Kuliah Daring Jadi Normal Baru, Ada Empat Pesan Jokowi ke Forum Rektor

Menurutnya, kuliah daring telah menjadi normal baru (new normal) bahkan normal selanjutnya (next normal) bagi para mahasiswa dan universitas.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
4 Juli 2020, 13:10
Jokowi, pendidikan, kuliah daring, kuliah online, new normal, dampak corona sektor pendidikan
Katadata
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pandemi corona telah membuat perubahan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, kuliah daring telah menjadi normal baru (new normal) bahkan normal selanjutnya (next normal) bagi para mahasiswa dan universitas.

Jokowi pun memberikan empat pesan kepada para rektor perguruan tinggi di seluruh Indonesia melalui Forum Rektor Indonesia (FRI)  terkait adanya normalitas baru yang lebih inovatif dan produktif.

Pertama, Jokowi mengimbau agar FRI tak hanya sekedar menjadi forum komunikasi melainkan juga sebagai forum saling peduli dan berbagi antaruniversitas di Tanah Air.

"Yaitu (menjadi forum) yang saling membantu, berbagi pengalaman, kurikulum dan silabus, koleksi perpustakaan, serta dosen dan perkuliahan secara daring untuk bersama memajukan seluruh mahasiswa di Indonesia," ujar Jokowi dalam video conference peresmian pembukaan Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) Virtual Tahun 2020, Sabtu (4/7).

(Baca: Mendikbud Ungkap Kriteria SDM yang Dibutuhkan Dunia Kerja)

Kedua, Jokowi mengajak para rektor dan FRI memfasilitasi mahasiswa agar bisa belajar kepada siapa pun, baik ke pelaku industri, wirausahawan, praktisi pemerintahan, hukum, dan pelaku kerja lapangan lainnya. Tujuannya, Jokowi agar mahasiswa bisa menangkap perubahan dunia dinamis yang dipicu oleh disrupsi dan hiperkompetisi yang terjadi saat ini.

"Di era ini, dunia berubah sangat cepat sehingga banyak hal yang belum sempat dibukukan sudah berubah di lapangan. Banyak karakter kerja tak bisa ditangkap hanya melalui membaca tetapi harus melalui pengalaman nyata. Itulah pentingnya memerdekakan mahasiswa agar bisa belajar ke siapa saja," ujar Jokowi.

Ketiga, perguruan tinggi harus lebih aktif melakukan kerjasama dengan para industri, termasuk kawasan industri terdekat. Upaya itu, menurut dia, bisa dilakukan universitas dengan cara membuka fakultas, departemen atau program studi terkait dengan jenis industri di kawasan tersebut.

(Baca: Nadiem Sebut Kompetensi Sarjana di Dunia Kerja Masih Minim)

"Kerjasama dengan industri bukan hanya memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa, tetapi perguruan tinggi juga bisa bekerjasama untuk penelitian dan pengembangan teknologi, untuk R&D (research and development) di dunia industri sekaligus pengembangan ilmu murni," ujar Jokowi.

 Keempat, perguruan tinggi harus memberikan perhatian besar kepada kesehatan fisik dan mental mahasiswa yakni dengan membangun karakter hati dan pikiran mereka menjadi berakhlak mulia, bermental baja, dan memegang teguh Pancasila.

 "Suasana kampus juga harus memperkokoh kebangsaan, menghargai kebhinekaan, berintegritas tinggi dan antikorupsi serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi," ujar Jokowi. 

Video Pilihan

Artikel Terkait