Ketahui Cara Membuka SafeSearch hingga Cara Kerja Otomatisnya
Dalam menjelajahi internet, terdapat konten yang semestinya tidak terlihat atau adanya limitasi. Limitasi ini diperlukan khususnya bagi pengguna anak-anak.
Limitasi tersebut berkaitan dengan SafeSearch. SafeSearch akan membantu para pengguna secara otomatis menyaring konten-konten vulgar.
Meskipun demikian, sejumlah pengguna mengalami situasi di mana konten yang seharusnya dianggap aman tidak muncul karena penguncian fitur ini. Kondisi ini dapat menimbulkan beberapa kendala, menghambat tugas yang terkait dengan situs web atau konten tersebut.
Oleh karena itu, banyak orang mencari cara untuk membuka SafeSearch. Berkaitan dengan itu, menarik membahas apa itu SafeSearch, cara membuka SafeSearch, alasan terkuncinya, hingga cara menonaktifkannya.
Sekilas tentang SafeSearch
SafeSearch adalah sebuah fitur yang disediakan oleh mesin pencari untuk menyaring hasil pencarian dengan menghilangkan atau membatasi tampilan konten yang dianggap tidak pantas atau eksplisit. Fitur ini dirancang untuk memberikan hasil pencarian yang lebih aman dan sesuai dengan standar keluarga atau lingkungan tertentu.
Cukup dengan mengaktifkan SafeSearch, pengguna dapat membatasi kemunculan konten yang melibatkan unsur dewasa, kekerasan, atau materi eksplisit lainnya dalam hasil pencarian. Fitur ini terutama diakui karena membantu menjaga lingkungan online yang lebih aman, terutama untuk anak-anak yang dapat menggunakan mesin pencari untuk mencari informasi.
Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan SafeSearch melalui pengaturan di mesin pencari yang mereka gunakan. Beberapa penyedia layanan mesin pencari menyediakan opsi untuk mengunci pengaturan ini, sehingga sulit untuk mengubahnya tanpa izin yang sesuai.
Cara Membuka Safesearch
Setelah mengetahui apa itu SafeSearch, perlu diketahui cara membuka SafeSearch. Hal ini lantaran terkadang konten yang aman justru dilimitasi.
Melansir dari Panduan Bantuan Google, salah satu tanda bahwa SafeSearch terkunci adalah adanya ikon gembok yang terletak di sebelah kolom alamat pada peramban atau browser. Namun, jika pengguna ingin membukanya, maka dapat mengikuti panduan atau langkah-langkah di bawah ini, khususnya untuk mesin penelusuran Google:
- Buka komputer dan buka halaman 'Setelan SafeSearch' di alamat www.google.com/safesearch melalui peramban.
- Pilih salah satu diantara opsi ‘Filter’, ‘Blur’ atau ‘Off’. Jika memilih ‘Off’ maka fitur SafeSearch pun dinonaktifkan.
Meskipun penggunaannya jarang, pengguna dapat mengubah pengaturan SafeSearch di Bing dengan membuka menu opsi di Bing.com dan mencari bagian SafeSearch. Selanjutnya, untuk mesin penelusuran Yahoo, Anda dapat membuka halaman 'Yahoo Search Preferences'.
Cara Mengaktifkan SafeSearch
Berikutnya, dapat diketahui pula cara mengaktifkan SafeSearch. Cukup simak langkah berikut untuk mengetahuinya:
- Kunjungi situs https://www.google.com/safesearch
- Pilih salah satu diantara opsi ‘Filter’, ‘Blur’ atau ‘Off’. Jika memilih ‘Filter’ maka fitur SafeSearch pun akan berfungsi menyaring konten. Jika memilih filter ‘Blur’ maka SafeSearch pun berfungsi memburamkan konten.
Cara Kerja SafeSearch Secara Otonatis
Pahami cara operasional SafeSearch di Google Penelusuran. SafeSearch memiliki kemampuan untuk mendeteksi konten yang dianggap vulgar, seperti materi khusus dewasa dan kekerasan yang menakutkan.
Untuk menghalangi tampilan konten vulgar yang terdeteksi, pilih opsi "Filter". Opsi menjadi setelan bawaan ketika sistem Google mengenali bahwa pengguna mungkin berusia di bawah 18 tahun.
Jika ingin memburamkan gambar vulgar, pilih opsi "Blur". Fitur menjadi setelan bawaan jika opsi sebelumnya tidak berlaku.
Pilihan ini membantu memburamkan gambar yang dianggap vulgar, meskipun tautan dan teks vulgar masih mungkin muncul jika relevan dengan pencarian.
Dalam kondisi SafeSearch "Nonaktif", hasil pencarian yang relevan akan ditampilkan, meskipun termasuk konten vulgar.
Namun, jika pengguna tidak dapat mengubah pengaturan SafeSearch, hal tersebut mungkin disebabkan oleh kontrol dari akun, perangkat, atau administrator jaringan. Contohnya yakni merupakan akun anak atau siswa, orang tua dan pihak sekolah dapat mengunci SafeSearch ke opsi "Filter".
Kondisi lainnya yakni penggunaan jaringan Wi-Fi publik, seperti di bandara atau perpustakaan, juga mungkin mengunci SafeSearch ke opsi "Filter". Kontrol dari orang tua dalam sistem operasi dan perangkat lunak antivirus pengguna bisa memodifikasi pengaturan SafeSearch.
Pihak yang dapat Mengubah Setelan SafeSearch
Apabila pengguna utama mengatur Akun Google sendiri, pengguna tersebutlah yang memiliki kemampuan untuk mengontrol pengaturan SafeSearch. Jika orang tua membantu dalam mengelola akun melalui aplikasi Family Link, mereka dapat mengontrol pengaturan SafeSearch.
Saat masuk ke Akun Google Workspace for Education dan berada di bawah usia 18 tahun atau terhubung dengan institusi Sekolah Dasar dan Menengah, administrator dapat mengelola pengaturan SafeSearch pengguna tersebut. Administrator perangkat atau jaringan itu juga dapat mengunci SafeSearch ke opsi "Filter".
Untuk anak-anak di bawah 13 tahun atau mengikuti persyaratan usia yang berlaku di negara atau wilayah, maka akan ada pengaturan yang berbeda. Pihak yang masuk ke akun yang dikelola melalui Family Link, SafeSearch secara otomatis diatur ke opsi "Filter".
Hanya orang tua yang dapat mengubah pengaturan SafeSearch untuk akun tersebut. Baca lebih lanjut mengenai Penelusuran dan Akun Google anak dengan menggunakan aplikasi Family Link.
Jika pengguna ingin memastikan hasil SafeSearch di perangkat lain yang diatur, seperti PC atau MacBook, pengguna dapat melakukan pemetaan domain Google ke forcesafesearch.google.com. Pelajari cara menjaga agar SafeSearch selalu aktif di perangkat yang dikelola.



