Cara Menjadi Freelance dan Contoh Bidang Kerjanya

Freelance disebut juga pekerja lepas. Contoh pekerjaan freelance yaitu penulis, software engineer, videografer, dan penerjemah. Berikut cara menjadi freelancer.
Dwi Latifatul Fajri
24 Maret 2022, 16:41
Ilustrasi, freelance. Menjadi freelancer dewasa ini cukup mudah, karena ada banyak bidang kerja yang membutuhkan pekerja lepas.
Pexels.com/ Buro Milennial
Ilustrasi, freelance. Menjadi freelancer dewasa ini cukup mudah, karena ada banyak bidang kerja yang membutuhkan pekerja lepas.

Pekerja lepas atau freelance termasuk jenis pekerjaan yang tidak terikat perusahaan. Menjadi pekerja lepas banyak dilakukan pelajar dan mahasiswa saat ini. Sebab, freelance memiliki waktu fleksibel untuk mengerjakan pekerjaan tertentu.

Pekerja lepas berbeda dengan pegawai dalam perusahaan. Biasanya mereka melakukan kerjasama atau kontrak dengan perusahaan. Tempat pekerja freelance ini juga fleksibel, mereka bisa mengerjakan pekerjaan dimanapun dan menyesuaikan jadwal.

Pengertian Freelance

Freelance adalah seseorang yang menawarkan layanan kepada satu perusahaan, atau lebih. Freelance disebut juga pekerja lepas yang bisa mengambil pekerjaan lebih banyak.

Bekerja menjadi freelancer berada di tangan mereka sendiri. Beban kerja dan karir yang menentukan seorang pekerja lepas. Mereka harus bertanggung jawab untuk mengerjakan pekerjaan, mengatur jam kerja, serta membayar pajak penghasilan.

Advertisement

Pekerja lepas dapat bekerja berdasarkan jam, hari, dan tenggat waktu pekerjaan. Umumnya mereka membuat kontrak dengan perusahaan, atau memberikan layanan secara online.

Tujuan menjadi freelance umumnya untuk mendapatkan uang sampingan, lepas dari kerja penuh, meningkatkan kemampuan, dan manajemen waktu untuk bekerja.

Kemajuan teknologi juga membantu freelance untuk mendapatkan pekerjaan secara online. Sekarang ini ada situs seperti fiverr, upwork, dan sribulancer yang digunakan freelancer bekerja.

Contoh Pekerjaan Freelance

Jasa freelance paling banyak ditemukan di bidang desain grafis, pemasaran, penulisan, akuntansi, manajemen, dan pengajaran. Berikut contoh pekerjaan freelance online:

1. Videografer dan Fotografer

Kemampuan fotografi, membuat video, dan edit video dibutuhkan oleh perusahaan dan orang banyak. Kini, pekerja lepas seperti videografer dan fotografer banyak ditemukan.

Perusahaan membutuhkan jasa fotografer dan videografer untuk mengabadikan acara. Contohnya acara internal perusahaan, ulang tahun, dan gathering kantor.

Selain perusahaan, biasanya fotografer dan videografer dibutuhkan untuk pernikahan, wisuda, dan acara besar lain.

2. Desainer Grafis

Desainer grafis dibutuhkan untuk proyek desain dari perusahaan seperti pembuatan logo, promosi, dan desain lain.

Kemampuan yang dibutuhkan desain grafis yaitu kreativitas, seni, dan mampu mengoperasi aplikasi. Beberapa software yang dibutuhkan untuk desainer grafis seperti Corel Draw, Adobe Photoshop, dan Adobe Illustrator.

3. Penulis

Bidang jurnalistik, penulisan konten, dan copywriting juga membutuhkan pekerja lepas. Banyak perusahaan membutuhkan penulis untuk membuat konten tulisan menarik dan blog, newsletter, mengisi website, dan pengenalan produk.

4. Editor

Mengutip dari glints.com, tugas editor yaitu mengulas kembali tulisan, mengubah tulisan untuk menarik pembaca, dan mencari kesalahan tata bahasa.

Editor dapat berperan sebagai pembaca dan penulis. Pekerjaan ini membutuhkan perhatian untuk mengedit tulisan dan tata bahasa.

Pekerjaan editor membutuhkan kemampuan kepenulisan, memperbanyak membaca, dan melatih menghasilkan tulisan yang baik. Editor biasanya mengedit tulisan dari penulis kemudian diterbitkan di website atau blog.

5. Penerjemah

Penerjemah adalah orang yang menguasai lebih dari satu bahasa asing. Kemampuan ini membantu para penerjemah atau translator untuk bekerja.

Perusahaan membutuhkan penerjemah untuk proses penerjemahan buku atau artikel. Profesi penerjemah ini dibutuhkan oleh penerbit buku untuk pekerjaan proofreading.

6. Data Entry

Pekerjaan memasukkan data dibutuhkan oleh perusahaan. Pekerjaan ini membutuhkan kecermatan dan ketelitian untuk memasukkan data. Contoh jenis pekerjaan jasa entry yaitu melakukan transkrip, merekam suara, dan mengetik.

7. Software Engineer

Bidang teknologi informasi membutuhkan pekerja lepas untuk pembuatan website dan aplikasi. Pekerjaan software engineer menjadi peluang pekerja lepas. Pekerjaan ini membutuhkan keahlian dan desain aplikasi perangkat lunak.

Cara Menjadi Freelancer

Sekarang ini banyak freelancer yang menawarkan jasa melalui website. Pekerja lepas perlu mengatur waktu kerja mereka, biaya upah, dan jumlah pekerjaan.

Contoh diatas menjelaskan freelance membutuhkan kemampuan dan profesional dalam bekerja. Berikut cara menjadi freelancer, mengutip dari business.com:

1. Pilih Bidang Pekerjaan

Langkah pertama sebelum memulai freelance yaitu memilih bidang pekerjaan. Jika anda mahasiswa, cobalah mencari pekerjaan yang lebih mudah contohnya menulis artikel, memasukkan data, dan membuat konten.

Sedangkan orang yang berpengalaman dan ahli di bidangnya, dapat menentukan jenis freelance. Seorang freelance membutuhkan waktu dan disiplin dalam bekerja.

Berbeda dengan karyawan, jam bekerja freelancer lebih fleksibel. Pekerja lepas ini dapat bekerja meski tanggal merah atau hari libur.

Anda bisa memilih bidang pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, waktu, dan hasil kerja. Ketika mendapat klien dan koneksi, anda bisa mengembangkan jasa freelance.

2. Temukan Website Freelance

Internet memudahkan pekerja lepas untuk mencari pekerjaan. Anda bisa memberi rekomendasi melalui media sosial seperti Linkedin.

Ada juga situs website khusus freelancer seperti Sribulancer, Upwork, dan Fiverr. Anda bisa mengunggah keahlian, contoh hasil pekerjaan, dan memasang tarif pekerjaan.

3. Membuat Profil dan Portofolio

Situs website untuk jasa freelance memberikan fitur untuk klien dan freelancer. Anda bisa membuat profil dan portofolio berupa hasil pekerjaan.

Profil seperti identitas pendidikan, keterampilan, pengalaman, dan keahlian. Sedangkan portofolio penting untuk menggambarkan keahlian dan pengalaman.

4. Menentukan Harga

Setelah memasang bidang pekerjaan, anda bisa memasang harga untuk pekerjaan. Pertimbangkan juga tarif sesuai jasa freelance dan pengeluaran bulanan.

5. Mencari Pekerjaan

Setelah menentukan harga untuk jasa freelance, anda bisa mencari pekerjaan. Carilah pekerjaan yang lebih mudah terlebih dahulu, jika anda freelance pemula.

Anda bisa melamar pekerjaan sesuai bidang keahlian dan proyek. Setelah mendapatkan pekerjaan, anda bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai klien. Langkah ini penting untuk memberikan umpan balik positif dan membangun jaringan.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait