Ada Modus Sebar Virus Lewat Lowongan Kerja LinkedIn, Ini Kata Tim Kaspersky

Izzul Millati
9 September 2026, 11:23
penipuan lowongan kerja LinkedIn
Google Play Store
penipuan lowongan kerja LinkedIn
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Platform rekrutmen profesional, LinkedIn, kini tidak hanya menjadi sarana mencari peluang karier tetapi juga target ekspansi kejahatan siber. Laporan terbaru dari perusahaan keamanan siber global, Kaspersky, mengungkapkan adanya peningkatan kampanye penipuan lowongan kerja LinkedIn yang dimanfaatkan oleh kelompok hacker untuk menyebarkan malware atau virus berbahaya.

Serangan ini mengeksploitasi kepercayaan pencari kerja profesional dengan menyisipkan berkas terinfeksi di balik proses seleksi teknis. Temuan tersebut menjadi peringatan penting bagi publik agar ekstra waspada saat berinteraksi dengan profil perekrut anonim yang menawarkan kesempatan kerja eksklusif di platform profesional.

Siapa, Kapan, dan Di Mana Serangan Terjadi?

Tim Global Research & Analysis (GReAT) Kaspersky mengidentifikasi bahwa aktor utama di balik penyebaran malware ini adalah kelompok penjahat siber berjuluk Mirage Kitten. Berdasarkan hasil analisis keamanan yang dipublikasikan pada awal September 2026, kelompok ini melancarkan aktivitas mata-mata siber (cyberespionage) yang menyasar sektor-sektor vital.

Ruang lingkup dan dampak dari kampanye penipuan ini menyasar para pengembang perangkat lunak (software developer) yang bekerja di industri penerbangan, kedirgantaraan, dan teknologi finansial (fintech). Wilayah yang terdampak berfokus di kawasan Timur Tengah dan Afrika seperti Mesir, Ethiopia, dan Afganistan, serta terdeteksi meluas ke Jerman, Turki, Israel, India, hingga Irlandia. 

Sementara itu, tujuan utama serangan ini adalah untuk melakukan pencurian data sensitif, ekstraksi kode sumber (source code), dan penguasaan akses jarak jauh terhadap jaringan internal perusahaan tempat korban bekerja.

Alur Modus Penipuan di LikedIn untuk Menyebar Virus

Kelompok Mirage Kitten memilih metode rekayasa sosial (social engineering) karena tingkat keberhasilannya yang tinggi dalam menembus pertahanan awal organisasi. Alih-alih menyebarkan link phishing secara acak di forum terbuka, penipu melakukan pendekatan personal untuk membangun narasi profesional yang meyakinkan.

Alur operasional penipuan lowongan kerja di LinkedIn ini dijalankan melalui tahapan berikut:

  • Penipu menyamar sebagai spesialis akuisisi bakat (talent acquisition) atau perekrut dari perusahaan big tech, BUMN, atau institusi ternama. Kontak dilakukan langsung via pesan pribadi (Direct Message) LinkedIn.

  • Perekrut fiktif mengundang target untuk mengikuti asesmen pengkodean (coding challenge). Berkas tantangan ini disimpan di layanan penyimpanan cloud sah seperti Amazon S3 agar lolos dari penyaringan keamanan email awal.

  • Penipu menetapkan tenggat waktu singkat (1–3 jam) dan melarang penggunaan alat bantu berbasis kecerdasan buatan (AI) seperti GitHub Copilot. Larangan AI ini dirancang khusus agar calon korban tidak mengunduh kodenya ke alat pemindai pintar yang berpotensi mendeteksi keberadaan malware.

  • Saat korban mengunduh berkas Zip, memasang dependency proyek, dan menjalankan aplikasi di komputer kerja mereka, skrip berbahaya otomatis berjalan di latar belakang.

Dua Jenis Malware Berbahaya yang Disebarkan

Evolusi taktik Mirage Kitten ditandai dengan pergeseran penggunaan kode native menuju skrip lintas platform berbasis Node.js dan JavaScript. Perubahan ini memungkinkan virus berjalan lancar di berbagai sistem operasi, baik Windows, macOS, maupun Linux.

Dua jenis malware baru yang ditemukan oleh Kaspersky dalam kampanye loker palsu di LinkedIn meliputi:

  • NodeRabbit: Trojan Access Remote (RAT) berbasis Node.js yang disembunyikan di dalam paket dependency lokal (seperti paket npm colorized_terminal). Saat proyek dijalankan, NodeRabbit membuka pintu belakang (backdoor) yang memberikan kendali penuh kepada peretas atas perangkat korban.

  • PollCat: RAT berbasis JavaScript yang menyamar sebagai aplikasi uji React. Malware ini berpura-pura meminta one-time password (OTP) dari perekrut. Namun, PollCat sebenarnya sudah aktif mengumpulkan informasi sistem, memindai direktori, dan mengirimkan data ke server penyerang sebelum OTP dimasukkan.

Langkah Mencegah Penipuan Lowongan Kerja di LinkedIn

Pencari kerja dan profesional perlu meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari ancaman lowongan kerja palsu di LinkedIn yang makin canggih.

Berikut adalah panduan pencegahan yang direkomendasikan oleh pakar keamanan siber:

  • Melakukan Verifikasi Profil Perekrut: Cek keaslian profil yang menghubungi via LinkedIn. Waspadai profil dengan jumlah koneksi minim, riwayat kerja janggal, atau tanpa tautan resmi ke situs perusahaan.

  • Memvalidasi Lowongan Kerja Resmi: Konfirmasikan keberadaan posisi yang ditawarkan ke saluran resmi perusahaan atau departemen HRD terkait. Jangan mudah tergiur oleh tawaran gaji yang jauh di atas standar pasar.

  • Tidak Membuka Berkas Bertema Rekrutmen dari Sumber Luar: Hindari mengunduh, mengekstrak, atau menjalankan paket kode dari tautan penyimpanan awan pribadi yang dikirimkan oleh pihak tak dikenal.

  • Memeriksa Kode dan Dependency: Bagi pengembang, periksa isi repositori atau berkas Zip secara manual sebelum menjalankan perintah instalasi (dependency) atau mengeksekusi skrip aplikasi.

  • Memasang Proteksi Endpoint Terkini: Gunakan solusi keamanan siber yang dilengkapi fitur Endpoint Detection and Response (EDR) guna mendeteksi aktivitas mencurigakan dari skrip Node.js dan JavaScript.

Meningkatnya tren lowongan kerja LinkedIn yang dijadikan sarana penyebaran virus menunjukkan pentingnya sikap kritis dalam berjejaring. Memahami modus operasional lowongan kerja palsu di LinkedIn menjadi kunci utama agar ruang gerak penipuan lowongan kerja di LinkedIn dapat dibendung.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan