Riset KIC: UMKM di Jabar, Jateng & Jatim Rentan Terseret Imbas Corona

Katadata Insight Center membuat indeks kerentanan tiap provinsi dalam menghadapi corona.
Agatha Olivia Victoria
3 April 2020, 13:30
virus corona, pandemi corona, riset KIC
Katadata
Katadata Webinar "Kesiapan Daerah Hadapi Pandemi Covid-19 : Indeks kerentanan Provinsi"

Pandemi virus corona atau Covid-19 bukan hanya menuntut perhatian pemerintah pada masalah kesehatan tapi juga imbas ekonominya. Katadata Insight Center mencatat tiga provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM yang rentan terseret imbas pandemi corona.

"Ketiga provinsi ini jumlah penduduknya banyak dan merupakan pusat perekonomian Indonesia karena jumlah UMKM banyak," kata Direktur Riset Katadata Mulya Amri dalam acara Press Briefing “Siapkah Daerah Menghadapi Pandemi: Peluncuran Indeks Kerentanan Provinsi terhadap Covid-19” di Jakarta, Jumat (3/4).

Mulya memaparkan, rata-rata jumlah UMKM di ketiga provinsi tersebut sekitar 4 juta. Sehingga, UMKM diperkirakan bakal rentan dalam menghadapi pandemi corona.

(Baca: Mobilitas Tinggi dan Padat Penduduk, 3 Provinsi Paling Rentan Corona)

Berdasarkan riset Katadata Insight Center, indeks kerentanan Jawa Barat berada di level 43.59 dari nilai kerentanan tertinggi 47.05 yang disandang DKI Jakarta. Sementara indeks kerentanan Jawa Tengah tercatat 28.36 dan Jawa Timur 30.67. Berikut Databoks mengenai indeks kerentanan provinsi di Indonesia menghadapi Covid-19:

Dengan indeks kerentanan yang cukup tinggi tersebut, Mulya mengingatkan, ketiga provinsi ini harus mendapatkan perhatian lebih dalam penanganan Covid-19. "Serta harus dipikirkan bagaimana ketiga provinsi ini bisa lebih siap menghadapi Covid-19," kata dia.

Selain memiliki indeks kerentanan yang tinggi terhadap Covid-19, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan provinsi yang kondisi layanan kesehatannya memerlukan perhatian.

(Baca: Prediksi 5 Lembaga soal Corona di Indonesia: Paling Cepat Mereda Mei)

Sementara Jawa Barat merupakan provinsi yang layanan kesehatannya perlu mendapat perhatian dibanding seluruh provinsi di Indonesia. Kemudian disusul Lampung, Banten, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Nusa Tenggara, dan Jawa Timur.

Parameter yang digunakan dalam mengukur kondisi layanan kesehatan masyarakat yakni keberadaan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan per penduduk, serta anggaran kesehatan yaitu besarnya APBD untuk fungsi kesehatan per kapita.

Adapun provinsi-provinsi dengan layanan kesehatan paling baik berbanding dengan jumlah penduduknya adalah DKI Jakarta, Sulawesi Utara, dan Papua Barat.

Selama sebulan terakhir, kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 1.790 orang. Penyebaran corona terbanyak pada tiga provinsi yakni, DKI Jakarta dengan jumlah kasus 897 orang, Banten sebanyak 223 orang dan Jawa Barat sebanyak 164.

Advertisement

(Baca: Riset KIC: Jabar & Banten Paling Tidak Siap Hadapi Puncak Virus Corona)

Reporter: Agatha Olivia Victoria
Editor: Yuliawati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait