Rincian Gaji PNS 2022 beserta Tunjangannya yang Perlu Dipahami

PNS masih menjadi pekerjaan idaman banyak orang. Salah satu alasannya yaitu karena gaji PNS jelas dan tetap. Lantas berapakah gaji seorang PNS? Simak penjelasannya berikut ini.
Image title
19 Januari 2022, 08:09
Rincian Gaji PNS beserta Tunjangannya yang Perlu Dipahamai
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Pegawai negeri sipil (PNS) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/7).

Pegawai Negeri Sipil atau PNS masih menjadi pekerjaan yang banyak diminati, termasuk oleh generasi muda di Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2019 lalu, PNS menduduki posisi kedua sebagai pekerjaan yang paling disukai setelah wirausaha. Gaji PNS yang tetap menjadi salah satu pemicunya.

Banyak orang berpendapat gaji sebagai PNS lebih stabil dibandingkan pekerjaan lainnya. Tak hanya itu, pekerjaan sebagai PNS juga dianggap sebagai pekerjaan yang menjamin masa depan dan hari pensiun kelak. Lantas berapakah sebenarnya gaji dan tujangan PNS di Indonesia? Temukan jawabannya diulasan berikut ini.

Apakah Gaji Pokok PNS Naik?

Kabar tentang gaji pokok PNS akan naik mulai dibicarakan banyak orang. Tapi, apakah hal tersebut benar? Melansir dari tulisan di katadata.co.id, disebutkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak menyinggung perihal kenaikan gaji PNS dalam pidato pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022.

Advertisement

Walaupun demikian, pemerintah mengalokasikan belanja pegawai naik, dari Rp421,1 triliun di tahun 2021 menjadi Rp426,76 triliun di tahun ini. Presiden Jokowi juga memaparkan bahwa anggaran yang ada masih difokuskan pada penanganan pandemi dan dampaknya.

Hal serupa juga dipaparkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo kepada cnbcindonesia.com, yang menyebutkan bahwa ia belum bisa berkomentar lebih jauh terkait kenaikan gaji pokok PNS. Sebab saat ini keuangan negara masih berfokus pada penanganan pandemi covid-19.

Kenaikan gaji PNS sendiri terakhir kali dilakukan pada tahun 2019 yang naik sebesar 5%. Pada saat itu, kenaikan gaji direalisasikan pada awal April 2019 dan kenaikan pada Januari – Maret 2019 dibayar secara rapel.

Meskipun isu tentang kenaikan gaji untuk PNS belum jelas, namun Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata dalam cnbcindonesia.com, menyebutkan bahwa ANS akan mendapatkan gaji ke-13 pada tahun ini.  Skema pemberian gaji ke-13 tersebut sama dengan tahun 2021 yaitu tunjangan kinerja tidak termasuk dalam hitungan.

Daftar Gaji PNS 2022

Setiap ASN menerima gaji yang berbeda, sebab gaji PNS disesuaikan dengan golongan yang bersangkutan. Gaji untuk PNS saat ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Gaji PNS Golongan I

  • Ia: Rp 1.560.800 - Rp 2.335.800
  • Ib: Rp 1.704.500 - Rp 2.472.900
  • Ic: Rp 1.776.600 - Rp 2.577.500
  • Id: Rp 1.851.800 - Rp 2.686.500

Gaji PNS Golongan II

  • IIa: Rp 2.022.200 - Rp 3.373.600
  • IIb: Rp 2.208.400 - Rp 3.516.300
  • IIc: Rp 2.301.800 - Rp 3.665.000
  • IId: Rp 2.399.200 - Rp 3.820.000

Gaji PNS Golongan III

  • IIIa: Rp 2.579.400 - Rp 4.236.400
  • IIIb: Rp 2.688.500 - Rp 4.415.600
  • IIIc: Rp 2.802.300 - Rp 4.602.400
  • IIId: Rp 2.920.800 - Rp 4.797.000

Gaji PNS Golongan IV

  • IVa: Rp 3.044.300 - Rp 5.000.000
  • IVb: Rp 3.173.100 - Rp 5.211.500
  • IVc: Rp 3.307.300 - Rp 5.431.900
  • IVd: Rp 3.447.200 - Rp 5.661.700
  • IVe: Rp 3.593.100 - Rp 5.901.200

Komponen Penghasilan PNS

Dalam PP No. 15 Tahun 2019 tidak hanya diterangkan terkait rincian gaji pokok PNS saja, namun juga berbagai komponen penghasilan untuk ASN. Selain mendapatkan gaji pokok, para pegawai negeri sipil juga akan mendapatkan beberapa tunjangan mulai dari tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/fungsional, hingga tunjangan beras dan PPh Pasal 21.

Adapun komponen penghasilan PNS yang tercantum dalam peraturan pemerintah tersebut, sebagai berikut:

  1. Gaji pokok: nominal gaji yang akan diterima setiap bulannya disesuaikan dengan golongan yang bersangkutan.
  2. Tunjangan keluarga: diberikan kepada PNS yang telah memiliki keluarga. Terdiri atas tunjangan suami/istri dan tunjangan anak (maksimal dua anak) dengan nominal 10% dan 2% dari gaji pokok.
  3. Tunjangan jabatan/struktural: akan diberikan kepada pegawai yang memimpin sebuah kesatuan organisasi atau kesatuan kerja. Besarnya tunjangan ini untuk Eselon 4A Rp540.000, Eselon 3B Rp980.000,Eselon 3A Rp1.260.000, Eselon 2B Rp2.025.000, dan seterusnya.
  4. Tunjangan fungsional: diberikan untuk kelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berhubungan dengan pelayanan fungsional berdasarkan keahlian dan keterampilan tertentu. Misalnya tenaga pendidikan, kesehatan, arsiparis, dan lain sebagainya.
  5. Tunjangan beras: tunjangan ini diberikan kepada PNS dan keluarganya dalam bentuk uang sebanyak 10kg/orang.
  6. Tunjangan pajak: tunjangan ini diberikan sesuai dengan peraturan yang berlaku tentang pajak penghasilan.

Selain itu, pemerintah juga menjamin perlindungan kesehatan kepada PNS. Jadi setiap PNS yang aktif atau telah pensiun akan diberikan jaminan kesehatan dengan iuran yang dipotong dari penghasilan tetap.

Itulah ulasan mengenai gaji PNS beserta beberapa tunjangan yang akan diterima. Tentu saja rincian pendapatan tersebut bisa berubah jika ada peraturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait