Ekspansi ke Eropa, Induk Shopee Cari Dana Rp 89 T dari Pasar Modal

Induk Shopee memang gencar ekspansi ke beberapa negara, seperti Brazil, Meksiko, hingga India.
Image title
10 September 2021, 12:40
Shopee, eropa, e-commerce
Google Play Store
Ilustrasi platform Shopee

Induk Shopee, Sea Group, akan mengumpulkan dana sebesar US$ 6,3 miliar atau Rp 89 triliun dalam bentuk saham dan penjualan obligasi. Sea Group akan menggunakan dana itu di antaranya untuk ekspansi ke Eropa.

Penggalangan dana Sea Group kali ini menjadi yang terbesar kedua dalam waktu kurang dari setahun. Penggalangan dana tersebut akan menambah modal perusahaan yang membuat Sea Group menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Direktur Aequitas Research Sumeet Singh mengatakan, penggalangan dana Sea Group akan meningkatkan kemampuan keuangan perusahaan. Sea Group saat ini memiliki hampir US$ 7 miliar uang tunai di neraca keuangan. "Maka penggalangan dana akan meningkatkan kemampuan keungannya menjadi hampir US$ 13 miliar," kata Singh dikutip CNBC Internasional pada Kamis (9/9).

Sea Group yang tercatat resmi dengan nama Sea Limited merupakan perusahaan publik dari Singapura yang didirikan oleh Forrest Li pada 2009. Sea Ltd terdaftar di bursa saham Singapura, Frankfurt, dan New York.

Sea Group berencana menggunakan dana tersebut untuk beberapa tujuan, seperti investasi strategis dan akuisisi di pasar Asia Tenggara. Sea Group juga akan menggunakan dana untuk meningkatkan ekspansi ke Eropa.

Melalui anak usahanya di bidang e-commerce Shopee, Sea Group, dikabarkan bersiap meluncur di Polandia. “Saat ini, Shopee tengah merekrut penjual di Polandia,” kata dua sumber perusahaan yang mengetahui masalah ini, dikutip dari Reuters, Selasa (7/9).



Kabar Shopee hadir di salah satu negara di Eropa itu diketahui dari situs web berita Polandia Wiadomoscihandlowe.pl. Katadata.co.id sudah mengonfirmasi kabar tersebut kepada Shopee, tapi belum ada respons.

Perusahaan riset pasar Euromonitor memperkirakan, pasar e-commerce Polandia 16 miliar euro atau US$ 19 miliar. Ruang pertumbuhannya lebih besar dibandingkan dengan negara-negara Barat.

Perusahaan asal Singapura ini memang gencar ekspansi ke beberapa negara, seperti Brazil, Meksiko, hingga India. Induk Shopee lebih dulu hadir di Asia Tenggara, yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Taiwan, Vietnam, dan Filipina.

Advertisement

 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait