Kampanye Badut Bagikan Masker di Masa PPKM Darurat Show
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Image title
14 Juli 2021, 08:10

Foto: Aksi Para Badut Bagikan Masker di Masa PPKM Darurat

Anggota komunitas Aku Badut Indonesia (ABI) menggelar kampanye bagi-bagi masker kepada pengendara di ruas Jalan Raya TB. Simatupang, Fatmawati, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Aksi pada Senin (12/7/2021) kemarin sebagai gerakan sosial untuk mengingatkan masyarakat yang masih beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker dua lapis.

Apalagi saat ini kasus Covid-19 varian Delta menyebar begitu cepat. Hampir setiap hari ada rekor baru penambahan orang yang terpapar virus corona ini. Karena itu pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli lalu hingga 20 Juli 2021 nanti. Ini pun ada kemungkinan pemerintah memperpanjangnya lantaran belum terlihat kasus mulai melandai. 

Menurut juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi, "Untuk mencegah penularan Covid-19 varian baru, masyarakat harus perketat protokol kesehatan dengan menggunakan masker dua lapis selama beraktivitas di luar rumah di masa PPKM Darurat".

Deddy, Ketua ABI, mengatakan, "Kasus Covid-19 di negara ini sudah sangat parah. Kematian merajalela dan penularan tidak terhitung." Karena itu, dia melanjutan, "Kami menggelar aksi ini di jalan langsung untuk mengingatkan dan mengkampanyekan penggunaan masker dobel bagi mereka yang masih bekerja di luar rumah." 

Selama aksi digelar, para badut beberapa kali menegur pengendara yang masih tidak sadar akan bahaya virus varian baru, diluar itu badut-badut juga membagikan masker medis secara gratis kepada penegendara yang melintas.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.