Apa itu Fenomena Supermoon? Bulan Berada di Jarak Terdekat Bumi

Anggi Mardiana
6 November 2025, 18:27
Fenomena Supermoon
Foto: AP/Petros Karadjias
Fenomena Supermoon
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Fenomena supermoon atau purnama perigee terjadi ketika orbit Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi dan bertepatan dengan fase purnama. Karena letaknya yang lebih dekat, cahaya yang dipantulkan Bulan tampak lebih terang, sementara ukurannya terlihat lebih besar dibandingkan biasanya.

Banyak masyarakat Indonesia menikmati keindahan supermoon, 5 November 2025. Pada malam tersebut, Bulan tampak sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan purnama biasanya. Fenomena ini menjadi supermoon terbesar tahun 2025, yang bisa disaksikan secara langsung dengan mata telanjang hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Apa itu Fenomena Supermoon?

Supermoon
Supermoon (Foto: AP/Petros Karadjias)

Supermoon adalah fenomena langit yang menakjubkan ketika bulan purnama terlihat lebih besar dan lebih terang dari biasanya. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 5 November 2025, saat Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi atau dikenal dengan istilah perigee.

Menurut penjelasan para astronom, perbedaan ukuran Bulan sebenarnya tidak terlalu besar, namun cukup mencolok untuk diamati dengan mata telanjang, terutama saat Bulan mulai muncul di cakrawala timur setelah Matahari terbenam.

Pada peristiwa kali ini, jarak Bulan tercatat kurang dari 357.000 kilometer dari Bumi. Kedekatan posisi tersebut membuat Bulan tampak lebih besar dan lebih terang dibandingkan dengan supermoon sebelumnya maupun yang diperkirakan terjadi pada bulan Desember mendatang.

Mengapa Supermoon 5 November 2025 Begitu Spesial?

Fenomena supermoon pada 5 November 2025 menjadi yang terbesar sepanjang tahun karena saat itu Bulan berada di titik perigee atau jarak terdekatnya dari Bumi. Puncak pengamatan terjadi sekitar pukul 20.19 WIB, ketika Bulan tampak sangat terang dan memukau di langit malam Indonesia. Beberapa hal yang membuat peristiwa ini begitu menarik antara lain:

• Hanya terjadi beberapa kali dalam satu tahun.
• Dapat diamati tanpa alat bantu seperti teleskop.
• Menjadi momen langka untuk mengabadikan keindahan langit malam yang menakjubkan.

Dampak Supermoon Terhadap Alam

Meskipun supermoon membuat Bulan terlihat seolah-olah lebih dekat ke Bumi, para ilmuwan menegaskan bahwa dampaknya terhadap alam, seperti pasang surut air laut, tidak terlalu signifikan. Pengaruh utamanya lebih terasa pada sisi visual dan emosional, di mana banyak orang merasa takjub akan keindahan alam semesta.
Selain itu, supermoon kerap dikaitkan dengan berbagai kepercayaan dan tradisi budaya di sejumlah negara. Namun secara ilmiah, fenomena ini murni merupakan konsekuensi alami dari pergerakan orbit Bulan yang mengelilingi Bumi.

Penyebab Supermoon

Penyebab terjadinya supermoon berkaitan dengan bentuk lintasan orbit Bulan yang mengelilingi Bumi, tidak berbentuk lingkaran sempurna. Rata-rata jarak orbit Bulan dari Bumi adalah sekitar 238.000 mil (382.900 km), namun posisi apogee (titik terjauh) dan perigee (titik terdekat) terus berubah setiap siklus bulan. Ketidaksempurnaan bentuk orbit ini disebabkan oleh pengaruh berbagai gaya pasang surut atau gravitasi yang terjadi pada Bulan.

Gaya gravitasi dari Bumi, Matahari, serta planet-planet lainnya turut mempengaruhi pergerakan Bulan. Kombinasi tarikan gravitasi yang berbeda-beda inilah yang menyebabkan variasi jarak Bulan terhadap Bumi, sehingga terkadang tampak lebih dekat (supermoon) atau lebih jauh (micromoon).

Fenomena supermoon menjadi salah satu peristiwa astronomi yang paling dinantikan oleh banyak orang. Ketika Bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi, cahaya yang dipantulkan tampak lebih terang dan ukurannya terlihat lebih besar dari biasanya, menciptakan pemandangan langit yang menakjubkan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan