Indonesia Kantongi 800.000 Dosis Vaksin Tambahan dari AS

Sebanyak 800.000 dosis vaksin ini di luar komitmen 12,66 juta dosis yang sudah disepakati kedua negara.
Image title
25 September 2021, 10:46
Vaksin
ANTARA FOTO/Stenly/YU/aww.
Petugas memperlihatkan vaksin Moderna di Kota Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (23/8/2021). Sebanyak 100 vial vaksin Moderna tiba di Kota Tahuna melalui transportasi laut untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi COVID-19 di daerah kepulauan tersebut. ANTARA FOTO/Stenly/YU/aww.

Amerika Serikat berkomitmen memberikan tambahan 800.000 dosis vaksin kepada Indonesia melalui Covax Facility.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan dirinya telah bertemu dengan Under Secretary for Political Affairs AS, Ambassador Victoria Nuland di sela-sela Sidang Umum PBB ke-76 di New York. Salah satu isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah soal pandemi. 

“Jadi sekali lagi, ada komitmen baru menambah vaksin 800.000 dosis melalui Covax Facility dan dalam waktu dekat akan tiba di Indonesia,” dalam konferensi pers, Sabtu (25/9). 

Retno melanjutkan sampai saat ini Indonesia sudah menerima 12,66 juta dosis vaksin dari Amerika Serikat. Dari jumlah tersebut, 8 juta dosis merupakan vaksin Moderna sementara 4,6 juta sisanya berupa Pfizer. Ia pun mengapresiasi AS atas dukungan tersebut. 

Hingga Jumat (24/9), Pemerintah Indonesia telah mendapatkan 273,6 juta dosis baik berupa produk jadi maupun bahan baku. Pengiriman terakhir berupa 2 juta dosis Sinovac dari Tiongkok.  “Mesin diplomasi kita terus bekerja dalam menjalin kerja sama agar kebutuhan vaksin terpenuhi,” kata Retno, Jumat (24/9). 

Retno juga kembali mengajak dunia internasional bekerja sama untuk membuka akses vaksin terutama di negara-negara berpendapatan menengah ke bawah. Pasalnya, dari enam miliar vaksinasi, 80% berada di negara berpenghasilan menengah atas. 

“Pandemi hanya dapat diatasi jika kita dapat mempersempit ketimpangan akses,” kata Retno. 

Pemerintah menargetkan bisa memberikan vaksin kepada 208 juta penduduk. Dari data Kementerian Kesehatan, hingga 23 September, vaksinasi tahap pertama telah diberikan kepada 83,2 juta orang. Sedangkan 46,9 juta penduduk telah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19. Selain itu, ada 878.589 orang yang sudah menerima tiga suntikan vaksin corona.

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait