Citra Marga (CMNP) Berencana Terbitkan Saham Baru 2,23 Miliar Saham

Rights issue Citra Marga Nusaphala Persada akan dilakukan setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLB) yang digelar 17 Februari mendatang.
Image title
27 Januari 2022, 11:25
Citra Marga
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Warga melintas layar yang menampilkan infornasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Perusahaan pengelola jalan tol, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) berencana menerbitkan maksimal 2,23 miliar saham baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Aksi ini tercantum dalam program penawaran umum terbatas III yang dilaksanakan perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi korporasi ini rencananya akan dilakukan setelah perseroan mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLB) yang digelar 17 Februari 2022 mendatang.

Namun, hingga saat ini perseroan belum mengeluarkan informasi tambahan terkait harga pelaksanaan dan tujuan penggunaan dana hasil rights issue ini.

Berdasarkan data RTI, harga saham CMNP berada di level Rp 1.645 pada penutupan perdagangan Rabu (26/1) kemarin. Jika mengacu pada kisaran harga sahamnya saat ini, Citra Marga berpotensi meraup dana mencapai Rp 3,6 triliun dari penerbitan saham baru tersebut.

Advertisement

Sebelumnya, perseroan telah melaksanakan penawaran umum terbatasa II (PUT II) pada November 2020 lalu dengan melepas 1,8 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 770 per saham. Perseroan meraup dana segar sebesar Rp 1,39 triliun.

Saat itu, perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebesar 1.26 miliar lembar Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebesar 35% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh.

Adapun, dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut digunakan untuk mendanai pembangunan jalan tol. Di mana sebesar 80% digunakan untuk pembiayaan proyek Ir. Wiyoto-Wiyono,M.Sc. (Seksi Ancol Timur-Pluit/Harbor Road 2) sepanjang 8,95 kilometer.

Sedangkan, 20% lainnya digunakan untuk penyertaan saham di entitas anak perseroan dengan rincian sekitar 6% untuk penyertaan saham kepada PT Citra Waspphutowa yang akan digunakan untuk proyek Jalan Tol Antasari - Salabenda sepanjang 28 kilometer.

Lalu, sekitar 13% untuk penyertaan saham kepada PT Citra Karya Jabar Tol yang akan digunakan untuk proyek Ruas Tol Cileunyi - Sumedang – Dawuan sepanjang 62 kilometer, dan sekitar 1% untuk penyertaan saham kepada PT Citra Marga Lintas Jabar yang akan digunakan untuk Ruas Tol Soreang - Pasir Koja sepanjang 8,15 kilometer.

Pada tahun ini, CMNP akan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 11 triliun. Sebagian capex tersebut akan digunakan untuk penyelesaian proyek pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Tol tersebut nantinya akan menghubungkan Cisumdawu dengan tol Padalarang-Cileunyi, Tol Soroja dan Tol cikampek-Paliman.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait