Microsoft Rilis Situs Pelacak Virus Corona Lewat Mesin Pencari Bing

Penulis: Desy Setyowati

16/3/2020, 21.31 WIB

Microsoft luncurkan situs pelacak virus corona lewat Bing, setelah Trump umumkan Google bakal merilis platform pengujian covid-9.

Microsoft Rilis Situs Pelacak Virus Corona Lewat Mesin Pencari Bing
123RF.com
Ilustrasi Microsoft

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) Microsoft meluncurkan situs pelacak virus covid-19 lewat mesin pencari, Bing. Platform itu menyediakan statistik kasus virus corona di setiap negara.

Tampilannya akan berupa peta yang menunjukkan jumlah kasus per negara, termasuk yang sembuh dan meninggal dunia. Di AS, pengguna dapat melihat data per negara bagian.

Microsoft mengatakan situs itu menarik data dari berbagai sumber seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Eropa (ECDC), dan Wikipedia.

Hanya, ketika The Verge memeriksa berita yang relevan dengan virus corona di Inggris melalui situs itu, laporan yang muncul justru terkait perbaikan rumah di Prancis dan Spanyol. Lalu, artikel terkait pandemi corona di Belanda yang teranyar di situs itu sebenarnya sudah tayang dua pekan lalu.

(Baca: Bantah Trump, Google Tidak Kembangkan Situs Pengujian Virus Corona)

Microsoft mengumumkan situs pelacak virus corona itu dua hari setelah Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa Google bakal meluncurkan platform pengujian covid-19. Walaupun hal itu dibantah Google.

Dalam sebuah unggahan di blog resmi, CEO Google Sundar Pichai menjelaskan bahwa situs web itu memuat materi pendidikan dan praktik untuk mencegah penularan virus corona covid-19.

“Itu mencakup tautan ke situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC), serta tips dan alat yang bermanfaat dari Google untuk individu, pengajar, dan bisnis,” kata Pichai melalui blog Google dikutip dari CNN Internasional, Senin (16/3).

(Baca: Jurus Google Basmi Hoaks Corona: Gaet Kemenkes dan Algoritma Khusus)

Sejauh ini, pengguna bisa mengakses data terkait penyebaran virus corona melalui situs resmi WHO ataupun Healthmap yang dikembangkan oleh Mapbox dan OpenStreetMaps. Lalu, Universitas John Hopskins juga meluncurkan peta digital terkait covid-19.

Di Indonesia, pengguna bisa mengetahui informasi terkait virus corona lewat situs infeksiemerging.kemkes.go.id. Pemerintah daerah (pemda) DKI Jakarta dan Jawa Barat juga merilis situs sejenis yakni corona.jakarta.go.id dan pikobar.jabarprov.go.id.

(Baca: Microsoft Dapat Kontrak Rp 140 Triliun, Amazon Gugat Pentagon)

Reporter: Desy Setyowati

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan