7 Aplikasi Belajar Online Gratis untuk Siswa dan Guru

Layanan gratis yang ditawarkan berupa fitur untuk guru/sekolah membuat kelas online, program belajar mandiri, hingga live-teaching layaknya sekolah harian.
Martha Ruth Thertina
17 Maret 2020, 15:11
Belajar Online, Belajar nline Gratis, Aplikasi Belajar Online Gratis, Corona, Virus Corona, Sekolah Tutup, Ruangguru, Zenius, Google, Microsoft
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/nz
Seorang anak menonton video belajar digital dari rumah di Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/03/2020). Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kebijakan untuk bekerja, belajar dan beribadah di rumah perlu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Presiden Joko Widodo meminta masyarakat untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah di tengah wabah virus corona. Untuk mendukung aktivitas belajar dari rumah, beberapa startup pendidikan dan perusahaan teknologi berkomitmen untuk memberikan bantuan gratis.

“Mendikbud telah mengkoordinasi ini sehingga hari ini kita mendapatkan bantuan gratis untuk belajar online, dari Ruangguru, Zenius, Google, Microsoft, Quiver, Sekolahmu, dan Kelas Pintar,” Jokowi dalam Konferensi Pers di Istana Negara, Jakarta Senin (17/3).

(Baca: Transaksi 8 Aplikasi untuk Work From Home Melonjak Efek Pandemi Corona)

Ia berharap guru bisa mengarahkan para siswa untuk menggunakan layanan gratis tersebut, sehingga aktivitas belajar dari rumah bisa berjalan efektif dan mobilitas para murid bisa diredam.

Berdasarkan penelusuran katadata.co.id, terdapat beragam layanan gratis yang disediakan startup pendidikan dan perusahaan teknologi, dari mulai sekelompok fitur untuk guru/sekolah membuat “kelas online”, program belajar mandiri, hingga program live-teaching layaknya sekolah harian.

1. Ruangguru

Ruangguru membuka program sekolah online gratis setiap hari dimulai sejak Senin, 16 Maret 2020, dari pukul 08.00-12.00 WIB setiap Senin sampai Jumat. Sekolah online bisa diakses melalui aplikasi Ruangguru.

Sekolah online tersedia untuk semua jenjang kelas dan mata pelajaran inti, dengan kurikulum nasional, dan dipandu oleh guru dari Ruangguru. Program ini bisa dimanfaatkan oleh semua pengguna aplikasi baik yang sudah berlangganan maupun belum.

“Semua mata pelajaran dari kelas 1 SD sampai 12 SMP yang mencakup IPA IPS, akan dibahas secara langsung secara paralel setiap hatinya layaknya belajar di sekolah degan interaksi,” kata Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru Belvara dalam penjelasan melalui video.  

Program ini bisa diakses oleh murid yang sekolahnya sedang diliburkan maupun tidak. Sesi sekolah online yang sudah selesai bisa diputar ulang. Selain sekolah online, para murid bisa mengerjakan soal di fitur bank soal dan try out secara gratis.

Aplikasi Ruangguru bisa diunduh di Play Store maupun App Store. Adapun Ruangguru bekerja sama dengan Telkomsel memberikan kuota internet gratis 30 Gigabyte (GB) bagi penggunanya untuk mengakses materi belajar selama sebulan.

2. Zenius

Zenius menyediakan layanan belajar mandiri gratis dalam rangka persiapan Ujian Nasional. Pengguna Zenius bisa mengakses puluhan ribu video materi belajar lengkap untuk SD, SMP, SMA untuk kurikulum KTSP, kurikulum 2013, dan kurikulum 2013 revisi. Aplikasi Zenius bisa diunduh di Play Store maupun App Store.

“Selain diakses gratis, mayoritas video pembelajaran dihadirkan dalam format whiteboard yang memerlukan kuota internet paling hemat,” kata CEo Zenius Education Rohan Monga dalam siaran persnya.

3. Google: Google Suite for Education

Google Suite for Education menyediakan fitur-fitur untuk membantu siswa dan guru melakukan aktivitas belajar-mengajar di mana pun dan kapan pun, baik secara online maupun offline. Salah satu fitur yang dimaksud misalnya Classroom.

Guru bisa membuat “kelas” yang diikuti oleh siswa-siswanya. Dalam “kelas” tersebut, guru bisa melakukan percakapan tertulis, memberikan tugas, memberikan penilaian, bahkan streaming video.

“Google Suite for Education gratis dan akan tetap gratis untuk sekolah,” demikian tertulis dalam situsnya.

4. Microsoft: Office 365 for Education

Office 365 Education mencakup fitur Word, Excel, PowerPoint, OneNote, Microsoft Teams, plus alat ruang kelas lainnya. Dengan layanan ini, guru dan murid bisa menciptakan ruang kelas yang terus terkoneksi secara online.

Layanan ini bisa diperoleh secara gratis hanya dengan memasukkan alamat email sekolah yang sah dalam laman Microsoft Indonesia yang membahas tentang produk Office 365 Education.

5. Quipper School

Quipper School adalah platform sekolah digital tanpa biaya. Melalui platform ini, guru dapat mengirim dan mengelola materi pembelajaran, ujian, serta nilai siswa secara online. Sedangkan siswa dapat mengerjakan pekerjaan rumah, tugas, dan ujian juga secara online dengan mudah.

Quicker School menggunakan teknologi manajemen kelas digital (Learning Management System/LMS). “Pemanfaatan edtech dengan LMS dapat menjadi solusi untuk memaksimalkan kegiatan belajar-mengajar bagi para guru dan siswa sebagai antisipasi yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait penyebaran Covid-19,” ujar Business Development Manager Quipper Indonesia Ruth Ayu Hapsari dalam siaran persnya.

6. Sekolahmu

Sekolahmu menyediakan beragam materi ajar yang bisa diakses melalui aplikasi maupun situs resminya. Materi pelajaran yang disediakan telah disusun dengan melibatkan sejumlah instansi pendidikan, seperti Sekolah Lazuardi, Cikal, dan Yayasan Diponegoro.

Saat ini, Sekolahmu tengah membuka semua materi pelajarannya secara gratis seiring kebijakan pemerintah untuk belajar dari rumah di tengah wabah corona. Dalam situs Sekolahmu juga terdapat sesi sekolah online gratis dengan format live streaming melalui Youtube, dipandu guru dari berbagai sekolah.  

7. Kelas Pintar

Kelas Pintar memberikan akses gratis selama sebulan untuk guru dan siswa di seluruh Indonesia. Kelas pintar menyediakan beragam materi ajar untuk para siswa. Terdapat juga fitur-fitur lainnya, seperti fitur assesment yang memungkinkan guru untuk berinteraksi dengan murid secara online.

Kemudian, fitur Tanya yang bisa digunakan siswa untuk bertanya kepada guru secara online mengenai materi ajar atau soal. "Kami menambahkan jam operasional fitur Tanya menjadi dua sesi pada pukul 09.00-12.00 dan 18.00-21.00 untuk memaksimalkan proses pembelajaran tetap berlanjut, kapan dan dari manapun," kata Founder Kelas Pintar Fernando Uffie melalui keterangan persnya.

Reporter: Rizky Alika, Fahmi Ahmad Burhan

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait