15 Puisi Hari Pendidikan Nasional 2025 yang Menyentuh dan Penuh Makna

Destiara Anggita Putri
2 Mei 2025, 12:56
Puisi Hari Pendidikan Nasional 2025
Freepik
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Tepat pada hari ini, Jumat (2/5/2025), seluruh masyarakat Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas untuk mengenang perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam bidang pendidikan.

Tidak hanya itu, Hardiknas juga diperingati untuk merefleksikan kembali pentingnya pendidikan bagi masa depan bangsa.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional, termasuk dengan membagikan karya sastra seperti puisi di media sosial.

Berikut di bawah ini kumpulan puisi Hari Pendidikan Nasional 2025 yang bisa dijadikan sebagai inspirasi.

Puisi Hari Pendidikan Nasional 2025

Berikut ini 15 puisi dari berbagai sumber sebagai inspirasi bila ingin membuat karya sastra ini untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional 2025.

Puisi Hari Pendidikan Nasional
Puisi Hari Pendidikan Nasional 2025 (Freepik)

1. Pahlawan Selanjutnya

Karya: Ardaradja Kusuma B

Pattimura mempertajam pedang sebelum bertarung

Kita mempertajam pensil untuk bersiap belajar

Diponegoro bersiap dengan memperkuat pertahanan pasukannya

Kita juga akan membaca buku untuk bersiap di masa depan

Perjuangan pahlawan hebat masih ada

Api semangat diturunkan ke kita kawula muda

Untuk belajar dan menambah pengetahuan

Meneruskan perjuangan mereka melalui ilmu

Jangan berkecil hati dan semangat

Karena perjuangan kita pun sama hebatnya

Teruslah haus akan ilmu dan lapar akan fakta

Dengan itulah kita menjadi pahlawan selanjutnya

(Sumber: Buku Pijar: Antologi Puisi Pendidikan oleh Universitas Katolik Soegijapranata)

2. Ki Hajar Dewantara

Karya: Yuli Hendri

Kau pejuang pergerakan

Kau inspirator kemerdekaan

Bukan dengan senjata pedang atau tembakan

Di Taman Siswa semangat juang kau korbankan

Kau bagaikan pelita dalam kegelapan

Kau memerangi penjajahan dengan pendidikan

Di Taman Siswa benih kau semaikan

Berpihak pada anak sesuai kodrat alam dan kodrat zaman

Ki Hajar Dewantara

Kau berurat kawat dan berhati baja

Meskipun hujan, badai dan petir sahut-sahutan

Kau tegar, tekun, dan ulet sampai ditepian

Ki Hajar Dewantara

Maha Guru anak bangsa

Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani

Menumbuhkan karakter dan budi pekerti

Ki Hajar Dewantara

Kau bagaikan permata

Kau Pahlawan Pendidikan Indonesia

Namamu selalu bergelora bagaikan puspa bangsa

(Sumber: Buku Antologi Puisi Ku Kejar Mimpi Hingga Ke Ufuk Barat oleh Feni Legiani Rahmat, dkk.)

3. Matahari adalah Guruku

Karya: Shania Pandoh

Wahai guru

Kau adalah pahlawan tanpa tanda jasa

Aku ingin seperti dirimu, guru

Mencerdaskan generasi bangsa

Kau ibarat matahari bagiku 

Selalu hadir mewarnai hariku

Memberikan sinarmu bagiku

Tanpa mendapat  imbalan dariku

Guru, kau ibarat matahari

Mencerahkan langkah kakiku

Memberi ilmu pada diriku

untuk mencapai mimpi-mimpi

Guru, kau ibarat matahari bagiku

Kau bersinar terang bagiku 

Memberi semangat bagiku

Untuk belajar menuntut ilmu.

(Sumber: Buku Pijar: Antologi Puisi Pendidikan oleh Universitas Katolik Soegijapranata)

4. Pena

Karya: Ade Lanuari Abdan Syakuro

Pena...

Kuikat ilmu dengannya

Kutulis kisah sejarah bersamanya

Pena...

Kugapai cita-cita dengannya

Tak lupa teriring doa dan usaha

Sebagai wujud penghambaanku pada sang pencipta

Pena...

Bersamanya, kutulis cerita cinta berbau surga

Agar manusia tak terjebak pada dunia yang fana

Tak jelas asalnya, tak jelas pula hasilnya

Pena...

Simbol peradaban dari zaman purba ke zaman aksara

Di mana manusia tak lagi menghambakan diri pada mitos yang tak jelas asalnya

Pena...

Dengannya, hidup manusia menjadi mulia

Lantaran mencari ilmu untuk kesejahteraan dunia

5. Pelita Ilmu

Di bawah langit biru terbentang,

tangan-tangan kecil menggenggam harapan,

di tiap huruf yang kita bimbingkan,

lahir impian yang menjulang.

Guru adalah cahaya di malam kelam,

menuntun langkah-langkah penuh dendam,

menjadi lentera di medan kelam,

membuka gerbang masa depan yang dalam.

Tak henti semangat mengalir deras,

di lorong-lorong ilmu yang luas,

setiap peluh jadi emas,

membentuk bangsa yang tangguh dan tegas.

Hari ini kami berdiri gagah,

mengenang jasa yang tak pernah lelah,

Hari Pendidikan, jiwa yang ramah,

mengukir masa depan penuh berkah.

6. Hariku Pendidikanku

Hari-hari menuntut ilmu

Berjibaku dengan buku

Demi menggapai masa depanku

Pendidikan diutamakan

Jangan hidup dalam kebidihan

Orang pintar sejahtera

Memajukan nusa bangsa

Membangun negara cara dengan akhlak mulia

Menguatkannya dengan pengetahuan

Untuk membangun Indonesia Raya

Negeri indah yang kucinta

8. Sekolahku

Karya: Sukarni SPd SD

Kisah penting bermula dari bangkumu

Yang terbaik melangkah melalui

tapak jalanmu

Gelak tawa maupun sendu yang hadir

Menjadi lembar pembuka tabir

Banyak teman di sekitar

Ada guru yang begitu sabar

Yang membimbing saat belajar

Agar pengetahuanku melebar

Kutekadkan hati tuk jadi nomor satu

Dalam segala kompetensi ilmu

Karena adalah harapanku

Tuk membahagiakan orang tuaku

Membanggakan guru

Menjunjung tinggi nama sekolahku

Tak ada jemu dalam menuntut ilmu

Jantungmu mendenyutkan cerita

Semangatmu mengucap cita - cita

Dan hadirmu menjadikan makna

Tak akan kusiakan waktu

Dengan bergumul pada hal yang tak perlu

Karena waktu tak sesingkat itu

Maka, ku tak kan mau menyesali

Dengan berbuat hal yang merugikan diri

Di sinilah kuhabiskan waktu

Tuk beride dan berguru

Bercanda riang dengan teman

Menjadi hal yang membahagiakan

Sekolahku ....kebanggaanku

(Sumber: Buku Kumpulan Puisi oleh Sukarni SPd SD)

Puisi Hari Pendidikan Nasional 2024
Puisi Hari Pendidikan Nasional 2025 (Freepik)

9. Perpustakaan Sekolah

Karya: Dono Setiawan

Ramai waktunya istirahat

Teman-teman begitu semangat

Membaca buku di perpustakaan

Banyak koleksi buku bacaan

Ada tentang bunga

Ada tentang hewan mamalia

Banyak lagi buku-buku tersusun rapi

Perpustakaan begitu banyak koleksi

(Sumber: Buku 'Puisi Anak-Anak oleh Hendrik Eko Prasetiyo, dkk.)

10. Menggapai Impian

Karya: Ni Nengah Restari

Senyum terukir tipis

Menghias bibir yang manis

Langkah demi langkah berpijak

Mengejar angan yang bijak

Sejuta harapan kurengkuh

Laksa rintangan kutempuh

Laksa menuju kemenangan

Menggapai impian

Riang gembira jalan hidup

Hati ikhlas bahagia datang

Perjuangan dan doa penuh ikhlas

Bawa berkah yang berlimpah

11. Sang Penjaga Asa

Mereka menulis di buku kehidupan,

tentang mimpi dan keberanian,

dengan kesabaran tanpa balasan,

guru menjadi jantung peradaban.

Di pagi yang dingin mereka datang,

mengantar anak-anak menjemput terang,

dengan cerita, dengan bimbingan,

membuka pintu masa depan gemilang.

Tak ada kata cukup untuk jasa,

tak ada syair yang mampu membalas,

hanya doa dan semangat membara,

untuk pendidikan yang terus menyala.

Hari ini kami bersyukur sepenuh jiwa,

untuk ilmu yang membuka cakrawala,

Pendidikan Nasional, obor yang setia,

menuntun Indonesia menuju asa.

12. Semangat Anak Negeri

Semangat anak negeri

Dibangun hari ini

Di hari bersejarah bagi pendidikan bangsa Indonesia

Ilmu bermanfaat tak lekang oleh waktu

Para pendidik kami selalu mendampingi

Untuk meraih cita-cita

Dan masa depan kami

Kawan, ingatlah semua perjuangan

Pahlawan kita, guru kita, orang tua kita

Demi pendidikan kita setinggi langit

Lakukan yang terbaik maka

Masa depan cerah akan datang esok hari

13. Tempat penentu Masa Depanku

Karya: Nandria Dilla Resita

Kau adalah .....

Tempat yang selalu aku datangi

Tempat yang selalu membuatku senang

Dan tempat yang terkadang membuatku sedih

Karena kau adalah tempat untuk mengetahui kemampuanku yang belum tercapai

Sekolahku .....

Aku rela pergi pagi dan pulang sore demi untuk menimba ilmu kepadamu

Aku rela lelah untuk masa depanku

Oh sekolahku .....

Kau seperti tempat penghubung antara aku dan teman - temanku

Kau juga seperti rumah keduaku


Oh sekolahku .....

Tolonglah aku .....

Tampung aku agar aku bisa belajar dengan guru - guru

Yang juga Mendukungku untuk sukses di masa depan

Oh sekolahku .....

Bagiku kau adalah tempat penentu masa depanku

Dan kau adalah istanaku untuk menuju kesuksesan

(Sumber: Buku Sekolahku Istanaku Kumpulan Puisi Siswa SMPN 4 Surabaya)

14. Cinta Pendidikan

Pendidikan itu adalah cahaya

Yang menerangi setiap langkah hidup

Menuntun kita menuju cita-cita

Buku adalah sahabat sejati

Membuka wawasan dan pengetahuan

Membawa kita terbang lebih tinggi

Hari Pendidikan Nasional datang

Mengajak kita untuk terus belajar

Menjadi generasi penerus yang cerdas

15. Di Balik Papan Tulis

Di balik papan tulis yang berdebu,

terukir semangat tak pernah layu,

setiap huruf, setiap waktu,

membangun bangsa tanpa ragu.

Gemetar tangan tak jadi penghalang,

ketika ilmu mengalir tenang,

di ruang sempit penuh bimbang,

terbitlah harapan sepanjang zaman.

Hari ini bukan sekadar peringatan,

tapi janji untuk terus bertahan,

dalam deras hujan dan cobaan,

pendidikan tetap jadi andalan.

Terima kasih pada para pengajar,

yang hatinya tak pernah gentar,

mendekap masa depan yang besar,

dengan kasih yang tak pernah pudar.

Itulah 15 puisi Hari Pendidikan Nasional 2025 yang bisa dijadikan sebagai inspirasi bila ingin membuatnya untuk merayakan salah satu peringatan penting ini. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan