Lima anggota BSBI adalah M. Fadhil Hasan, Muhammad Edhi Purnawan, Chandra Fajri Ananda, Hikmahanto Juwana dan Tony Prasetiantono.
Agus BI
Katadata | Arief Kamaludin

Bank Indonesia (BI) menyambut baik terpilihnya anggota baru Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI). Anggota baru yang terpilih ini diharapkan dapat menjalankan kinerjanya secara baik dan semakin meingkatkan hubungan kerja yang efektif dengan bank sentral.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengaku sangat mengapresiasi proses seleksi yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dengan adanya anggota baru ini diharapkan kinerja BI dapat semakin maksimal dan hubungan kerja di antara kedua pihak semakin membaik. "Adanya pemilihan pengurus BSBI ini akan membuat hubungan kerja lebih efektif," katanya di Jakarta, Jumat (24/2).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Menurut dia, BSBI ini merupakan suatu badan yang didirikan untuk menjadi mitra sekaligus pengawas BI dalam menjalankan kewenangannya. Karena itu, Agus berharap, anggota baru BSBI ini segera menjalankan pekerjaannya untuk memberikan masukan-masukan bagi kinerja BI ke depan.

Sebagai informasi, Komisi Keuangan DPR telah memilih lima dari 10 calon anggota BSBI periode 2017-2020. Kelima nama ini pun telah disahkan dalam Sidang Paripurna DPR. Mereka adalah M. Fadhil Hasan, Muhammad Edhi Purnawan, Chandra Fajri Ananda, Hikmahanto Juwana dan Tony Prasetiantono.

BSBI sendiri dibentuk berdasarkan payung hukum Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2009 sebagai revisi terakhir dari Undang-Undang Nomor 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia (BI). BSBI ini merupakan satu badan yang memiliki lima anggota, yang salah satunya merupakan ketua badan tersebut. Keanggotaan BSBI diusulkan dan diangkat oleh presiden setelah mendapat persetujuan dari DPR.

Artikel Terkait
Meski utang lebih tinggi dibanding aset, BI memandang perkembangan posisi investasi internasional Indonesia pada kuartal I tahun ini masih cukup sehat.
Tempat penukaran uang pecahan disediakan di sejumlah kota besar dan daerah terpencil.
"Nanti ada potensi hitung dari persentase top-up berapa. Kalau kecil top-up-nya, jangan mahal-mahal (biaya isi ulangnya)."