ABK Asia Tenggara, termasuk Indonesia menjadi korban pelanggaran HAM. Tindak kekerasan, hingga pembunuhan juga terjadi di ATAS kapal penangkap ikan.

Berbagai jenis pelanggaran terjadi dalam industri perikanan.  Mulai dari proses perekrutan, jam kerja yang panjang, hingga perdagangan manusia.

International Organization of Migration (IOM) menyebutkan, Anak Buah Kapal (ABK) Asia Tenggara, termasuk Indonesia banyak yang jadi korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) ini. Mereka bekerja lebih dari 20 jam sehari.

Berbagai tindak kekerasan, penyiksaan, hingga pembunuhan juga terjadi di atas kapal.

"250 ribu ABK Indonesia diduga korban perdagangan manusia," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Jakarta.

Artikel Terkait
Dua wilayah perairan yang mengalami penurunan ikan yakni wilayah Selat Malaka dan Laut Andaman (WPP 571), serta wilayah Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan (WPP 711).