6 Amalan yang Dianjurkan Dikerjakan Saat Puasa Nisfu Syaban
Dalam kalender Hijriah, Sya'ban merupakan bulan ke-8 yang memiliki kedudukan khusus sebagai masa persiapan spiritual sebelum memasuki ibadah puasa wajib. Di antara waktu yang paling banyak mendapat perhatian umat Islam pada bulan ini adalah nisfu syaban, yakni pertengahan bulan Syaban yang sarat dengan keutamaan.
Dalam tradisi Islam, nisfu syaban dipahami sebagai malam istimewa yang banyak dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah. Pada momen ini, umat Islam meyakini bahwa doa-doa lebih mudah dikabulkan dan dosa-dosa diampuni oleh Allah SWT. Karena itu, nisfu syaban kerap dijadikan momentum peningkatan kualitas ibadah menjelang Ramadhan.
Pengertian Nisfu Syaban dan Keutamaannya
Secara bahasa, nisfu syaban berarti pertengahan bulan Syaban. Dalam perhitungan kalender Hijriah, Nisfu Syaban jatuh pada malam tanggal 15. Malam ini disebut dalam berbagai riwayat sebagai waktu yang penuh keberkahan dan pengampunan.
Dalam perspektif keislaman, nisfu syaban dipandang penting karena diyakini sebagai malam diangkatnya catatan amal manusia dalam setahun dan digantikan dengan catatan yang baru. Oleh sebab itu, malam ini sering dimaknai sebagai kesempatan memperbaiki diri dan memperbarui niat dalam beribadah.
Keutamaan nisfu syaban disebutkan dalam sejumlah riwayat, salah satunya hadits riwayat Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman yang menyebutkan bahwa pada malam tersebut Allah SWT membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang memohon dengan sungguh-sungguh.
6 Amalan yang Dianjurkan Dikerjakan Saat Puasa Nisfu Syaban
Berikut enam amalan yang dianjurkan dikerjakan saat puasa nisfu syaban, bisa dilakukan untuk menambah pahala dan keberkahan.
1. Memperbanyak Doa
Malam nisfu syaban dikenal sebagai salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, memperbanyak doa menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Doa dapat dipanjatkan untuk memohon ampunan, keberkahan hidup, kesehatan, serta kesiapan iman menjelang Ramadhan.
2. Membaca Dua Kalimat Syahadat
Membaca dua kalimat syahadat pada nisfu syaban dianjurkan sebagai bentuk penguatan tauhid. Kalimat ini merupakan inti ajaran Islam dan memiliki keutamaan besar apabila dibaca secara konsisten, terlebih pada waktu-waktu yang memiliki keistimewaan seperti bulan Syaban.
3. Memperbanyak Istighfar
Sebagai manusia, dosa dan kelalaian tidak dapat dihindari. Karena itu, nisfu syaban menjadi momentum tepat untuk memperbanyak istighfar. Dengan istighfar, seorang muslim meneguhkan niat taubat dan memohon ampunan Allah SWT atas kesalahan yang telah lalu.
4. Memperbanyak Shalat Sunnah
Selain shalat wajib, nisfu syaban dianjurkan diisi dengan shalat sunnah, seperti shalat qiyamul lail, shalat tahajud, shalat hajat, maupun shalat tasbih. Shalat sunnah ini dimaknai sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas spiritual.
5. Membaca Surat Yasin
Surat Yasin dapat dibaca sebanyak tiga kali dengan niat memohon umur panjang dalam ketaatan, menolak bala, serta memohon kecukupan rezeki. Amalan ini merupakan hasil ijtihad sebagian ulama dan dipandang sebagai bentuk kebaikan yang bisa dilakukan selama Nisfu Syaban
6. Bersedekah dan Berbuat Baik
Selain ibadah individual, nisfu syaban juga dianjurkan diisi dengan amalan sosial. Bersedekah kepada fakir miskin, membantu orang yang membutuhkan, mempererat silaturahmi, serta saling memaafkan merupakan bentuk kebaikan yang dianjurkan. Amalan ini tidak hanya membawa manfaat sosial, tetapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

