Nasional

28/11/2017, 19.57 WIB

Erupsi Gunung Agung Ancam Pariwisata Bali

Sektor pariwisata di Provinsi Bali terkena dampak erupsi Gunung Agung. Bandara Ngurah Rai, sebagai pintu masuk utama ke Bali, ditutup sejak Senin (27/11). Akibatnya berbagai maskapai membatalkan jadwal penerbangannya.

Jumlah wisatawan sendiri telah mengalami penurunan. Pada September 2017, jumlah pelancong berkurang 8,5 persen menjadi 550.520 orang dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan himbauan sejumlah negara kepada warganya untuk menunda perjalanan ke Bali.

Sementara itu, berdasarkan laporan simulasi Bank Indonesia, jika erupsi berlangsung hingga tiga bulan, sekitar 1,2 juta wisatawan mancanegara diperkirakan batal melancong dengan potensi pendapatan yang hilang mencapai Rp 2,47 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Bali sebagian besar ditopang oleh sektor yang terkait dengan pariwisata. Sektor penyedia akomodasi dan makanan minuman, berkontribusi paling besar terhadap produk domestik regional bruto (PDRB).

Adapun Kementerian Pariwisata mencatat, raihan devisa di sektor pariwisata pada 2016 mencapai Rp 182,2 triliun. Dari 38,6 juta kunjungan wisatawan asing, 18,7 juta di antaranya bertandang ke Bali.