Sepanjang Pandemi, Pengguna BNI Mobile Banking Meningkat 84%

Kenaikan transaksi digital BNI terjadi pula pada layanan yang disiapkan untuk nasabah korporasi.
Pingit Aria
16 Mei 2020, 10:10
Petugas Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Banda Aceh memperlihatkan uang pecahan yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan penukaran selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri di Banda Aceh, Aceh, Selasa (5/5/2020). NTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc.
ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc.
Petugas Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Banda Aceh memperlihatkan uang pecahan yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan penukaran selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri di Banda Aceh, Aceh, Selasa (5/5/2020).

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia mulai kuartal pertama 2020 telah mendorong konsumen beralih dari penggunaan uang tunai ke transaksi digital. Mobile banking pun menjadi andalan dalam bertransaksi saat sebagian besar orang harus stay at home. BNI pun mencatatkan pertumbuhan transaksi digital selama mewabahnya virus corona.

Direktur Bisnis Konsumer PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Corina Leyla Karnalies menyebutkan, pertumbuhan transaksi digital pada kuartal pertama meningkat sebesar 31% dibanding periode yang sama tahun 2019, baik transaksi melalui SMS Banking, Internet Banking, maupun Mobile Banking.

Kenaikan tersebut terutama disumbangkan oleh pertumbuhan transaksi pada BNI Mobile Banking, yaitu naik 84,4% dibanding kuartal pertama 2019. “Transaksi melalui BNI Mobile Banking pada Q1-2019 sebanyak 43 juta, meningkat pada Q1-2020 menjadi 63 juta transaksi, atau dilihat dari rupiahnya meningkat dari Rp 56,1 triliun menjadi Rp 103,4 triliun,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (16/5).

(Baca: Jadwal Operasional Bank Mandiri Selama Libur Lebaran)

Advertisement

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati menyebutkan bahwa kenaikan transaksi digital terjadi pula pada layanan yang disiapkan untuk nasabah korporasi, yaitu BNI Direct. Pada Q1-2020, volume transaksi yang menggunakan BNI Direct naik 55% dibanding periode yang sama tahun 2019. Jumlah transaksinya pun meningkat 44%.

“Hal itu menunjukkan nasabah institusi sudah shifting ke transaksi digital, khususnya untuk nasabah giro (giran), juga nasabah debitur. Semua debitur kita sudah mulai menggunakan Cash Management BNI tahun ini. Jadi kenaikan cash management sangat signifikan,” ujarnya.

Adi Sulistyowati menuturkan, layanan perbankan juga terus beroperasi melalui channel-channel elektronik BNI setiap hari. Masyarakat dapat memanfaatkan anjungan tunai mandiri (ATM), Agen46, ataupun Call Center BNI pada nomor 1500046, 7 x 24 jam. BNI juga mengoptimalkan Layanan Digital dalam pembukaan rekening atau BNI Sonic di 126 lokasi.

Sebanyak 18.669 ATM atau cash recycling machine (CRM) BNI juga siap digunakan dan tersebar di lokasi-lokasi strategis. Nasabah dapat pula memanfaatkan fasilitas transfer online hingga Rp 400 juta melalui BNI Mobile Banking.

(Baca: Bank BUMN Gencar Terbitkan Surat Utang Valas untuk Perkuat Likuiditas)

Reporter: Ihya Ulum Aldin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait