5 Tips Mengatur Investasi di Tengah Resesi Global
ZIGI – Ancaman resesi global sudah dipastikan terjadi pada tahun 2023. Hal ini diungkapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu meskipun belum bisa dipastikan seberapa berat dampak serta lama dari resesi global berlangsung.
Prediksi adanya resesi global di tahun 2023 juga sempat disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Menurutnya, potensi resesi global terjadi dipicu dengan adanya kebijakan berupa kenaikan suku bunga acuan oleh bank sentral di beberapa negara.
Melansir dari Katadata.co.id, pakar dan analis Finansial Ajaib Sekuritas, Yazid Muamar menyarankan agar para investor mempersiapkan keuangan seoptimal mungkin untuk mengurangi dampak resesi. Berikut tips investasi guna mencegah dampak langsung dari resesi global. Yuk simak ulasannya di bawah ini!
Baca Juga: 4 Tips Antisipasi Dampak Inflasi dan Stagflasi Global Ala OJK
1. Perencanaan Keuangan yang Matang
Menghadapi resesi global harus dipersiapkan dari sekarang agar tidak merasakan dampak secara langsung. Dengan persiapan keuangan yang matang membuat seseorang akan lebih mudah menahan diri untuk bertindak boros selama resesi berlangsung.
Salah satunya dengan rumus 10-20-30-40. Sebesar 20 persen dari dana investasi dialokasikan untuk dana darurat, semakin besar angkanya maka semakin besar pula persiapan kamu untuk memenuhi kebutuhan di tengah kondisi resesi ekonomi.
2. Atur Pos Pengeluaran
Setelah menerima uang pendapatan kamu dalam sebulan maka jangan lupa untuk membaginya dalam beberapa pos diantaranya adalah pos pengeluaran. Salah satu pos pengeluaran yang perlu diatur adalah pengeluaran tidak penting misalkan saja jajan, nongkrong dan sejenisnya.
Hindari untuk menambah beban dengan utang seperti kredit motor dan sejenisnya agar tidak kelelahan dalam keuangan. Jika masih merasa berat dengan beban yang kamu miliki maka bisa konsultasikan terlebih dahulu ke lembaga jasa keuangan.
3. Atur Portofolio Investasi
Apabila kondisi pasar global mulai menurun, alangkah baiknya untuk memperbaiki portofolio investasi kamu ke bentuk yang lebih aman seperti investasi dengan fundamental yang lebih kuat maupun reksa dana pasar uang.
Hal ini bertujuan agar keuangan kamu tidak goyah selama resesi global berlangsung. Dengan fundamental investasi yang kuat membuat investor tidak merugi.
4. Lihat Peluang
Baik dalam kondisi resesi global maupun tidak, mencermati peluang berinvestasi sangat penting untuk dilakukan. Meskipun dalam kondisi resesi global sekalipun, kesempatan bisa datang kapan saja. Oleh sebab itu, investor sebaiknya mengetahui instrument yang aman dalam berinvestasi diantaranya saham dan reksa dana.
5. Tidak Perlu Panik
Ketika memasuki resesi global, orang-orang akan mulai panik karena sejumlah harga bahan pokok mulai naik. Sebaiknya jalani kehidupan seperti hari biasa pada umumnya dan konsumsi produk-produk lokal untuk membantu perekonomian nasional.
Kondisi harga bahan pokok mahal sebenarnya sudah sering dirasakan oleh masyarakat Indonesia karena bahan-bahan pokok mulai naik seperti pengrajin tempe yang mengeluhkan dengan harga kedelai yang mahal dan masih banyak lagi.
Nah, di atas adalah tips-tips mengatur investasi di tengah ancaman resesi global yang diperkirakan akan terjadi pada 2023 mendatang.
