Pengertian, Contoh, dan Jenis Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks adalah sebuah kalimat yang terdiri dari kalimat utama dan induk kalimat. Berbeda dengan kalimat simpleks yang terdiri dari kalimat tunggal, kalimat kompleks punya anak kalimat
Dwi Latifatul Fajri
6 Desember 2021, 08:29
Kalimat Kompleks
pixabay.com/Pexels
Contoh Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih. Berbeda dengan kalimat simpleks terdiri dari satu klausa yaitu subjek dan predikat.

Kalimat kompleks terdiri dari kalimat utama (induk kalimat) dan anak kalimat. Fungsi anak kalimat sebagai pelengkap kalimat sehingga saling berhubungan.

Sebutan lain kalimat kompleks adalah kalimat majemuk bertingkat. Klausa utama bisa berdiri sendiri sebagai kalimat, sedangkan anak kalimat bergantung dari kalimat utama.

Anak kalimat (klausa subordinatif) berfungsi sebagai pengembangan kalimat. Sehingga hubungan antar kedua klausa ini tidak sederajat atau tidak sejajar. Fungsi klausa subordinatif yaitu dipakai sebagai pelengkap objek, subjek, dan fungsi keterangan.

Advertisement

Kalimat ini biasanya dipakai dalam menyusun karangan dan cerita fantasi. Kalimat kompleks terdiri dari dua klausa, tiga klausa, sampai tujuh klausa.

Penulis perlu melihat hubungan logis antara klausa utama dan klausa subordinat. Hubungan ini seperti keterangan waktu, tempat, cara, sebab akibat, dan objek.

Contoh Kalimat Kompleks

  1. Dian membeli daging sapi dan daging ayam di toko swalayan
  2. Bibi bingung memiliki membeli sate atau gulai
  3. Bahwa dia cengeng sudah diketahui banyak orang
  4. Darsi menganggap Rio lelaki yang paling setia
  5. Supriyati tetap berangkat ke stasiun meskipun hari telah gelap
  6. Ketika hujan turun, Dewa masih berada di terminal bus.

Kata Penghubung dalam Kalimat Kompleks

Mengutip dari buku Kalimat yang ditulis Sry Satriya Tjatur Wisnu Sasangka, kata penghubung sering dipakai dalam kalimat kompleks. Berikut kata penghubung untuk kalimat kompleks:

  • sejak, semenjak
  • ketika, sambil, selama
  • setelah, sebelum, sehabis, selesai
  • asalkan, apabila, jika, jikalau, manakala, tatkala
  • seandainya, seumpama
  • agar, supaya
  • walaupun, meskipun, kendatipun, sekalipun
  • sehingga, sampai, maka
  • dengan, tanpa, bahwa, yang

Ciri Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks terdiri dari dua klausa atau lebih. Perlu diketahui jika kalimat ini terdiri dari subjek, predikat, objek, pelengkap, keterangan, dan kata penghubung. Berikut ciri-ciri kalimat kompleks:

  1. Dalam kalimat terdiri dari dua peristiwa atau lebih
  2. Struktur kalimat dipisahkan dengan kata penghubung (konjungsi) dan tanda koma
  3. Memiliki dua subjek dan predikat dalam satu kalimat

Jenis Kalimat Kompleks

Jenis kalimat kompleks dibedakan menjadi dua yaitu kalimat kompleks parataktik (klausa sejajar) dan kalimat kompleks hipotaktik (klausa tidak sejajar).

Kalimat Kompleks Parataktik

Jenis kalimat kompleks ini memakai tanda baca titik koma (;) dan tanda koma (,). Sedangkan konjungsi yang dipakai untuk klausa sejajar yaitu tetapi, dan, atau sehingga menghasilkan klausa sejajar.

Kalimat ini terdiri dari dua klausa yang dipisahkan oleh konjungsi, sehingga logikanya sejajar. Dua klausa terdiri ini bisa berdiri sendiri sebagai kalimat dan tidak bergantung satu sama lain.

Contoh Kalimat Parataktik

  1. Kedai kopi bermunculan di mana-mana, tetapi warung kopi Bu Trinil tetapi menjadi favorit semua orang.
  2. Bibi menjual daging sapi dan daging kambing di pasar swalayan.
  3. Kamu besok bisa berbelanja dengan ayah, tetapi ibu tidak ikut
  4. Kita sudah berusaha keras untuk menang, tetapi tim lain lebih kuat dalam sepak bola

Kalimat Kompleks Hipotaktik

Mengutip dari jurnal Kalimat Kompleks Parataktik dan Hipotaktik serta Formulasi Materi Ajarnya, kalimat kompleks hipotaktik dipisahkan oleh kata penghubung dan tanda baca.

Kalimat kompleks hipotaktik terdiri dari kalimat penjelas atau pelengkap. Kalimat tersebut saling berkaitan sehingga makna dan informasi saling melengkapi. Kalimat ini memakai hubungan pengandaian dan memakai kata hubung seandainya, jika, karena, ketika, sehingga.

Contoh Kalimat Kompleks Hipotaktik

  1. Seandainya saya punya kucing, mungkin saya akan membeli kandang kucing juga
  2. Ayah ingin pergi naik haji jika punya uang cukup
  3. Kamu perlu tambahan adonan sehingga kuenya lebih kenyal
  4. Jangan membuang sampah sembarangan jika kamu tidak ingin mencemari lingkungan
  5. Dina ingin menonton film di bioskop seandainya dia punya uang
  6. Ibu bisa membeli motor baru karena tabungannya sudah cukup
  7. Ayah membuka semua jendela ketika matahari mulai bersinar terang.

Kalimat Majemuk Kompleks

Kalimat majemuk adalah kalimat yang yang terdiri dari kalimat utama yang bisa ditambahkan kalimat penjelas. Kalimat utama bisa berdiri sendiri dan memiliki makna kalimat. Sedangkan kalimat lain berfungsi sebagai penjelas.

Kalimat majemuk kompleks adalah kalimat yang memiliki tiga klausa atau lebih. Klausa ini terdiri dari klausa utama dan kalusa subordinatif untuk memperluas kalimat utama.

Contoh kalimat majemuk kompleks

  • Ayah sedang melukis dan adik sedang belajar ketika hujan deras
  • Jika rapel penelitian menurun, Harno tidak jadi membelikan adiknya tas sekolah, sedangkan Hardi akan membelikan adiknya sepatu

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait