15 Lagu Daerah Maluku Beserta Liriknya

Kumpulan lagu daerah Maluku beserta liriknya yang dapat dinyanyikan di rumah masing-masing.
Image title
29 September 2021, 14:54
15 Lagu Daerah Maluku Beserta Liriknya
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Ilustrasi alat musik tradisional

Sejak duduk di bangku taman kanak-kanak, masyarakat Indonesia telah dikenalkan dengan aneka ragam lagu nusantara. Namun seiring waktu lagu-lagu tersebut sering terlupakan karena pengaruh zaman dan semakin jarang untuk didengarkan. Terutama lagu daerah Maluku, karena wilayah itu terkenal produktif dan kaya akan lagu daerah yang patut ditiru.

Katadata.co.id menghimpun sejumlah liril lagu daerah dari Maluku, berikut di antaranya:

1. Ayo Mama

Ayo mama, mama jangan marah beta
Dia cuma, cuma, cuma cium beta
Ayo mama, mama jangan marah beta
Lah orang muda punya biasa

Ayam hitam telurnya putih
Mencari makan di pinggir kali
Beta hitam giginya putih
Kalau ketawa manis sekali

Ayo mama, mama jangan marah beta
Dia cuma, cuma, cuma cium beta
Ayo mama, mama jangan marah beta
Lah orang muda punya biasa

Kata mangga muda manis
Lama ka datang dari hilah
Sinyo ambon jo hitam manis
La biki beta tergila-gila

Ayo mama, mama jangan marah beta
Dia cuma, cuma, cuma cium beta
Ayo mama, mama jangan marah beta
Lah orang muda punya biasa

Ayam hitam telurnya putih
Mencari makan di pinggir kali
Beta hitam giginya putih
Kalau ketawa manis sekali

Ayo mama, mama jangan marah beta
Dia cuma, cuma, cuma cium beta
Ayo mama, mama jangan marah beta
Lah orang muda punya biasa

Kalau ada sumur di ladang
Bolehkah beta menumpang mandi?
Kalau ada la umur panjang
La esok lusa berjumpa lagi

Ayo mama, mama jangan marah beta
Dia cuma, cuma, cuma cium beta
Ayo mama, mama jangan marah beta
Lah orang muda punya biasa

2. Ambon Manise

Waktu hujan sore sore
Kilat sambar pohon kenari
E jojaro deng mongare
Mari dansa dan menari
Pukul tifa toto buang kata balimbing di kereta
Nona dansa dengan tuan jangan sindir nama beta
E menari sambil goyang badane
Menari lombo pegang lenso manise
Rasa ramai jangan pulang dulue

3. Burung Kakaktua

Burung Kakaktua
Hinggap di jendela
Nenek sudah tua
Giginya tinggal dua
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Burung Kakaktua
Burung Kakaktua
Hinggap di jendela
Nenek sudah tua
Giginya tinggal dua
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Burung Kakaktua
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Trek dung, trek dung, trek dung ola-la
Burung Kakaktua
Burung Kakaktua

4. Naik-Naik ke Puncak Gunung

Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Kiri, kanan, kulihat saja
Banyak pohon cemara
Kiri, kanan, kulihat saja
Banyak pohon cemara
Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Naik, naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Kiri, kanan, kulihat saja
Banyak pohon cemara
Kiri, kanan, kulihat saja
Banyak pohon cemara

5. Mande-Mande

Mande - mande,
Ana kona e mande

Walo rasa bagaimana,
Beta pulang kawin dengan se

Sauh reka - reka,
Gaba - gaba ampat buah

Kalo nona sayang beta,
Mari Dekat, dekat - dekat jua

Malayo, malayo, malayo,
Malayo tinggal dari tanjung, tanjung nyo,
Malayo tinggal dari tanjung, Tanjung - tanjung nyo

6. Nona Manis Siapa yang Punya

Nona manis siapa yang punya
Nona manis siapa yang punya
Nona manis siapa yang punya
Rasa sayang sayange

Baju merah siapa yang punya
Baju merah siapa yang punya
Baju merah siapa yang punya
Rasa sayang sayange

Ingat ingat itu remember
Jangan lupa itu don’t forget
Aku cinta itu I love you
Hanya kamu only you

7. Rasa Sayange

Rasa sayange rasa sayang sayange
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Rasa sayange rasa sayang sayange
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang, Boleh kita berjumpa lagi

Rasa sayange rasa sayang sayange
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Mana kancil akan dikejar, Kedalam pasar cobalah cari
Masih kecil rajin belajar, Sudah besar senanglah diri

Si Amat mengaji tamat, Mengaji Qur’an di waktu fajar
Biar lambat asal selamat, Tak kan lari gunung dikejar

8. Saule

Dari mana datang, Saule?
Dari kampung Bandan Saule
Mari kita berdendang, Saule?
Cara orang bujang Saule
Saule dari Ambon bidadari
Sioh nona dari Ambon bidadari
Saule dari Ambon bidadari
Sioh nona dari Ambon bidadari ya nona

9. Sayang Kene

Sayang kene rasa sayang kene
lihat dari jauh rasa sayang kene
Ombak putih-putih ombak datang dari laut
kipas lenso putih tanah Ambon sudah jauh
Ole sioh sioh sayange lah rasa sayange
Sayang dilale apa tempo tuan balik ya nona ole sioh sayange
La gelange la gelange la mari topu topu gelange
Sengaja topu tangan topu tangan rame-rame
rame-rame gelange la balenggang lombose

10. O Ulate

O Ulate Tanjung o Ulate
Tanjung Sibarane Tanjung o Ulate
Satu dua tiga dan empat lima anam di Kayu manis
Sinyo Ambon hitam dan manis kalau ketawa manis sekali

O Ulate Tanjung o Ulate
Tanjung Sibarane Tanjung o Ulate
Kalau ada sumur di ladang boleh beta menumpang mandi
Kalau ada umurlah panjang boleh beta bertemu lagi

11. Ole Sioh

Ole sioh, sayang la di lale
Apa tempo, bale la kembali
Ingat Ambon, tanah tumpa darah
Lagi ibu, bapa dan saudarah

Mana kala beta sakit
Hati beta tra senang
Duduk murung serta tangis
air mata tumpalah
bale muka kanan kiri
Mama papa tra ada
Siapa siapa tolong beta
Beta ini asinglah

Ole sioh, sayang la di lale
Apa tempo, bale la kembali
Ingat Ambon, tanah tumpa darah
Lagi ibu, bapa dan saudarah

Ambon tanah yang kucinta
Meski hina rupamu
Beta tidak akan lupa
Selama hayat hidupku
Beta ingin mau pulang
Asal panjang umurku
Asal saja Tuhan sayang
Lagi ada serta-ku

Ole sioh, sayang la di lale
Apa tempo, bale la kembali
Ingat Ambon, tanah tumpa darah
Lagi ibu, bapa dan saudarah

12. Sarinande

Sarinande, putri Sarinande
Mengapa tangis matamu bengkak?
Aduh mama, aduhlah papa
Bak asap api masuk di mata
Aduh mama, aduhlah papa
Hati risau apakah obatnya?

13. Kole Kole

Kole kole arumbai kole
Tiup angin ke utara arumbai kole
Manise manise sota lalu manise
Sama santan dengan gula sota lalu manise

14. Gunung Salahutu

Kota Ambon ibu negri tanah Maluku
Di pinggir laut tempat beta bersatu
Dilihat dari jauh gunung Salahutu
Beta ingat beta dahulu di ditu
Bulan terang benderang di pinggirnya pantai
Bunyi gitar suara tifa ramai ramai
Kota Ambon dengan teluk yang indah permai
Apa tempo beta lihat Oselae

15. Burung Tantina

Mati dipanah Raja Nirwana
Sio tantina burung tantina
Sakitnya bukan sakit penyakit
Sio tantina burung tantina
Mati dipanah Raja Nirwana
Sakitnya bukan sakit penyakit
Kabarnya datang dari Sri Rama
Kabarnya datang dari Sri Rama

Mati dipanah Raja Nirwana
Sio tantina burung tantina
Mati dipanah Raja Nirwana
Sio tantina burung tantina
Sakitnya bukan sakit penyakit
Sakitnya bukan sakit penyakit
Kabarnya datang dari Sri Rama
Kabarnya datang dari Sri Rama

Tidak Semua Lagu Bisa Disebut Lagu Daerah

Setelah membahas secara rinci mengenai macam-macam lagu dan lirik dari Maluku, mari kita mengenal terlebih dahulu definisi lagu daerah itu sendiri. Dilansir dari buku Lagu Daerah karya Siti Rochani terbitan Balai Pustaka, lagu daerah bermakna lagu yang memiliki ciri khas yang berbeda antara lagudaerah satu dengan daerah lainnya. Perbedaan ciri khas tersebut terletak pada lenggok-lenggok atau naik turunnya nada.

Apabila Anda ingin mengenali lagu daerah dapat dilakukan dengan beberapa macam cara untuk mengetahui asal usulnya darimana.

-Bahasa yang digunakan adalah bahasa setempat
-Menggunakan alat musik daerah setempat
-Melagukan nyanyian /cengkok menurut daerah setempat
-Penciptanya tidak diketahui atau anonim
-Menggunakan bahasa daerah setempat untuk lirik lagu
-Lagu daerah umumnya diwariskan atau hasil turun-temurun
-Lagu daerah umumnya memiliki beberapa versi yang disesuaikan dengan daerah lainnya dalam suatu etnis
-Lagu daerah biasanya terdiri dari dua hingga delapan bait syair.

Biasanya dalam proses bermusik lagu daerah selalu diiringi dengan alat musik tradisional dari daerah tersebut sendiri, misalnya Angklung dari Jawa Barat dan Kolintang dari Sulawesi.

Fungsi Lagu Daerah

Lagu daerah ternyata tidak hanya sekedar dinyanyikan dalam prosesi seremoni saja, namun juga memiliki makna secar fungsi dan manfaat, di antaranya:

  • Sebagai identitas negara.
  • Sebagai lagu pengiring untuk sebuah tarian dan pertunjukan.
  • Sebagai lagu pengiring untuk upacara adat atau tradisi.
  • Sebagai media untuk berkomunikasi.
  • Sebagai media untuk bermain.
  • Sebagai sarana ekonomi atau mata pencaharian.
  • Meningkatkan rasa cinta kebudayaan.

Demikianlah kumpulan lirik dari Provinsi Maluku yang dapat dinyanyikan atau lagunya diputar di rumah masing-masing. Semakin sering kita menyanyikan atau memutar lagu daerah di rumah masing menjadi pertanda baik dalam pelestarian budaya musik Indonesia. Selain tulisan mengenai lirik juga tadi dibahas mengenai ulasan apa itu lagu daerah? Sehingga bisa dipelajari di rumah masing-masing. 

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait