Faktur Komersial Adalah Bentuk Dokumen Bisnis, Ini Penjelasannya

Anggi Mardiana
27 November 2023, 15:17
Faktur Komersial adalah
Unsplash
Faktur Komersial

Faktur komersial adalah dokumen hukum antara pemasok dengan pelanggan. Dokumen ini mencakup rincian instruksi, pembayaran dan persyaratan. Faktur komersial sebagai dokumen yang digunakan untuk membuat deklarasi bea cukai.

Meski tidak ada format standar, faktur komersial menyertakan beberapa informasi spesifik seperti pihak yang terlibat dalam transaksi pengiriman, barang yang diangkut negara produsen dan kode sistem harmonisasi untuk barang-barang tersebut.

Faktur ini sangat penting dalam proses akuntansi dan administrasi bisnis. Fungsi faktur komersial adalah dapat digunakan sebagai dasar untuk pencatatan pendapatan dan pengeluaran, pemantauan stok, serta sebagai bukti pembelian atau penjualan. Selain itu, faktur ini juga diperlukan untuk keperluan perpajakan dan audit.

Pengertian Faktur Komersial

Pengertian Faktur Komersial
Faktur Komersial (Unsplash)

Mengutip Support.online-pajak.com, faktur komersial adalah dokumen yang berkaitan dengan transaksi barang atau jasa. Dilihat dari sisi penerbitnya, faktur komersial terdiri atas faktur penjualan dan pembelian.

Perbedaan antara faktur penjualan dan faktur pembelian bisa dilihat dari pihak yang menerbitkan dokumen itu. Jika faktur penjualan diterbitkan pedagang atau penjual maka faktur pembelian diterbitkan oleh konsumen atau pembeli.

Menurut La Midjan (Sari, 2015:13), faktur penjualan adalah dokumen yang digunakan untuk bukti penjualan atas barang dan jasa yang menunjukkan jumlah berhak ditagih kepada pelanggan yang telah melakukan pembelian. Faktur penjualan memuat suatu informasi kuantitas, harga dan jumlah tagihannya

Sementara faktur komersial adalah informasi yang mencakup nama, alamat penjual dan pembeli. Deskripsi barang atau jasa yang diperjualbelikan, harga, jumlah dan total biaya. Selain itu, tanggal transaksi juga dicatat untuk memberikan kerangka waktu yang jelas terkait pembelian atau penjualan tersebut.

Faktur komersial memiliki peran yang krusial dalam proses akuntansi dan pembukuan perusahaan. Dokumen ini digunakan untuk mencatat pendapatan, mengelola stok barang dan melacak arus kas perusahaan.

Selain itu, faktur komersial berfungsi sebagai bukti sah transaksi bisnis untuk klaim pajak dan referensi dalam penyelesaian sengketa atau perselisihan yang mungkin timbul antara penjual dan pembeli. Faktur komersial harus disusun dengan teliti dan akurat agar mencerminkan transaksi yang tepat.

Cara Membuat Faktur Komersial

Cara Membuat Faktur Komersial
Cara Membuat Faktur Komersial (Unsplash)

Membuat faktur komersial dengan teliti dan rinci merupakan kunci untuk menghindari kesalahan dan sengketa di masa mendatang. Faktur yang baik tidak hanya memudahkan proses pembayaran tetapi jadi referensi yang berguna dalam manajemen keuangan perusahaan. Berikut langkah-langkah membuat faktur komersial:

1. Informasi Identitas Penjual dan Pembeli

Tuliskan nama lengkap, alamat, nomor telepon dan alamat email perusahaan penjual di bagian atas faktur. Sertakan informasi identitas pembeli dengan lengkap. Termasuk nama, alamat dan kontak.

2. Nomor Faktur dan Tanggal Transaksi

Tetapkan nomor faktur yang unik untuk setiap transaksi. Nomor ini membantu dalam pelacakan dan referensi di masa mendatang. Cantumkan tanggal transaksi untuk memberikan informasi kronologis yang jelas.

3. Deskripsi Barang atau Jasa

Tuliskan deskripsi lengkap mengenai barang atau jasa yang dijual berikut jumlah dan harga satuan. Hitung total biaya untuk setiap item dan tambahkan agar mendapat total keseluruhan.

4. Pajak dan Diskon

Jika berlaku, cantumkan jumlah pajak yang dikenakan pada transaksi. Jika ada diskon atau potongan harga, tuliskan dengan jelas beserta perhitungannya.

5. Total Pembayaran

Hitung total pembayaran yang harus dibayarkan oleh pembeli termasuk pajak dan diskon. Sertakan informasi mengenai cara pembayaran yang diterima seperti nomor rekening bank atau metode pembayaran lainnya.

6. Syarat Pembayaran dan Batas Waktu

Tentukan syarat pembayaran misalnya apakah pembayaran harus dilakukan tunai atau dengan transfer bank. Tetapkan batas waktu pembayaran agar pembeli mengetahui kapan pembayaran harus diselesaikan.

7. Tanda Tangan dan Stempel

Tambahkan tanda tangan dan stempel perusahaan sebagai tanda keabsahan faktur. Ini bisa memberikan bukti bahwa faktur telah dilihat dan disetujui oleh pihak yang berwenang.

8. Penyimpanan dan Pelacakan

Simpan salinan faktur dengan baik untuk keperluan arsip dan bukti transaksi. Gunakan sistem pelacakan untuk memantau pembayaran dan memastikan bahwa semua transaksi tercatat dengan benar.

Fungsi Faktur Komersial

Faktur komersial memiliki peran penting dalam perdagangan internasional dan memainkan beberapa fungsi kunci. Secara ringkas, fungsi faktur komersial adalah sebagai berikut:

1. Bukti Transaksi

Faktur komersial berfungsi sebagai bukti resmi tentang terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli. Ini mencakup detail lengkap mengenai barang atau jasa yang diperdagangkan, jumlahnya, harga, dan syarat-syarat pembayaran.

2. Dasar Pemenuhan Kontrak

Faktur komersial seringkali dianggap sebagai dasar untuk pemenuhan kontrak antara penjual dan pembeli. Kedua belah pihak dapat merujuk pada faktur ini untuk memastikan bahwa kondisi yang disepakati, seperti jumlah barang, kualitas, dan harga, telah dipenuhi.

3. Perhitungan Bea dan Pajak Ekspor-Impor

Pihak berwenang, termasuk badan bea cukai dan otoritas pajak, menggunakan faktur komersial untuk menghitung bea dan pajak yang harus dibayar untuk barang atau jasa yang diperdagangkan antar negara.

4. Pemantauan Stok dan Inventarisasi

Faktur komersial membantu dalam pemantauan stok dan inventarisasi karena mencantumkan jumlah barang yang diperdagangkan. Ini membantu bisnis dalam manajemen persediaan mereka.

5. Dokumen untuk Pembiayaan dan Asuransi

Faktur komersial dapat digunakan sebagai dasar untuk mendapatkan pembiayaan perdagangan atau mengajukan klaim asuransi jika terjadi kerusakan atau kehilangan selama pengangkutan barang.

6. Persyaratan Perpajakan

Faktur komersial diperlukan untuk keperluan perpajakan di negara pengekspor dan negara impor. Keberadaannya membantu otoritas pajak dalam memverifikasi transaksi dan menghitung pajak yang harus dibayar.

7. Memudahkan Pelacakan dan Audit

Faktur komersial menyediakan catatan yang mudah dilacak untuk semua transaksi perdagangan internasional. Ini berguna dalam melakukan audit internal atau eksternal dan membantu dalam pelacakan arus keuangan bisnis.

8. Memudahkan Proses Bea Cukai dan Izin Ekspor-Impor

Faktur komersial diperlukan dalam proses bea cukai dan dapat membantu dalam mendapatkan izin ekspor dan impor dari otoritas yang berwenang.

Dapat disimpulkan, faktur komersial adalah dokumen yang memiliki peran sentral dalam kegiatan bisnis, terutama dalam proses transaksi jual-beli. Faktur komersial berfungsi sebagai bukti sah untuk mencatat barang atau jasa yang diperdagangkan, harga, jumlah dan informasi lain yang relevan.

Editor: Agung

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...