Inilah Cara Daftar Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 yang Benar

Izzul Millati
26 Mei 2026, 10:02
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026
unsplash.com
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 melalui portal SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker. Pendaftaran dibuka sejak 19 Mei dan berlangsung hingga 9 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja muda Indonesia di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Pemerintah menyediakan kuota sekitar 30 ribu peserta pada tahap kedua setelah sebelumnya membuka tahap pertama untuk sekitar 20 ribu peserta pada Februari 2026.

Peserta yang diprioritaskan dalam program ini merupakan lulusan SMA dan SMK sederajat dengan usia minimal 17 tahun. Pelatihan diselenggarakan secara gratis melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta unit pelatihan kerja di berbagai daerah di Indonesia.

Pembukaan Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing tenaga kerja nasional.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan pemerintah menargetkan total 70 ribu peserta mengikuti pelatihan vokasi nasional sepanjang 2026.

“Kementerian Ketenagakerjaan membuka pelatihan anak-anak tamatan SMK dan SMA untuk kita latih di balai-balai kami di seluruh Indonesia sebanyak 70 ribu,” kata Afriansyah Noor dalam Sosialisasi Program Transmigrasi Patriot 2026 yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Transmigrasi.

Apa Itu Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026?

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 merupakan inisiatif peningkatan kompetensi kerja yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui jaringan BPVP serta unit pelatihan teknis daerah. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh kompetensi kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar tenaga kerja.

Melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026, peserta dapat mengikuti pelatihan di berbagai bidang seperti teknologi informasi, otomotif, manufaktur, tata boga, desain grafis, administrasi perkantoran, hingga digital marketing.

Pelatihan dilakukan menggunakan kombinasi teori dan praktik agar peserta memiliki keterampilan yang lebih aplikatif dan siap digunakan di dunia kerja. Pemerintah berharap lulusan program ini dapat langsung terserap di industri maupun membuka usaha mandiri.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah mengatakan program ini penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional. Menurutnya, pelatihan vokasi menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi perubahan kebutuhan industri.

Cara Daftar Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2

Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 dilakukan secara online melalui portal Skillhub dan SIAPkerja Kemnaker. Sistem pendaftaran dibuat terintegrasi agar peserta dapat mengikuti seluruh proses seleksi secara mandiri dan transparan.

Berikut cara pendaftarannya:

  • Buka laman resmi Skillhub Kemnaker di skillhub.kemnaker.go.id.
  • Tekan tombol “Masuk” untuk menuju portal SIAPkerja.
  • Peserta yang sudah memiliki akun dapat langsung login menggunakan username dan kata sandi.
  • Peserta yang belum memiliki akun wajib memilih menu “Daftar Sekarang”.
  • Isi data diri berupa email, nomor telepon, dan kata sandi sesuai identitas resmi.
  • Login kembali ke akun SIAPkerja setelah proses registrasi selesai.
  • Lengkapi profil akun SIAPkerja sebagai syarat mengikuti seleksi dan asesmen pelatihan.

Apa Saja Tahapan Asesmen Peserta?

Setelah melengkapi profil akun, peserta wajib mengikuti sejumlah asesmen melalui sistem SIAPkerja. Tahapan asesmen menjadi bagian penting dalam proses seleksi untuk mengukur minat, potensi, dan kesiapan peserta mengikuti pelatihan.

Berikut tahapan asesmen peserta:

  • Masuk ke menu “Aktivitas” pada akun SIAPkerja.
  • Pilih fitur “Asesmen”.
  • Isi Asesmen Penilaian Diri untuk mengetahui minat dan kecenderungan pilihan kerja.
  • Isi Asesmen Potensi Diri atau Self Potential Inventory (SPI) untuk mengukur kecocokan kemampuan dengan bidang pelatihan.
  • Pilih maksimal tiga program kejuruan dalam satu balai pelatihan melalui Skillhub.
  • Isi Asesmen Siap Latih yang mencakup tes pengetahuan umum, verbal, numerik, dan figural.

Asesmen Penilaian Diri bertujuan mengidentifikasi kecenderungan pilihan kerja peserta, baik untuk bekerja di dalam negeri, luar negeri, maupun berwirausaha. Sementara itu, Asesmen Potensi Diri digunakan untuk mengetahui tingkat kecocokan kemampuan peserta dengan jenis pelatihan yang dipilih.

Kemnaker menegaskan seluruh asesmen wajib diselesaikan sebelum batas akhir pendaftaran pada 9 Juni 2026 agar peserta dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Kapan Jadwal Seleksi dan Pengumuman?

Setelah masa pendaftaran ditutup, peserta akan mengikuti tahapan seleksi dan wawancara yang dilakukan oleh Kemnaker melalui jaringan BPVP dan unit pelatihan kerja di berbagai daerah.

Berikut jadwal seleksi Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2:

  • Pendaftaran peserta: 19 Mei–9 Juni 2026
  • Seleksi dan wawancara: 10–17 Juni 2026
  • Pengumuman hasil seleksi: 18 Juni 2026
  • Orientasi dan kick off program: 22 Juni 2026

Program pelatihan ini diselenggarakan secara nasional di 21 Unit Pelaksana Teknis BPVP dan 13 Satuan Pelayanan serta Unit Pelatihan Teknis Daerah di seluruh Indonesia.

Pemerintah berharap pelaksanaan program secara nasional tersebut dapat menjangkau lebih banyak angkatan kerja muda yang membutuhkan pelatihan keterampilan kerja.

Fasilitas Apa yang Didapat Peserta?

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan memperoleh berbagai fasilitas selama mengikuti pelatihan. Seluruh biaya program ditanggung pemerintah sehingga peserta tidak dikenakan biaya pelatihan.

Berikut fasilitas yang diperoleh peserta:

  • Pelatihan vokasi gratis
  • Makan siang selama pelatihan
  • Bantuan transportasi
  • Insentif harian Rp20 ribu
  • Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
  • Sertifikat pelatihan BPVP
  • Sertifikat kompetensi resmi yang dikeluarkan olehi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
  • Fasilitas asrama sesuai kriteria peserta

Afriansyah Noor mengatakan pemerintah berharap program tersebut mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja muda Indonesia agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri.

Dengan adanya Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026, pemerintah berharap kualitas sumber daya manusia Indonesia semakin meningkat dan mampu bersaing di dunia kerja modern.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan