Kronologi Ferran Torres Bobol Gawang Argentina di Menit 106
Final Piala Dunia 2026 menghadirkan duel dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB. Pertandingan tersebut menjadi laga puncak turnamen Piala Dunia pertama yang diikuti 48 negara sekaligus mempertemukan juara Eropa dengan juara bertahan dunia, mengutip dari The Guardian.
Selama 90 menit, kedua tim gagal mencetak gol meski Spanyol mendominasi jalannya pertandingan. Kebuntuan baru terpecahkan pada babak tambahan waktu ketika Ferran Torres mencetak gol pada menit ke-106. Gol tersebut memastikan kemenangan Spanyol 1-0 sekaligus mengantarkan La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua setelah sukses pada edisi 2010.
Keberhasilan itu sekaligus menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada 2022. Bagi Lionel Messi, pertandingan tersebut juga diperkirakan menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai masa depannya bersama tim nasional.
Kronologi Ferran Torres Bobol Gawang Argentina
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim asuhan Luis de la Fuente menguasai bola lebih lama dan berulang kali membangun serangan melalui Lamine Yamal, Nico Williams, Dani Olmo, serta Mikel Oyarzabal. Meski menciptakan banyak peluang, Spanyol selalu gagal menaklukkan Emiliano Martínez yang tampil sangat gemilang di bawah mistar gawang Argentina.
Sebaliknya, Argentina lebih banyak bertahan dan menunggu kesempatan menyerang setelah berhasil merebut bola. Pendekatan tersebut membuat pertandingan berlangsung seimbang dari sisi skor meskipun Spanyol mendominasi permainan. Hingga waktu normal berakhir, kedudukan masih imbang tanpa gol.
Momentum pertandingan berubah ketika Enzo Fernández menerima kartu merah sehingga Argentina harus bermain dengan 10 pemain pada babak tambahan waktu. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol untuk terus meningkatkan tekanan ke area pertahanan lawan.
Gol penentu akhirnya tercipta pada menit ke-106. Serangan dibangun dari sisi kanan melalui Pedro Porro yang melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Bola kemudian disambut sundulan Nico Williams dan mengarah ke Ferran Torres yang berdiri di depan gawang. Tanpa membuang kesempatan, Ferran Torres melepaskan tendangan kaki kiri dari jarak dekat yang tidak mampu dihentikan Emiliano Martínez. Bola bersarang di bawah mistar gawang dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Setelah gol tersebut, Spanyol lebih banyak mengendalikan tempo permainan hingga peluit panjang dibunyikan. Argentina berusaha mencari gol penyeimbang, tetapi gagal menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan gawang Unai Simón. Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Jalannya Pertandingan Final Piala Dunia 2026
Laga final berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Spanyol tampil dominan melalui penguasaan bola dan tekanan beruntun ke lini pertahanan Argentina. Sebaliknya, Argentina lebih banyak menunggu di area sendiri sambil sesekali melancarkan serangan balik ketika mendapatkan ruang.
Dominasi Spanyol tercermin dari banyaknya peluang yang diciptakan sepanjang pertandingan. Namun, penampilan luar biasa Emiliano Martínez membuat Argentina tetap bertahan. Emiliano Martínez tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang Spanyol sehingga pertandingan bertahan tanpa gol hingga babak tambahan waktu.
Meski bertahan dengan disiplin, Argentina kehilangan momentum setelah Enzo Fernández diusir wasit. Bermain dengan 10 pemain membuat tekanan Spanyol semakin sulit dibendung. Keunggulan jumlah pemain akhirnya berbuah gol kemenangan melalui Ferran Torres pada menit ke-106.
Hingga pertandingan usai, Argentina tidak mampu membalas. Spanyol pun menutup turnamen dengan kemenangan 1-0 dan kembali menjadi juara dunia setelah penantian selama 16 tahun.
