Kartu Prakerja Mendorong Ekosistem Pelatihan Kerja Berbasis Digital

Muhammad Taufik
Oleh Muhammad Taufik - Tim Publikasi Katadata
26 Desember 2022, 21:52

Program Kartu Prakerja mendorong pembentukan ekosistem pelatihan kerja di Indonesia. Pembentukan ekosistem itu dibentuk secara digital agar pelatihan-pelatihan yang ada dalam Kartu Prakerja dapat diakses secara luas.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2020, jumlah penerima Kartu Prakerja mencapai 16,42 juta orang. Sekitar 47,6 persennya berasal dari 21 kabupaten/kota yang menjadi target penurunan kemiskinan ekstrem.

Program Kartu Prakerja digelar atas kerja sama dengan tiga ragam mitra strategis, yakni mitra platform digital, mitra pembayaran, dan mitra penyedia kerja. Setiap kemitraan mengikutsertakan sejumlah platform yang memiliki reputasi mumpuni di bidangnya masing-masing.

Untuk platform digital, terdapat Tokopedia, Bukalapak, Karier.mu, Pintar, Pijar Mahir, serta Kementerian Ketenagakerjaan yang menjadi mitra penyelenggaraan Kartu Prakerja. Sementara, pada mitra pembayaran, penyelenggaraan program ini menggandeng enam pihak yang meliputi BNI, BCA, OVO,  GoPay, LinkAja, dan DANA. Program Kartu Prakerja juga digelar atas sinergi bersama Karir.com, Topkarir, dan Jobs.id, dan Jobstreet.

Sejauh ini, terdapat sejumlah jenis pelatihan yang paling diminati oleh peserta Kartu Prakerja seperti pemasaran daring, teknologi informasi, membuat produk makanan dan minuman, pelatihan di bidang perkantoran, serta pelatihan kewirausahaan. Pelatihan-pelatihan tersebut diberikan untuk meningkatkan kapabilitas dan produktivitas pekerja.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.