BRI (BBRI) Tebar Dividen Interim Rp 8,63 Triliun Hingga Senin Esok

Lona Olavia
5 Januari 2023, 10:52
BRI (BBRI) Tebar Dividen Interim Rp 8,63 Triliun Hingga Senin Esok
Dokumentasi BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen tahun buku 2021 sebesar Rp26,40 triliun atau setara 85% dari laba bersih perseroan

 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) (BRI) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 8,63 triliun atau Rp 57 per lembar saham.

Direktur Keuangan BRI Viviana mengungkapkan bahwa sebesar kurang lebih Rp 8,63 triliun akan dibagikan dalam bentuk dividen interim. Di mana senilai kurang lebih Rp 4,59 triliun akan masuk ke kas negara dan sisanya dibagikan kepada investor publik.

“Dividen ini merupakan bentuk nyata komitmen BRI untuk memberikan economic value kepada seluruh stakeholders, terutama kontribusi bagi penerimaan negara,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/1).

Keterbukaan informasi dividen interim ini dilaksanakan pada Jumat, 30 Desember 2022. Maka, masyarakat yang memiliki saham BBRI di pasar regular dengan cumulative date (cum date) hingga Senin, 9 Januari 2023 berhak menerima dividen interim ini. Sementara cum date di pasar tunai dan recording date dijadwalkan hingga Rabu, 11 Januari 2023 dan payment date pada Jumat, 27 Januari 2023.

Lebih lanjut, Viviana menyebut dengan sumber pertumbuhan baru yang terus diciptakan BRI saat ini, BRI memiliki potensi untuk terus memberikan dividen yang optimal bagi pemegang saham. Hal ini dimulai dengan menetapkan 85% dividen payout ratio di tahun 2022 atas laba tahun 2021.

Tercatat BRI mencatatkan laba bersih Rp 39,31 triliun atau tumbuh 106,14% year on year  pada akhir September 2022. Adapun total pembiayaan BRI Group tercatat mencapai Rp 1.111,48 triliun atau tumbuh 7,92% yoy. Secara khusus, portofolio kredit UMKM BRI meningkat sebesar 9,83% yoy dari Rp 852,12 triliun di akhir September 2021 menjadi Rp 935,86 triliun di akhir September 2022. Hal ini menjadikan proporsi kredit UMKM dibandingkan total kredit BRI terus meningkat, menjadi sebesar 84,20%.

Kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat. Hal ini terlihat dari LDR bank secara konsolidasian yang terjaga di level 88,51% dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,14%.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait