Pemerintah Ajak Swasta Garap 3 Proyek Air Minum

Selain Jatigede, ada dua SPAM lain yang akan ditawarkan kepada swasta, yakni Jatiluhur dan Karian.
Ameidyo Daud Nasution
6 Februari 2018, 18:30
PUPR
Arief Kamaludin | Katadata

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menyiapkan tambahan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang akan digarap swasta dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Salah satu proyek yang ditawarkan adalah SPAM Jatigede di Jawa Barat.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo mengatakan SPAM tersebut akan melayani penyaluran air di wilayah Kabupaten Indramayu serta Kota dan Kabupaten Cirebon (Cirebon Raya). Kini pihaknya sedang menyiapkan studi kelayakan untuk penyelenggaran SPAM dengan skema KPBU ini.

"Kami jajaki dan dorong untuk Jatigede," kata Sri Hartoyo di kantornya, Jakarta, Selasa (6/2). (Baca: Pemerintah Lirik Dana Filantropi untuk Proyek Air Bersih dan Sanitasi)

Dia memastikan keberadaan pembangkit listrik di Bendungan Jatigede tidak akan terganggu dengan adanya SPAM ini. Air  dari Bendungan Jatigede yang dipasok kebutuhan SPAM ini adalah sisa air yang telah dialirkan untuk menggerakan turbin pembangkit listrik.

Advertisement

Bendungan Jatigede  memiliki kapasitas saluran air 4.468 meter per detik dan pembangkitnya memiliki kapasitas listrik 2x55 megawatt. Bendungan yang diresmikan pada 2015 ini dibangun di atas lahan seluas 5.000 hektare dengan ketinggian air maksimal 260 meter.

Selain Jatigede, ada dua SPAM lain yang akan ditawarkan kepada swasta, yakni Jatiluhur dan Karian. Saat ini kedua proyek SPAM tersebut masih dibahas bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pembahasan ini menyangkut pemanfaatan, kebutuhan, penyerapan, dan tarif air curah SPAM tersebut bagi masyarakat Jakarta..

"Jadi mendapatkan kepastian dari kelayakan dan investasinya," ujar Sri. (Baca: Pemerintah Tawari Swasta Aneka Pendanaan Kreatif Proyek Infrastruktur)

Adapun proyek SPAM skema KPBU yang sudah berjalan proses lelangnya adalah Bandar Lampung dan Semarang Barat. SPAM Bandar Lampung telah mendapatkan pemenang lelang yakni komsorsium PT Bangun Tjipta Kontraktor dan PT. Bangun Tjipta Sarana.

Sementara untuk proyek SPAM Semarang Barat saat ini telah masuk dalam tahap pra kualifikasi. "Untuk Semarang Barat kami siapkan kelengkapan dukungan pemerintah seperti Viability Gap Fund (VGF) dulu," ujar dia.

(Baca: Pemerintah Targetkan Seluruh Masyarakat Terakses Air Minum di 2019)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait