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, UNVR membukukan penjualan bersih Rp 30,02 triliun hingga triwulan III-2021 atau turun 7,48% dibanding periode sama tahun lalu Rp 32,45 triliun. Alhasil, laba bersih Unilever hanya Rp 4,37 triliun, anjlok 19,5% dari Rp 5,43 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan Unilever, turunnya penjualan berasal dari segmen produk kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh. Hingga triwulan III-2021 jumlahnya tercatat Rp 20,05 triliun atau anjlok 13% dari periode sama tahun lalu Rp 23,04 triliun.

Profitabilitas Unilever harus terpotong oleh harga pokok penjualan yang mencapai Rp 14,93 triliun hingga September 2021. Beban tersebut hanya turun 4,16% dibandingkan catatan hingga September 2020 Rp 15,58 triliun.

Reporter: Andi M. Arief
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait