Perdagangan

25/2/2019, 14.34 WIB

Bisnis Kopi ala Warunk Upnormal

Minum kopi telah menjadi gaya hidup, termasuk di Indonesia. Pada 2018, Indonesia termasuk 10 besar negara peminum kopi. Menurut data International Coffee Organization, konsumsi kopi global mencapai 161,7 juta kantong. Sementara Indonesia mengonsumsi sebanyak 4,7 juta kantong. Satu kantong setara 60 kg.

(Baca: Warunk Upnormal, Warung Mie Instan Kekinian yang Akan Go Internasional)

(Baca: Ini Lima Model Bisnis Kopi Lokal Hasil Adaptasi Zaman)

Tren kopi ini ikut dimanfaatkan PT Citra Rasa Prima (CRP) Group, induk perusahaan Warunk Upnormal. Lewat CRP Upnormal Coffee Roaster, CRP mengekspor 13 ton roasted bean (kopi sangrai) ke Amerika Serikat. Sarita Sutedja, salah satu pendiri CRP Group, mengatakan bisnis ekspor kopi Upnormal didorong keinginan memperkenalkan merek asli Indonesia di luar negeri.

(Baca: Resep Pendiri Warunk Upnormal untuk Memanjangkan Bisnisnya)

“Setiap kali saya ke luar negeri belum pernah bertemu produk roasted bean dengan menggunakan merek dari Indonesia. That’s why kami melihat ekpor kopi ini ada potensinya,” kata Sarita dalam wawancara dengan katadata.co.id pertengahan Januari lalu.

(Baca: Selain Kopi, Upnormal Siap Sajikan Menu Indomie di Singapura)

Selain ekspor kopi, CRP Group juga menaungi sejumlah bisnis kuliner, seperti: Bakso Boedjangan, Nasi Goreng Rempah Mafia, dan Sambal Khas Karmila. Setelah berhasil ekspor kopi, Sarita dkk berencana membuka gerai Upnormal di Singapura dalam waktu dekat. Selain kopi, mereka rencana menyajikan mie instan Indomie, sajian utama dari Warunk Upnormal, tempat nongkrong anak muda yang sedang naik daun.