12 Manfaat Habbatussauda untuk Kesehatan dan Perawatan Kulit

Habbatussauda dikenal sebagai tanaman herbal yang bermanfaat untuk tubuh. Tanaman ini baik dikonsumsi untuk kekebalan tubuh. Selain itu ada beragam manfaat Habbatussauda untuk kesehatan dan kulit.
Dwi Latifatul Fajri
14 Oktober 2021, 18:22
Manfaat Habbatussauda
pixabay.com

Habbatussauda (Nigella sativa) adalah jintan hitam yang digunakan pengobatan herbal. Biji jintan hitam dipakai sebagai obat herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jintan hitam berasal dari Asia Barat dan Asia Selatan dan sudah dikonsumsi selama 2.000 tahun.

Habbatussauda tumbuh sepanjang 30 sentimeter (cm) dan menghasilkan biji untuk bumbu masak. Komponen utama dari minyak biji hitam ini adalah thymoquinone, senyawa bersifat antioksidan.

Habbatussauda dijual dalam kemasan minyak, suplemen, dan kapsul untuk obat. Selain obat herbal, biji jintan hitam ini juga dipakai untuk masakan Timur Tengah dan India. Aroma biji jintan hitam sedikit pahit dan pedas seperti kombinasi bawang merah dan lada hitam.

Kandungan dalam Habbatussauda

Habbatussauda mengandung protein nabati, serat, mineral, dan vitamin yang penting untuk tubuh. Mengutip dari laman jurnal "Nigella sativa L. (Black Cumin): A Promising Natural Remedy for Wide Range of Illnesses" berikut kandungan di dalam Habbatussauda:

  • Protein 20-85%.
  • Lemak 38,20%.
  • Serat 7-94%.
  • Karbohidrat 31,94%.

Selain itu biji jintan mengandung zat besi, tembaga, seng, fosfor, kalsium, thiamin, niasin, piridoksin, dan asam folat.

Manfaat Habbatussauda Untuk Kesehatan

Habbatussauda memiliki beragam manfaat untuk lambung dan imun tubuh. Kandungan antioksidan pada Habbatussauda bisa mengurangi penyakit seperti kanker, diabetes, jantung, dan obesitas. Berikut penjelasan mengenai manfaat Habbatussauda:

Biji jintan hitam
Biji jintan hitam (pixabay.com/AmatusSamiTahera)

 

1. Menurunkan kolesterol

Kolesterol merupakan lemak jahat yang menumpuk di aliran darah. Semakin banyak lemak yang menumpuk dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

Menurut penelitian, minyak Habbatussauda bisa menurunkan kandungan lemak jahat (LDL total) dalam tubuh. Mengutip dari healthline.com, minyak jintan hitam ini lebih efektif menurunkan kolesterol dibanding bubuk bijinya. Tetapi bubuk biji jintan hitam bisa meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Sebuah penelitian dilakukan pada 57 pasien penderita diabetes. Hasinya, Habbatussauda bisa membantu menurunkan kolesterol setelah pemakaian satu tahun.

2. Kaya antioksidan

Antioksidan bisa menetralkan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu senyawa ini bisa mencegah kerusakan oksidatif pada sel.

Beberapa penelitian menemukan antioksidan bisa mencegah tubuh dari penyakit kronis seperti kanker, diabetes, jantung, dan obesitas.

3. Melawan Kanker

Antioksidan pada jintan hitam bisa membantu menetralisir radikal bebas. Sebuah penelitian menemukan senyawa anti-kanker thymoquinone bisa mengurangi pertumbuhan sel kanker.

Senyawa yang terkandung dalam Habbatussauda, efektif melawan jenis kanker seperti kanker pankreas, paru-paru, serviks, prostat, kulit, kanker payudara, dan usus besar.

Namun belum ada penelitian yang cukup pada manusia, untuk membuktikan apakah efek anti-kanker Habbatussauda dikonsumsi sebagai bumbu atau suplemen.

4. Manfaat Habbatussauda untuk lambung

Sakit maag bisa menimbulkan luka pada lambung. Luka ini akan terbentuk ketika asam lambung lebih banyak di lapisan lendir pelindung yang melapisi perut.

Konsumsi Habbatussauda sebagai bumbu atau obat herbal, bisa meredakan sakit perut dan kram. Minyak yang terbuat dari jintan hitam ini juga bisa mengurangi gas, perut kembung, dan timbulnya bisul.

5. Manfaat Habbatussauda untuk wanita

Minyak jintan hitam selain dikonsumsi untuk kesehatan, bisa dipakai untuk perawatan kulit. Jurnal yang diterbitkan Dermatology & Dermatologic Surgery, menemukan manfaat Habbatussauda untuk mengurangi jerawat.

Penelitian tersebut menemukan bahawa krim yang dibuat dari 10% minyak jintan hitam, bisa mengurangi timbulnya jerawat setelah 2 bulan. Sebanyak 67% responden dalam penelitian mengaku puas setelah memakai minyak Habbatussauda untuk penyembuhan jerawat.

6. Melembutkan rambut

Minyak jintan hitam bisa dioleskan ke rambut secara merata. Oleskan secara rutin minyak ini ke rambut sebelum keramas. Habbatussauda berkhasiat untuk melembutkan rambut.

7. Melembutkan kulit

Selain rambut, minyak Habbatussauda bisa dioleskan pada kulit. Kandungan biji jintan hitam bisa meningkatkan kelembapan dan hidrasi kulit.

8. Penyembuhan luka

Minyak jintan bisa mengurangi peradangan untuk penyembuhan luka di kulit. Kandungan Habbatussauda bisa membantu menumbuhkan serat kolagen, untuk pertumbuhan kulit yang lebih sehat.

9. Mengurangi Psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit peradangan kulit, yang menyebabkan kulit kering, ruam merah, dan bersisik. Gejala Psoriasis yaitu gatal dan nyeri pada daerah lutut, siku, punggung bagian bawah, dan kulit kepala.

Minyak jintan hitam bisa mengurangi gejala ini. Caranya oleskan minyak pada luka Psoriasis secara berkala.

10. Membunuh Bakteri

Bakteri dalam tubuh bisa menimbulkan infeksi, seperti infeksi telinga hingga pneumonia. Jintan hitam mengandung sifat antibakteri dan mengobati tubuh. Beberapa penelitian menguji minyak Habbatussauda yang efektif untuk obat infeksi bakteri.

11. Melindungi Hati

Hati termasuk organ penting dalam tubuh sebagai metabolisme, memproses nutrisi, menghilangkan racun, dan menghasilkan bahan kimia serta protein untuk tubuh.

Beberapa penelitian menguji hewan untuk menemukan efek Habbatussauda untuk penyembuhan hati. Sebuah penelitian menemukan minyak jintan hitam bisa melindungi tikus dari kerusakan hati.

Habbatussauda memiliki antioksidan yang bisa mengurangi peradangan. Tetapi penelitian ini belum dilakukan pada manusia dan bagaimana pengaruhnya pada kesehatan hati.

12. Mengatur Gula Darah

Darah tinggi berdampak pada kesehatan tubuh seperti mudah lelah, haus, dan kesulitan berkonsentrasi. Selain itu darah tinggi bisa mengurangi penglihatan, kerusakan saraf, dan penyembuhan luka yang lambat.

Beberapa penelitian dilakukan untuk menemukan pengobatan darah tinggi, salah satunya dengan habbatussauda. Penelitian ini dilakukan pada 94 orang ini juga menunjukkan jintan hitam bisa mengurangi gula darah dan insulin setelah 3 bulan pemakaian.

Dampak Negatif Minyak Habbatussauda

Selain memiliki beragam manfaat, dari kesehatan sampai melezatkan masakan, habbatussauda juga memiliki risiko negatif. Ada beberapa penelitian yang menemukan komponen dalam obat yang terbuat dari jintan hitam ini bisa mempengaruhi pembekuan darah.

Pastikan Anda berkonsultasi pada dokter, karena suplemen bisa berisiko bagi orang yang menderita penyakit tertentu. Ibu hamil juga tidak dianjurkan konsumsi minyak Habbatussauda.

Penelitian yang dilakukan pada hewan menemukan bahwa minyak bisa memperlambat kontraksi rahim jika dipakai dalam jumlah besar. Jika sedang hamil, pastikan Anda berkonsultasi pada dokter untuk mencegah resiko penyakit pada janin dan tubuh.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait