Penumpang Kereta Kini Bisa Menikmati WiFi Gratis dan Live Cooking

KAI juga melakukan percepatan waktu tempuh untuk rute jarak jauh sebagai bentuk perbaikan layanan.
Image title
28 September 2021, 13:47
penumpang kereta, kereta
@KAI121/twitter
Kereta Api Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyediakan layanan WiFi gratis dan live cooking untuk perjalanan kereta jarak jauh. Mereka juga mempercepat waktu tempuh untuk sejumlah rute kereta.

Untuk layanan WiFi, KAI baru menyediakan di enam kereta jarak jauh yakni Taksaka (Jakarta-Yogyakarta), Argo Lawu (Jakarta-Solo), Argo Bromo Anggrek (Jakarta-Surabaya), Argo Wilis (Surabaya-Bandung), Argo Parahyangan (Jakarta-Bandung), dan Argo Dwipangga (Jakarta-Solo)

Sementara itu, layanan live cooking kini bisa dinikmati  di kereta Taksaka, Argo Lawu,  Argo Bromo Anggrek, Argo Wilis, dan Argo Dwipangga. 

"Ini untuk menciptakan customer experience. Dengan perbaikan layanan secara intensif maka kami berharap bisa meningkatkan animo masyarakat untuk tetap setia menggunakan kereta sebagai angkutan utamanya," ujar Dirut KAI Didiek Hartantyo, pada acara HUT KAI ke-76 pada Selasa (28/9)

KAI juga akan mempercepat waktu tempuh di sejumlah kereta, di antaranya KA Argo Bromo Anggrek dari 8 jam 44 menit menjadi 8 jam 10 menit. Argo Lawu dari 7 jam 58 menit menjadi 7 jam 4 menit. 
Sementara itu, perjalanan KA Taksaka kini hanya 6 jam 25 menit dan KA Argo Wilis menjadi 9 jam 35 menit.

"Pandemi memaksa kita untuk melakukan perubahan . Kami ingin bergerak cepat dan melayani penumpang lebih baik,"tuturnya.

KAI kini juga memudahkan penumpang dalam mencari moda transortasi dari/menuju stasiun. Aplikasi KAI access kini bisa  digunakan untuk memesan taxi.

 Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap bisnis PT KAI mengingat ada pembatasan kegiatan masyarakat dan pemberhentian operasional. Pada tahun 2020, KAI merugi hingga Rp 1,69 triliun, dari untung Rp 2,02 triliun pada 2019.

Kerugian sudah mulai bisa ditekan pada semester I 2021 seiring penurunan angka Covid-19. Pada Januari-Juni 2021, KAI membukukan kerugian sebesar Rp 454 miliar, lebih baik dibandingkan pada semester I tahun 2020 yakni Rp 1,33 triliun.

Data PT Kereta Api Indonesia menunjukan jumlah penumpang KA Jarak Jauh dan lokal sudah membaik menyusul pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKKM). Kondisi ini diharapkan bisa memperbaiki kinerja keuangan KAI.

Pada periode perpanjangan PPKM yaitu 15-21 September 2021 adalah sebanyak 189.664 orang, dengan rata-rata pelanggan harian sebanyak 27.095 pelanggan.

Jumlah tersebut meningkat 8,5% jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya yakni 8-14 September 2021. Pekan lalu, total volume penumpang mencapai 174.776 pelanggan atau rata-rata 24.968 pelanggan per hari.




News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait