IHSG Anjlok Tiga Hari Beruntun Tertekan Pelemahan Rupiah

Patricia Yashinta Desy Abigail
13 Juli 2022, 18:06
Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/6/2022). IHSG ditutup melemah 96,18 poin atau 1,34 persen ke level 7.086,65.
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.
Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/6/2022). IHSG ditutup melemah 96,18 poin atau 1,34 persen ke level 7.086,65.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Selasa (11/7) hari ini, dengan pelemahan sebesar 1,15% ke level 6.640.

Pengamat pasar modal MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan, tekoreksinya IHSG dibayangi oleh sentimen negatif melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Hari ini, kurs mata uang Garuda melemah 0,03% ke level Rp 14.976 per US$.

Di sisi lain, IHSG juga masih dipengaruhi oleh kejatuhan bursa saham Amerika Serikat, indeks Dow Jones terkoreksi sebesar 0,62% dan melemahnya sejumlah harga komoditas, terutama harga minyak yang jatuh 7%. "Awan mendung masih menyelimuti Bursa Indonesia hari ini," tulis Edwin, Rabu (13/7).  

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume saham yang diperdagangkan mencapai 18,02 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,68 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.103.899 kali. 

Sebanyak 331 saham bergerak melemah, 172 saham lainnya menguat dan 181 saham bergerak mendatar. Adapun, posisi  kapitalisasi pasar IHSG berada di posisi Rp 8.791 triliun. 

Hingga berakhirnya sesi kedua perdagangan, bursa saham di kawasan Asia mayoritas berada di zona merah. Hang Seng turun 0,22%, Straits Times 0,54%, Indonesia Composite Index turun 1,15%, dan Indonesia LQ45 turun 1,38%. Bursa kawasan Asia yang bertahan di zona hijau ayakni Nikkei 225 dengan naik 0,54% dan Shanghai Composite naik 0,09%. 

Beberapa Indeks sektoral mayoriatas berada di zona merah dipimpin oleh sektor teknologi yang anjlok 1,77%. Adapun, saham-saham di sektor kesehatan yang turun, PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) turun 6,59%, atau 6 poin menjadi 85 per saham, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) juga turun 4,18% atau 70 poin menjadi 1.605 per saham, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 1,82% atau 6 poin menjadi 324 per saham. 

Sektor yang juga terkoreksi yakni, sektor kesehatan turun 0,19%, sektor non primer 0,41%, sektor industri turun 0,30%, sektor properti turun 0,64%, sektor infrastruktur turun 0,57%, sektor keuangan turun 0,72%, sektor primer turun 1,31%, sektor energi turun 1,05% dan sektor transportasi turun 1,77%. Satu-satunya yang bertahan di zona hijau yaitu sektor industri dasar yang naik 0,06%. 

Berikut deretan lima saham yang masuk jajaran top gainers hari ini:
1. PT Reksa Dana Indeks SAM ETF SRI_KEHATI (XSSK) 24,85%

2. PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) 24,38%

3. PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) 24,30%

4. PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) 17,89%

5. PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) 14,45%

 

Berikut deretan lima saham yang masuk jajaran top losers hari ini:

1. PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) 7,89%

2. PT Era Grahareally Tbk (IPAC) 7,27%

3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 6,99%

4. PT Reksa Dana Ashmore ETF LQ45 ALPHA (XAQA) 6,99%

5. PT MNC kapital Indonesia Tbk (BCAP) 6,92%

  

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Advertisement

Artikel Terkait