Penambahan Kasus Covid-19 Melambat, Jakarta Terendah dalam Sebulan

Penambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta adalah yang terendah sejak 27 Januari 2022 yakni 4.149 kasus atau hampir sebulan lebih.
Image title
25 Februari 2022, 19:14
covid, Covid-19, Jakarta
ANTARA FOTO/Basri Marzuki/hp.
Seorang sopir ambulans mengangkat jempolnya usai mengangkut pasien positif COVID-19 di Rumah Sakit Undata, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (23/2/2022).

Indonesia hari ini, Jumat (25/2), melaporkan tambahan kasus Covid -19 sebanyak 49.447 orang, turun 13,8% dibandingkan hari sebelumnya.

Dari tambahan kasus sebanyak 49.447 pada hari ini, sebanyak 48.748 merupakan transmisi lokal dan 699 kasus merupakan dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Penurunan kasus terjadi di hampir seluruh provinsi di Indonesia, termasuk di seluruh provinsi di wilayah Jawa-Bali.

Namun, sejumlah provinsi juga masih mencatatkan lonjakan kasus. Lonjakan kasus hari ini terjadi di Kalimantan Utara.

Advertisement

Tambahan kasus corona harian di Kalimantan Utara mencapai 599 kasus, naik 227% dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 183 kasus. Seluruh tambahan kasus itu berasal dari transmisi lokal.

Kenaikan kasus harian juga terjadi di Aceh, yaitu 171 kasus atau naik 31,5% dibandingkan sehari yang lalu sebanyak 130 kasus. Seluruh tambahan kasus harian di Aceh berasal dari transmisi lokal.

Kemudian, peningkatan kasus  terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada hari ini, total tambahan kasus di NTT mencapai 978 kasus atau naik 22,4%. Seluruh tambahan kasus tersebut berasal dari transmisi lokal.

Adapun, sumbangan kasus terbanyak hari ini masih didominasi dari Pulau Jawa. Total tambahan kasus corona di Jawa Barat sebanyak 11.040 kasus., turun dbandingkan hari sebelumnya (12.937).

Kemudian, Jawa Timur mencatat tambahan 5.729 kasus. Selanjutnya, sumbangan kasus terbanyak ketiga berasal dari Jawa Tengah sebanyak 4.927 kasus.

 DKI Jakarta berada di posisi ke empat dengan jumlah 4.524, turun dibandingkan hari sebelumnya (6.855).

Kasus di Jakarta adalah yang terendah sejak 27 Januari 2022 yakni 4.149 kasus atau hampir sebulan lebih.

Sebagai informasi, kasus di Jakarta naik sejak di awal Januari dan melonjak drastis di awal Februari tahun ini serta mencapai puncaknya pada 6 Februari 2022 yakni 15.825.

 Tambahan kasus hari ini berasal dari pemeriksaan terhadap 257.753 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 84.979 orang tes dengan Polymerase Chain Reaction (PCR). Sementara, 461 orang diperiksa dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan 190.313 orang tes antigen.

Dengan demikian, rasio positif hari ini sebesar 17,93%. Bila dirinci, rasio positif PCR dan TCM sebesar 43,81%, sementara rasio positif antigen sebesar 6,32%.

Kementerian Kesehatan juga mencatat total kasus sembuh harian sebesar 61.361 orang. Dengan tambahan kasus sembuh tersebut, total penyintas Covid-19 sejak 2 Maret 2020 mencapai 4.736.234 orang.

Sementara, total pasien Covid-19 yang meninggal hari ini mencapai 244 orang. Kematian terbanyak disumbang oleh Jawa Tengah, yaitu 67 orang.

Jika ditotal, jumlah pasien corona yang meninggal mencapai 147.586 orang.

 Kementerian Kesehatan juga mencatat kasus aktif hari ini turun 12.158 orang. Dengan demikian, total kasus aktif saat ini mencapai 573.955 orang. Sedangkan, jumlah suspek hari ini mencapai 31.895 orang.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan, penularan virus corona akan berlangsung dalam waktu yang lama.

Untuk itu, ia menilai masyarakat harus bisa beradaptasi dengan pandemi corona. Dengan demikian, warga bisa memutar roda perekonomian, hidup secara produktif, serta menjaga sistem kesehatan.

"Sesuai prediksi para ahli, pandemi akan berlangsung lama. Tidak ada yang tahu berapa lama," kata Budi dalam DBS Asian Insight Conference 2022 yang digelar DBS bersama Katadata, Kamis (24/2).

Reporter: Rizky Alika
Editor: Maesaroh
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait