Pengelola Baba Rafi Wilayah Barat Resmi IPO, Harga Saham Melonjak 35%

Sebagian kecil dana hasil IPO Baba Rafi akan digunakan untuk pelunasan bayar akuisisi PT Lazizaa Rahmat Semesta, yakni sebesar Rp 13 miliar.
Image title
5 Agustus 2022, 11:04
Baba Rafi
babarafiofficial/instagram
Kebab Turki Baba Rafi merupakan salah satu waralaba lokal yang banyak memiliki cabang di Indonesia

PT Sari Kreasi Boga Tbk, pengelola kuliner Kebab Baba Rafi wilayah Barat, mencatatkan saham untuk pertama kalinya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (5/8).

Pada perdagangan pukul 09.30 WIB, harga saham emiten berkode RAFI ini melonjak 34,92% ke level Rp 170 dari level harga penawaran umum, yakni Rp 126. 

Berdasarkan data RTI, volume saham yang diperdagangkan tercatat 96,72 juta dengan nilai transaksinya Rp 16,43 miliar. Sementara itu, frekuensi perdagangannya tercatat sebanyak 5.629 kali. 

Direktur Utama Sari Kreasi Boga, Eko Pujianto menjelaskan, hal ini merupakan salah satu langkah awal yang bagus untuk kebangkitan Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM) di Indonesia.

Advertisement

“Bagi kami ini adalah bentuk kepercayaan dan apresiasi atas perjuangan SKB Food yang bertransformasi dari UMKM dengan gerobak di lantai trotoar menjadi korporasi yang melantai di Bursa Efek Indonesia,”katanya.

Berdasarkan prospektus, perusahaan yang akan menggunakan kode emiten RAFI ini menawarkan maksimal 948, 09 juta saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel dengan nilai nominal Rp 15 per saham. Ini mewakili maksimal 30,31% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan.

Jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana saham berkisar antara Rp 113,77 miliar sampai Rp 123,25 miliar. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 474,04 juta waran seri I atau sebesar 21,75% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh.

Dana dari hasil penawaran umum saham perdana ini akan digunakan untuk pelunasan pembayaran akuisisi PT Lazizaa Rahmat Semesta sebesar Rp 13 miliar. Perusahaan ini merupakan produsen makanan cepat saji ayam dan pizza dengan merek Lazizaa. 

Sisanya, dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perusahaan, yakni untuk pembelian bahan baku waralaba, bahan baku segar, sewa gudang, biaya gaji karyawan dan pemeliharaan.

PT Sari Kreasi Boga Tbk  merupakan suatu perseroan terbatas yang saat ini bergerak di bidang penjualan bahan baku dan waralaba makanan dan minuman. Perseroan memiliki kegiatan usaha untuk mendistribusikan bahan baku baik berupa olahan maupun non olahan (segar) dari penyedia/supplier kepada mitra waralaba dan mitra distributor/stockist yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Perseroan membangun rantai distribusi suplai bahan baku makanan kepada mitra waralaba yang telah bermitra dengan Perseroan. Dengan adanya potensi rantai distribusi yang telah dibangun, dapat mengembangkan penjualan kepada pangsa pasar selain mitra waralaba seperti hotel, restoran, café, traditional market, pemindangan, dan toko kelontong yang tersebar di area JABODETABEK dan seluruh Indonesia.

Waralaba makanan dan minuman yang dimiliki dan dikuasai oleh Perseroan adalah Kebab Turki Babarafi, Container Kebab by Babarafi, Smokey Kebab, Sueger, Kebab Kitchen, Babarafi Café, Ayam Utuh, Jellyta, Raffi Express dan Ayam Pul.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait