Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh tingkat sekolah di Indonesia untuk mempelajari Bahasa Prancis, menilai hal itu penting bagi perkembangan dunia, usai pertemuan dengan Emmanuel Macron di Paris.
Prabowo telah bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron lima kali dalam setahun, tanda hubungan strategis, namun frekuensinya menuai catatan kritis dari pengamat.
Presiden Prabowo Subianto mengakhiri kunjungan resmi di Paris dan bertolak ke Jakarta usai menerima penghormatan militer dan pelepasan oleh pejabat Prancis.
Kunjungan kenegaraan Prabowo Subianto ke Prancis menghasilkan empat kesepakatan komersial baru di bidang ketahanan energi, perdagangan, dan pertahanan.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melanjutkan rangkaian lawatan dinas luar negerinya ke Austria dan Hungaria setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan di Prancis.
Presiden Prabowo Subianto menyambut pembentukan France-Indonesia High Level Business Council (FIBC) sebagai upaya untuk memperkuat hubungan ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Prancis.