IHSG Ditutup Menguat 0,03%, Saham Jhonlin dan BUMI Jadi Top Gainers

Hari ini, sebanyak 263 saham terpantau terkoreksi, 241 saham lainnya bergerak naik dan 186 saham tidak bergerak. Adapun, nilai kapitalisasi pasar IHSG berada di posisi Rp 9.330,64 triliun.
Syahrizal Sidik
8 Agustus 2022, 16:31
IHSG Ditutup Menguat 0,03%, Saham Jhonlin dan BUMI Jadi Top Gainers
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Ilustrasi perdagangan di Bursa Efek Indonesia

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada perdagangan di awal pekan ini. Hampir seharian melaju di zona merah, IHSG berbalik menguat pada akhir perdagangan dengan penguatan sebesar 0,03% ke posisi 7.086,84 di tengah sentimen meningkatnya ketegangan geopolitik di Taiwan.

Data perdagangan menunjukkan, nilai transaksi di bursa saham Tanah Air Senin ini (8/8) mencapai Rp 14,02 triliun dengan frekuensi sebanyak 1,43 juta kali dengan volume sebanyak 29.62 miliar saham.

Sebanyak 263 saham terpantau terkoreksi, 241 saham lainnya bergerak naik dan 186 saham tidak bergerak. Adapun, nilai kapitalisasi pasar IHSG hari ini berada di posisi Rp 9.330,64 triliun.

Advertisement

Hari ini, saham-saham bernilai kapitalisasi pasar besar (big capitalization/big caps) yang aktif ditransaksikan investor adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 894,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 662,7 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 468,4 miliar. Selanjutnya, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 428,2 milir dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 410,3 miliar.

Hingga berakhirnya perdagangan hari ini, laju bursa saham di kawasan Asia bergerak variatif. Indeks Nikkei, Tokyo ditutup naik 0,26%, senada dengan laju indeks Shanghai Composite yang menguat 0,31%. Sedangkan, indeks Hang Seng melemah 0,77%. Adapun, indeks Straits Times, Singapura dan indeks LQ45 terkoreksi masing-masing sebesar 0,38% dan 0,07%.

Sementara itu, bursa saham Wall Street, Amerika Serikat pada akhir pekan lalu bergerak variatif. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,23%, sementara S&P 500 turun 0,16%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang terkoreksi sebesar 0,50%.

“Pergerakan tersebut dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan AS yang dirilis Jumat lalu jauh di atas perkiraan, di mana pasar tenaga kerja pada Juli 2022 bertambah 528.000 dibandingkan perkiraan 250.000,” ungkap Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra, dalam risetnya. 

Lebih lanjut, pada Jumat lalu indeks bursa regional Asia Pasifik menguat, salah satunya adalah IHSG. Berdasarkan data RTI, IHSG akhir pekan lalu ditutup pada zona hijau di level 7.084,65, dengan level tertinggi indeks berada di 7.090,76 dan level terendah 7.045,98.

Pergerakan indeks tersebut dipengaruhi oleh data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di atas perkiraan yakni mencapai sebesar 5,44% secara tahunan dan 3,72% secara kuartalan pada kuartal II-2022. Selain itu, Indonesia juga melaporkan cadangan devisa sebesar US$ 132,2 miliar pada Juli 2022, turun dibandingkan US$ 136,4 miliar pada bulan sebelumnya.

Berikut ini lima saham yang masuk top gainers hari ini:

1.PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) 35%

2.PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) 24,46%

3.PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) 8,78%

4.PT Bumi Resoureces Tbk (BUMI) 5,61%

5.PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 4,18%.

 

Sedangkan, lima saham ini masuk dalam jajaran top losers:

 

1.PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) -6,54%

2.PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) -4,73%

3.PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) 4,59%

4.PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) -3,21%

5.PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) -2,52%.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait