Kwik Kian Gie Meninggal Sakit Apa? Sempat Dirawat di Rumah Sakit 2 Bulan
Kwik Kian Gie meninggal sakit apa? Ekonom sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kwik Kian Gie, wafat pada Senin malam, 28 Juli 2025. Kabar duka disampaikan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin malam.
“Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Seorang ekonom, pendidik, dan nasionalis sejati. Sosok mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran, yang tetap teguh meski di tengah badai demi rakyat dan tanah air. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga dalam unggahan tersebut.
Kepergian Kwik Kian Gie meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat Indonesia, terutama para ekonom, akademisi, dan politisi yang pernah berkolaborasi dengannya. Dikenal sebagai sosok yang kritis, jujur, dan berani menyuarakan kepentingan rakyat, Kwik menjadi figur penting yang memberikan pengaruh besar dalam kebijakan ekonomi nasional sejak masa reformasi.
Kwik Kian Gie Meninggal Sakit Apa?
Kwik Kian Gie wafat di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan intensif selama dua bulan karena masalah pencernaan. Kabar ini dibenarkan oleh Hendrawan Supratikno, Politikus PDI-P, ia menyampaikan bahwa Kwik Kian Gie memang sudah lama mengalami keluhan pada sistem pencernaan.
"Beliau kerap mengeluh soal gangguan pencernaan," ujar Hendrawan
Saat ini, jenazah almarhum masih disemayamkan sambil menantikan kedatangan anggota keluarga, termasuk putri keduanya yang sedang dalam perjalanan dari London ke Jakarta.
“Putri kedua masih dalam penerbangan dari London,” tutur Hendrawan
Profil Singkat Kwik Kian Gie
Kwik Kian Gie lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada 11 Januari 1935, dan wafat pada 28 Juli 2025 dalam usia 90 tahun. Dalam perjalanan kariernya, Kwik pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), tahun 1999 hingga 2000.
Ia kemudian dipercaya sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas pada periode 2001–2004, di era kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri.
Dalam dunia politik, Kwik bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) sejak tahun 1987 dan pada tahun yang sama menjadi anggota Badan Pekerja MPR RI. Ia juga pernah duduk sebagai anggota Komisi IX DPR RI dan menjabat sebagai Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan DPP PDI Perjuangan pada periode 2000-2005.
Kwik Kian Gie meninggal sakit apa, diketahui karena mengalami masalah pencernaan. Penyakit tersebut menjadi penyebab utama kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya wafat pada usia 90 tahun. Kepergian Kwik Kian Gie meninggalkan duka mendalam bagi dunia ekonomi dan politik Indonesia.

