Transaksi DANA Tumbuh 143% di Tengah Kabar Diincar Smartfren

Pada 2021, rata-rata transaksi harian DANA mencapai 6 juta. DANA juga mencatatkan pertumbuhan pengguna 101% sepanjang tahun lalu.
Image title
28 Januari 2022, 18:47
DANA, Smartfren
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/AWW.
Warga mengamati aplikasi-aplikasi \'start up\' yang dapat diunduh melalui telepon pintar di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Platform teknologi finansial (fintech) pembayaran DANA mencatatkan peningkatan volume transaksi 143% secara tahunan (year on year/yoy) pada 2021. Pencapaian ini di tengah kabar DANA akan diakuisisi oleh anak usaha Grup Sinar Mas, Smartfren.

Pada 2021, rata-rata transaksi harian DANA mencapai 6 juta. DANA juga mencatatkan pertumbuhan pengguna 101% sepanjang tahun lalu. Hingga saat ini, jumlah pengguna DANA mencapai 95 juta. Selain itu, DANA mendigitalisasi 400 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19 yang belum selesai.

Director of Business Development DANA, Dedy Sahat mengatakan, pertumbuhan transaksi DANA terdorong oleh layanan pembayaran di jaringan toko ritel dan mitra. Misalnya, dengan mitra perbankan BCA, BRI, dan Mandiri, DANA menyediakan layanan simpan kartu.

"Saldo di bank bisa dipakai bertransaksi," katanya. Jumlah pengguna layanan simpan kartu di DANA pun meningkat 34%.

Transaksi juga terdongkrak oleh integrasi layanan di platform lain, seperti TikTok, Google Play, Steam, dan Huawei Store.

Untuk itu, tahun ini DANA gencar menyiapkan strategi kolaborasi dengan lebih banyak lagi ekosistem. "Kami berupaya memperluas jaringan dan menambah layanan. Agar platform DANA bisa digunakan di manapun," katanya.

Belakangan beredar kabar DANA akan diakuisisi oleh Grup Sinar Mas. Rumor ini sebenarnya sudah beredar sejak tahun lalu.  

DealStreetAsia melaporkan, Grup Sinar Mas bakal mengambil alih kepemilikan DANA dari Elang Mahkota Teknologi (Emtek).

Tersiar kabar bahwa Sinar Mas akan mengakuisisi DANA melalui anak usahanya, Smartfren. Namun, VP of Communications DANA Putri Dianita tidak berkomentar soal kabar tersebut.

"Saat ini, DANA akan tetap berfokus mengembangkan teknologi yang menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia menuju transformasi keuangan digital yang semakin inklusif," katanya kepada Katadata.co.id, Selasa (25/1). Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys juga enggan berkomentar soal rumor ini.

Pada tahun lalu, Emtek dikabarkan akan melepas kepemilikan saham di DANA. Alasannya, anak usaha Grup Sinar Mas ini juga mempunyai OVO.  

Emtek saat ini mempunyai 49% saham di Elang Andalan Nusantara (EAN). EAN adalah induk dari DANA dan Doku. Selain Emtek, Alibaba memiliki 45% saham EAN lewat anak usaha API Investment Limited.

 

Advertisement
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait