Bos Venture Capital Malaysia Meninggal Akibat Ledakan Ponsel

Korban diduga memiliki dua ponsel yakni Blackberry dan Huawei, namun tidak diketahui mana yang meledak.
Desy Setyowati
19 Juni 2018, 10:15
Gadget ponsel
Arief Kamaludin | Katadata

Chief Executive Officer (CEO) perusahaan modal ventura Malaysia, Cradle Fund Sdn Bhd, Nazrin Hassan meninggal dunia akibat ledakan telepon seluler (Ponsel). Ponsel Nazrin meledak saat pengisian daya di dekat tempat tidur sang pemilik, di rumahnya yang berada di kawasan elit Mutiara Damansara.

Mengutip dari The Malaysian Insight, Saudara Ipar Nazrin yang enggan disebut namanya menyampaikan, ponsel yang meledak tersebut melontarkan benda tumpul hingga mengenai bagian belakang kepala Nazrin. "Dia (Nazrin) punya dua ponsel, yakni Blackberry dan Huawei. Kami tidak tahu, yang mana yang meledak," ujar dia sebagaimana dikutip dari The Malaysian Insight, akhir pekan lalu.

Sementara, polisi setempat menduga Nazrin meninggal akibat menghirup gas beracun saat kebakaran terjadi. Yang mana, asap kebakaran mengandung gas yang bersifat aspiksian dan partikel penyebab iritasi.

(Baca juga: Empat CEO Unicorn Bagi Rahasia Sukses di Ajang NextICorn di Bali)

Advertisement

Sementara Cradle Fund, melalui siaran persnya mengatakan bahwa Nazrin meninggal karena komplikasi akibat cedera di bagian kepala dan luka bakar. Akibat insiden tersebut, istri dan empat anak Nazriel kini hidup tanpa kepala keluarga.

Adapun, Cradle Fund adalah perusahaan venture capital yang membiayai beberapa startup di Negeri jiran. Berada di bawah Kementerian Keuangan Malaysia, Cradle Fund sudah membiayai beberapa perusahaan rintisan seperti Grab, fintech iMoney, dan lain sebagainya.

Selama lebih dari 15 tahun, Nazrin mendedikasikan diri untuk memberikan pendanaan tahap awal bagi startup di bidang teknologi. “Cradle telah kehilangan seorang jenius yang visioner dan kreatif, dan dunia kehilangan manusia yang luar biasa. Kami beruntung karena pernah bekerja dengan Nazrin,” kata Kepala petugas operasi Cradle, Razif Aziz.

(Baca juga: Kisah Unik Investor Amerika Pertama Kali Suntik Go-Jek dan Tokopedia)

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait